Inspired by Nielson
A few weeks ago, IBM released a report showing 36% of people watched significantly less TV as a result of their online video viewing. Their study was based on 2,800 people polled across six countries.
A more recent report from Nielsen, however, reveals the opposite: TV viewership is not declining, but is in fact at peak levels. "The new report from the media analysts at Nielsen found that video viewing across all three screens - TV, Internet, and mobile - increased from last year. As of the third quarter 2008, the average person in the U.S. watched approximately 142 hours of TV in one month. In addition, people who used the Internet were online 27 hours a month, and people who used a mobile phone spent 3 hours a month watching mobile video," summarizes Sarah Perez of ReadWriteWeb.
It is important to note that the Nielsen study polls people across the US only.
Perez goes on to emphasize that TV-networks would make a mistake in not making their videos available online. "Viewing has increased on all three screens. That means that even though TV viewing is an all-time high, both mobile viewing and online videos are seeing a surge as well," write Perez. "If anything, that should be a huge encouragement to the industry as it proves that, not only does online and mobile video not detract from TV viewing, there's an opportunity to monetize all three screens for record amounts of income too."
Media komunikasi dan kolaborasi pembelajaran a'la virtual. Supplemen kuliah melalui e-class atau e-learning untuk Jurusan terkait dengan Sistem Informasi, Teknologi Informasi (IS/IT), Sistem Komputer dan Teknik Industri.
Friday, December 19, 2008
Tuesday, December 16, 2008
Charlotte
Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, minggu kemarin ini saya musti ninggalin Indonesia ke negeri nya om Sam "Obama" tepatnya di kota Charlotte.
Acaranya cuman semin
ggu atau persisnya 5 hari di Hilton Center, meskipun dalam rangka pengiritan saya lebih milih nginep di Days Inn (Motel). Foto ini diambil di sekitar hotel yang ngelihatin landmark "Queen of the City" (ada yang tahu kenapa disebut itu?) kalo nggak salah namanya gedung Sears(?).
Tadinya saya berencana ngirim posting ini waktu di hotel, soalnya meski hotel tersebut jauh lebih murah dari Hilton tapi mereka nyediain fasilitas WiFi gratis. Bagusnya lagi meski di kamar, dan saya juga gak ngelihat antene atau satellit seperti kalo di kita, tapi kualitasnya bagus. Sementara kalau saya denger dari rekan yang nginep di Hilton, mereka musti charge lagi untuk fasilitas itu.
Tapi meski beberapa malam ada akses internet, lebih banyak fasilitasnya dipake buat email dan chatting ke kolega dikantor atau famili di rumah. Sayangnya laptop saya nggak ada mic buat saya pake Skype. Sementara posting Klasmaya yang meski diniatin dari awal gak kesempatan.
Untungnya sekarang saya lagi transit di Taipei Airport, dapet free WiFi yang bisa saya pake buat nambah posting Klasmaya.
Jadi Hallo dari Taipei....
Kalau saya cek dari email, beberapa sudah ngirim usulan soal UAS. Tapi saya belum dapat kabar dari BAAK, tepatnya tanggal berapa UAS untuk mata kuliah kita. Jadi kita tunggu saja.
Saturday, December 06, 2008
5th December 2008 Class at a Glance : The Business Model
Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, berhubung sejak tanggal 6 sampai 16 Desember saya harus melakukan perjalanan ke luar negeri, kuliah dimajukan ke tanggal 5 Desember (sebelumnya direncakan tanggal 3 Desember namun dibatalkan karena saya harus menghadiri rapat di Jakarta). Sebenarnya keberangkatan saya juga pada akhirnya digeser menjadi hari Minggu tanggal 7 Desember, tapi toh jadwal pengganti sudah ditetapkan. Meski sudah direncanakan dan dijadwal ulang beberapa kali, toh kuliah pengganti yang semula dijadwalkan pada pukul 17:00 sempat terlambat lebih dari setengah jam gara-gara lupa dan terbenam pekerjaan untuk mengantisipasi selama 10 hari kedepan, untung salah seorang partisipan dari kalian mengingatkan saya.
Pembahasan klas sebagaimana di rencanakan semula mengulas materi tentang Model Bisnis, khususnya model yang berbasis web. Materi ini saya ambil dari situsnya Prof. Michael Rappa . Jadi sebenarnya tanpa handout materi, kalian bisa akses langsung di situs tersebut. Kalau toh di posting kali ini disediakan juga handout seri terakhir Klas 2008, kalian masih bisa menengok situsnya Rappa untuk lebih memperjelas dan meng’elaborasi bahasan model bisnis.
Pada dasarnya bahasan di klas kemarin lebih mengulas 9 kategori model bisnis yang berhasil diidentifikasi Rappa. Kategori tersebut antara lain Brokerage, Advertising, Infomediary, Merchant, Manufacturer (Direct), Affiliate, Community, Subscription, dan Utility masing-masing dengan penjelasan ringkas dan contoh web sitenya.
Business Model meski bisa dilihat di posisi “beyond product development”, namun seperti yang sering dibahas sebelumnya, pada saat produk baru yang menjadi “main revenue generator” suatu perusahaan khususnya di industri telematika, produk tersebut akan sangat terkait dengan model bisnis yang menjelaskan bagaimana suatu perusahaan memperoleh keuntungan dari aspek finansial.
Sessi terakhir yang seyogyanya saya menerima “a list of possible question for final examination” nampaknya belum terealisir, walhasil saya harus menunggu email dari kalian. So, I look forward to receive your email soon.
Sebagai persiapan untuk UAS, materi semua sudah disampaikan lengkap dengan handout nya di klasmaya. Biasanya open book, though not include laptop or even cellphone, jadi persiapannya hanya baca biar tahu posisi topik nya dihandout mana.
Sampai jumpa di UAS.
Pada dasarnya bahasan di klas kemarin lebih mengulas 9 kategori model bisnis yang berhasil diidentifikasi Rappa. Kategori tersebut antara lain Brokerage, Advertising, Infomediary, Merchant, Manufacturer (Direct), Affiliate, Community, Subscription, dan Utility masing-masing dengan penjelasan ringkas dan contoh web sitenya.
Business Model meski bisa dilihat di posisi “beyond product development”, namun seperti yang sering dibahas sebelumnya, pada saat produk baru yang menjadi “main revenue generator” suatu perusahaan khususnya di industri telematika, produk tersebut akan sangat terkait dengan model bisnis yang menjelaskan bagaimana suatu perusahaan memperoleh keuntungan dari aspek finansial.
Sessi terakhir yang seyogyanya saya menerima “a list of possible question for final examination” nampaknya belum terealisir, walhasil saya harus menunggu email dari kalian. So, I look forward to receive your email soon.
Sebagai persiapan untuk UAS, materi semua sudah disampaikan lengkap dengan handout nya di klasmaya. Biasanya open book, though not include laptop or even cellphone, jadi persiapannya hanya baca biar tahu posisi topik nya dihandout mana.
Sampai jumpa di UAS.
Thursday, December 04, 2008
Jadwal Kuliah pengganti Klas terakhir dan Soal UAS

Jadwal pengganti klas di hari Rabu, ternyata harus bergeser lagi ke hari Jum’at jam 17:00 – 19:00 di ruang 204 (sesuai konfirmasi dari BAAK). Hari Rabu kemarin mendadak saya harus berada di Jakarta.
Rencana pembahasan selain review, juga pembahasan materi yang belum disampaikan seperti Business Model. Disamping itu, kalau melihat klas 2006 masih ada materi issue Telco yang bisa dipaparkan, meski sebagian besar sudah ter’cover di bahasan NGN lalu.
Untuk persiapan UAS, saya minta kalian mempersiapkan draft usulan pertanyaan yang layak sebagai masukan penyusunan soal UAS.
Salam dari Anda untuk Anda.
Rencana pembahasan selain review, juga pembahasan materi yang belum disampaikan seperti Business Model. Disamping itu, kalau melihat klas 2006 masih ada materi issue Telco yang bisa dipaparkan, meski sebagian besar sudah ter’cover di bahasan NGN lalu.
Untuk persiapan UAS, saya minta kalian mempersiapkan draft usulan pertanyaan yang layak sebagai masukan penyusunan soal UAS.
Salam dari Anda untuk Anda.
Wednesday, December 03, 2008
Layar Tancep Bulan Desember: We Think
Setelah absen di bulan November, bulan Desember ini Layar Tancep series akan menampilkan video yang buat saya sangat menarik (untuk membiasakan lebih meng'apresiasikan sesuatu). Video berdurasi 4 menit ini mengulas (kalau tidak salah) buku dengan judul sama, yang memaparkan pandangan antara lain:
• Information is everywhere, which is pretty confusing;
• Ideas take life when they are shared;
• New ideas usually come trough conversations, and the Web is a mass of conversations;
• The motto: We Think Therefore We Are
• You are what you share
Selamat menikmati
• Information is everywhere, which is pretty confusing;
• Ideas take life when they are shared;
• New ideas usually come trough conversations, and the Web is a mass of conversations;
• The motto: We Think Therefore We Are
• You are what you share
Selamat menikmati
29th November 2008 Class at a Glance : Montage of NGN Seminar
Judul montage mungkin lebih cocok dipakai disini, daripada pake judul aslinya “Future Lifestyle, Business & Organization--The Connected Life--Digital Community--Youth Culture For Tomorrow” yang terlalu panjang buat dipajang disini. Yang namanya montage (mosaic?) kalau gak salah nempel-nempel bagian atau potongan dari cuplikan kecil sehingga melukiskan gambaran utuh yang boleh jadi berbeda atau memberikan ide komprehensif baru.
Paparan kali ini membahas potongan-potongan dari materi seminar Insync2014 di Pacific Place Jakarta beberapa bulan lalu. Insync2014 pada galibnya merupakan program Telkom dalam mengimplementasikan NGN (ada yang masih ingat singkatannya?) bak dari sisi cost efisiensi infrastruktur maupun flexibilitas inovasi produk baru. Dari sekian makalah yang ditampilkan, hanya beberapa paparan saja yang dicuplik, dipotong dan ditempel jadi montase atau mosaic baru. Sebagai akademisi, kita wajib menampilkan tribute buat penulis aslinya, antara lain Dr. Frank Weyrich (Telco Effectiveness & PLC Detecon Intl.); Varid Airlangga (Alcatel-Lucent); Arthur T. Siahaan (SE Director, CISCO); Indra Utoyo (CIO, Telkom); Vishal Singh (Dir. Comm. Sector, Microsoft SE Asia).
Montase baru menampilkan antara lain isu terkait dengan Consumer Digital Lifestyle Phases, Future Lifestyle, Business & Organization, Web2.0 opportunity, Emerging Connected Life, Device Agnostic, Valuetainment, and the Indonesian Youth Trends. Lebih lengkapnya dapat disimak pada handout berikut ini.
Paparan kali ini membahas potongan-potongan dari materi seminar Insync2014 di Pacific Place Jakarta beberapa bulan lalu. Insync2014 pada galibnya merupakan program Telkom dalam mengimplementasikan NGN (ada yang masih ingat singkatannya?) bak dari sisi cost efisiensi infrastruktur maupun flexibilitas inovasi produk baru. Dari sekian makalah yang ditampilkan, hanya beberapa paparan saja yang dicuplik, dipotong dan ditempel jadi montase atau mosaic baru. Sebagai akademisi, kita wajib menampilkan tribute buat penulis aslinya, antara lain Dr. Frank Weyrich (Telco Effectiveness & PLC Detecon Intl.); Varid Airlangga (Alcatel-Lucent); Arthur T. Siahaan (SE Director, CISCO); Indra Utoyo (CIO, Telkom); Vishal Singh (Dir. Comm. Sector, Microsoft SE Asia).
Tuesday, December 02, 2008
Upload e-Book, bagian dari Bab-13 nya Dieter
Meski handout business case calculation sudah dipaparkan dan diupload, berikut ini ditambahkan materi tambahan dari bukunya Dieter yang khusus membahas Economic Decision Making. Materi ini sebenarnya pernah disubmit dua tahun lalu di sini.
Karena aspek copyright (hari gini...masih ada isu copyright) bagian dari bab-13nya Dieter tidak saya scan semua. Tapi karena bobot volumenya cukup besar saya bagi menjadi dua bagian.
Bagian-1
Bagian-2
Selamat bertafakur
Karena aspek copyright (hari gini...masih ada isu copyright) bagian dari bab-13nya Dieter tidak saya scan semua. Tapi karena bobot volumenya cukup besar saya bagi menjadi dua bagian.
Bagian-1
Bagian-2
Selamat bertafakur
25th November 2008 Class at a Glance : Business Case Financial Metrics
Materi pembahasan dengan topik berbau finansial ini menjadi bagian dari pengembangan produk, sebagai bagian pengambilan keputusan produk yang akan di launching.
Isu dari topik kali ini mencakup perhitungan, kalkulasi dan analisis business case yang meliputi Net CF; Cumulative CF, Payback, BEP, ROI, NPV, IRR (akronim ini seharusnya bukan hal yang asing lagi sekarang). Analisa biaya dan keuntungan mencakup aspek “time value of money” dari discount rate yang ditetapkan dengan mengacu pada rate yang umum dipakai.
Tadinya saya rencanakan submit pula file spreadsheet dari formula yang dibahas, tapi nampaknya tidak terlalu mendidik dan membuat kalian semakin manja, jadi mending bikin sendiri lah toh gak terlalu susah.
Meski pembahasan perhitungan business case menggunakan tool spreadsheet, mungkin dipelajari juga perhitungan manualnya, sekiranya muncul di UAS dan gak boleh pake laptop. Jadi selamat hitung-menghitung..
Tadinya saya rencanakan submit pula file spreadsheet dari formula yang dibahas, tapi nampaknya tidak terlalu mendidik dan membuat kalian semakin manja, jadi mending bikin sendiri lah toh gak terlalu susah.
Meski pembahasan perhitungan business case menggunakan tool spreadsheet, mungkin dipelajari juga perhitungan manualnya, sekiranya muncul di UAS dan gak boleh pake laptop. Jadi selamat hitung-menghitung..
Tuesday, November 25, 2008
Quote of This Month (12/08)
Norman Augustine,
former CEO of Lockheed Martin
If either of these ingredients is absent, there’s probably some lack of meaning in your work.
former CEO of Lockheed Martin

I’ve always wanted to be successful. My definition of being successful is contributing to the world... and being happy while doing it....
If either of these ingredients is absent, there’s probably some lack of meaning in your work.
22nd November 2008 Class at a Glance : Dispersed Process Discussion
Sebagai kompensasi minggu sebelumnya yang terlambat sehingga kuliah dibatalkan, pertemuan kali ini saya sudah hadir sedikit lebih awal dan hasilnya memang lebih dahulu datang dibandingkan pemirsa.
Seperti yang sudah di issue kan jauh hari sebelumnya, bahasan kali ini yang materinya sudah dishare sebelumnya, dimulai dengan quiz. Mirip quiz sebelum praktek di laboratorium. Bahasan diambil dari materi sebagian eBook Dahan&Hauser. Hasil quiz belum bisa disampaikan disini, tapi melihat kesiapan pemirsa dengan materi fotocopy yang dibawa, bisa diperkirakan sudah ada persiapan.
Topik yang dibahas meliputi Tradeoffs dalam pengembangan produk, End to End Product Development - framework yang diambil dari model Xerox, Kano Model, The Mind of the Market, dan Benefit Chains.
Untuk mengganti klas tanggal 15 yang dibatalkan, rencananya akan diadakan hari Rabu, tanggal 26 November jam 16:00-18:00, saya sudah kontak ke BAAK, namun karena belum ketemu dengan pengelola jadwal (Serri?), BAAK baru terima informasi dan belum bisa di dipastikan di ruangan mana yang akan dipakai. Kita tunggu perkembangan lebih lanjut.
Seperti yang sudah di issue kan jauh hari sebelumnya, bahasan kali ini yang materinya sudah dishare sebelumnya, dimulai dengan quiz. Mirip quiz sebelum praktek di laboratorium. Bahasan diambil dari materi sebagian eBook Dahan&Hauser. Hasil quiz belum bisa disampaikan disini, tapi melihat kesiapan pemirsa dengan materi fotocopy yang dibawa, bisa diperkirakan sudah ada persiapan.
Untuk mengganti klas tanggal 15 yang dibatalkan, rencananya akan diadakan hari Rabu, tanggal 26 November jam 16:00-18:00, saya sudah kontak ke BAAK, namun karena belum ketemu dengan pengelola jadwal (Serri?), BAAK baru terima informasi dan belum bisa di dipastikan di ruangan mana yang akan dipakai. Kita tunggu perkembangan lebih lanjut.
Sunday, November 23, 2008
15th November 2008: Terribly sorry, I missed the class
.
Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf atas keterlambatan ups .. ketidak hadiran pada klas minggu lalu.
Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf atas keterlambatan ups .. ketidak hadiran pada klas minggu lalu.
Traffic Jam pada hari itu kurang diantisipasi dan tidak bisa diatasi.
Sekali lagi mohon maaf.
.
Saturday, November 15, 2008
8th November 2008 Class at a Glance : The Marketing Day
Klas 8 Nov lalu telah dibahas materi dengan topik Marketing sesuai course plan yang telah disepakati. Meski materi tersebut biasanya disampaikan untuk dua kali klas, minggu lalu berhasil dikompress dan disampaikan dalam satu kali pertemuan.
Topik Marketing sebenarnya sangat luas, beberapa jurusan bahkan menjadikannya dalam satu, dua, atau tiga mata kuliah wajib. Tapi sebagai materi tambahan terkait dengan pengembangan produk, bahasan marketing hanya diulas beberapa hal mendasar. Konsep dan pemahaman dasar pemasaran diharapkan dapat menjadi awal keingintahuan (curiousity) untuk lebih memperluas wawasan topik tersebut yang terkait dengan NPD atau manajemen strategi.
Sessi pertama diulas pemasaran dari aspek perkembangan ekonomi baru dari pengaruh revolusi digital. Aspek ini dapat merubah atau paling tidak meng’adjust praktik pemasaran sehingga memberikan benefit baru bagi konsumer maupun perusahaan. Pendekatan dan jargon marketing seperti e-Business bisa menjadi salah satu contoh pemanfaatan digital. Issue Web 2.0 yang juga muncul dari praktisi pemasaran saat ini juga memicu pendekatan baru, hanya saja isu ini belum diulas mendalam di sessi ini.
Aspek lain seperti target market, segmentasi, demand, channel, relationship marketing, dan enhancing value juga diulas di sessi pertama. Aspek enhancing value bisa memiliki hubungan yang sangat erat dengan subjek pengembangan produk melalui alternatif raising benefit atau reduce cost atau variasi kombinasi keduanya.
Sessi kedua lebih mengarah pada sistem informasi marketing, dengan cakupan data internal, intelligence systems, marketing research, dan decision support. Selain itu variasi basis segmentasi dalam kaitan sistem informasi juga dibahas di sessi ini. Selengkapnya bisa dibaca di dua handout yang bisa diunduh disini.
Topik Marketing sebenarnya sangat luas, beberapa jurusan bahkan menjadikannya dalam satu, dua, atau tiga mata kuliah wajib. Tapi sebagai materi tambahan terkait dengan pengembangan produk, bahasan marketing hanya diulas beberapa hal mendasar. Konsep dan pemahaman dasar pemasaran diharapkan dapat menjadi awal keingintahuan (curiousity) untuk lebih memperluas wawasan topik tersebut yang terkait dengan NPD atau manajemen strategi.
Aspek lain seperti target market, segmentasi, demand, channel, relationship marketing, dan enhancing value juga diulas di sessi pertama. Aspek enhancing value bisa memiliki hubungan yang sangat erat dengan subjek pengembangan produk melalui alternatif raising benefit atau reduce cost atau variasi kombinasi keduanya.
Wednesday, November 12, 2008
Task of this week (for next 15th November 2008)
Kalau omongin Task / Tugas, klas minggu lalu sudah disampaikan tugas kelompok yang (setelah di negosiasi) musti di submit dua minggu kedepan, mengenai komparasi produk (lebih bagus produk telematika). Dari bahasan klas lalu juga disepakati produk yang layak untuk dianalisa antara lain produk LCD TV atau HDTV sebagai media layanan IPTV, Browser, dan Kamera Digital, usulan Search Engine mungkin rada minim untuk variasi pembandingannya . Kelompok ditentukan sendiri, dengan maksimal 4 orang, tapi bukan berarti boleh sendirian, biar belajar berkolaborasi-lah (iya lah masak iya dong).
Untuk minggu ini direncanakan akan dibahas materi dari eBook nya Dahan & Hauser. Jadi diharapkan sudah dibaca sebelumnya, kalau perlu mungkin akan dilakukan semacam quiz sebelum pembahasan materi. So prepare yourself and be there.
Untuk minggu ini direncanakan akan dibahas materi dari eBook nya Dahan & Hauser. Jadi diharapkan sudah dibaca sebelumnya, kalau perlu mungkin akan dilakukan semacam quiz sebelum pembahasan materi. So prepare yourself and be there.
Turn Art into Profit nya BMW

Masih ingat statement dari BMW's chief of design: "We don't make 'automobiles'. We make moving works of art that express the driver's love of quality". Pernyataan tersebut muncul pada ulasan buku “Six Essential Aptitudes” nya Daniel Pink khususnya di aspek Design yang tertuang di handout seri-6.

Artikel berikut ini, dengan judul “The Ultimate Creativity Machine: How BMW Turn Art into Profit” mungkin bisa lebih menjelaskan statement diatas. Artikel diambil dari Harvard Business School periode Januari 2001, saya sendiri juga belum baca sampai habis, tapi tidak ada salahnya di share untuk dibahas kalau memang menarik. Have a nice reading.
Artikel berikut ini, dengan judul “The Ultimate Creativity Machine: How BMW Turn Art into Profit” mungkin bisa lebih menjelaskan statement diatas. Artikel diambil dari Harvard Business School periode Januari 2001, saya sendiri juga belum baca sampai habis, tapi tidak ada salahnya di share untuk dibahas kalau memang menarik. Have a nice reading.
Saturday, November 08, 2008
5th November 2008 Class at a Glance : Substitute Class discuss about Concept Generation and Evaluation
.
Pada klas pengganti lalu, yang seharusnya tanggal 1 November 2008, dibahas materi dari buku acuan Dieter dari bab-5. Materi Concept Generation and Evaluation merupakan bagian dari Proses Desain yang meliputi proses Define Problem, Gather
Information, Concept Generation, Evaluation of Concepts, Product Architecture, Configuration Design, Parametric Design, dan Detail Design. Empat proses pertama dikelompokkan dalam Conceptual Design, sedangkan sisanya menggambarkan Embodiment Design.
Isu-isu yang terkait dengan disain konsep antara lain aspek kreativitas dan penyelesaian masalah melalui metode antara lain seperti brainstorming, ataupun mind map. Sementara pada aspek evaluasi dibahas beberapa metode pemilihan konsep antara lain melalui Absolute Criteria, Pugh Selection, Measurement Scales, Weighted Decision Matrix, dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Beberapa contoh penerapan metode tersebut dipaparkan pula mengacu pada referensi Dieter.
Handout sudah disampaikan sejak posting beberapa hari lalu. Sayangnya, meski sudah diposting jauh sebelum pembahasan di klas, hanya beberapa saja yang mampir di Klasmaya, sebagian dari yang mampir, hanya sebagian kecil saja yang sudah mengunduh file, dari yang sudah mengunduh pun belum ada yang sempat membacanya. Nampaknya perlu ada semacam pendekatan berbeda untuk merubah kondisi seperti ini. Ada usulan?
Pada klas pengganti lalu, yang seharusnya tanggal 1 November 2008, dibahas materi dari buku acuan Dieter dari bab-5. Materi Concept Generation and Evaluation merupakan bagian dari Proses Desain yang meliputi proses Define Problem, Gather
Information, Concept Generation, Evaluation of Concepts, Product Architecture, Configuration Design, Parametric Design, dan Detail Design. Empat proses pertama dikelompokkan dalam Conceptual Design, sedangkan sisanya menggambarkan Embodiment Design.
Isu-isu yang terkait dengan disain konsep antara lain aspek kreativitas dan penyelesaian masalah melalui metode antara lain seperti brainstorming, ataupun mind map. Sementara pada aspek evaluasi dibahas beberapa metode pemilihan konsep antara lain melalui Absolute Criteria, Pugh Selection, Measurement Scales, Weighted Decision Matrix, dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Beberapa contoh penerapan metode tersebut dipaparkan pula mengacu pada referensi Dieter.
Handout sudah disampaikan sejak posting beberapa hari lalu. Sayangnya, meski sudah diposting jauh sebelum pembahasan di klas, hanya beberapa saja yang mampir di Klasmaya, sebagian dari yang mampir, hanya sebagian kecil saja yang sudah mengunduh file, dari yang sudah mengunduh pun belum ada yang sempat membacanya. Nampaknya perlu ada semacam pendekatan berbeda untuk merubah kondisi seperti ini. Ada usulan?
Tuesday, November 04, 2008
Quote of this Month (11/08)
Friday, October 31, 2008
Klasmaya's 1st Podcast
Posting kali ini menampilkan Podcast yang diambil dari situsnya Wharton University . Podcast dengan judul asli Innovation Network mengulas tentang ide dan inovasi yang bisa digenerate, di tumbuhkan atau muncul dari jejaring eksternal perusahaan, mirip dengan kolaborasi Web2.0. Seberapa mungkin konsep ini bisa diterapkan, bisa disimak dalam podcadst berikut. Bagi yang kesulitan mengakses melalui panel audio bisa langsung diunduh disini.
Tidak ada kuliah minggu ini

.
Berhubung 4 (rather than 1) dan lain hal, maka kuliah tanggal 1 Nov 2008 ditiadakan. Setelah saya konfirmasi dengan pengelola institusi, jadwal minggu in digeser ke hari
Rabu, Tanggal 5 November 2008, jam 16:00 di Ruang 202.
Rabu, Tanggal 5 November 2008, jam 16:00 di Ruang 202.
Demikian pengumuman ini disampaikan, mohon disampaikan pada yang berkepentingan.
25th October 2008 Class at a Glance : QFD more detail and discuss some articles
.
Posting kali ini telat cukup lama juga. Semestinya ulasan klas minggu lalu disubmit a couples of day after the class tapi tampaknya baru a day before the next one. Sebenarnya rencana klas minggu lalu akan dibahas materi yang diambil dari beberapa artikel yang pernah disubmit di Klasmaya dan materi dari Dieter bab 5. Namun atas permintaan audiens, di awal klas dibahas lebih detil dari flash video nya QFD yang semestinya jadi rujukan buat PR hari itu. Bahasan QFD yang juga sudah saya email beberapa hari lalu untuk lebih memperjelas rujukan, spent almost half of class time, though I think its worthfull. Walhasil rencana buat bahas materi kedua mengalami penundaan even jadi tugas baca buat klas minggu depan. Tapi tampaknya jadi kurang optimal pula jika posting materi bacaan baru muncul menjelang klas berikutnya mulai.
But let us look at the bright side, mungkin gara2 telat ini jadi bikin pemirsa lebih fokus nyelesaiin PR QFD minggu ini. Moga-moga klas sabtu mendatang tidak ada alasan lagi penundaan PR QFD.
Materi bahas artikel mengacu pada artikel dan buku dari A Whole New Mind; How to Design the Perfect Product ; The Beauty of Simplicity dan Ten Google Golden Rules. Kecuali bukunya Daniel Pink dan 10 Rules, materi lengkap sudah disubmit di Klasmaya.
Aspek Story dari Six Senses (Design, Story, Symphony, Empathy, Play and Meaning) yang ditulis mas Pink mungkin bisa dikorelasikan dengan issue “word of mouth” nya marketing. Dengan cerita, “bikin hidup lebih hidup”, ada faktor emosional yang lebih menyentuh daripada sekedar informasi belaka. Cerita bisa diambil dari experience pelanggan yang disampaikan ke calon pelanggan sehingga bisa lebih memperkuat hasrat untuk mencoba. Industri jajanan / cafe di Bandung tidak terlepas dari word of mouth marketing, yang bahkan local residence pun belum tentu tahu.

Materi Dieter Ch. 5 sebagai pengganti text book yang belum dibeli atau di copy bisa dibaca sebelum klas besok.
Posting kali ini telat cukup lama juga. Semestinya ulasan klas minggu lalu disubmit a couples of day after the class tapi tampaknya baru a day before the next one. Sebenarnya rencana klas minggu lalu akan dibahas materi yang diambil dari beberapa artikel yang pernah disubmit di Klasmaya dan materi dari Dieter bab 5. Namun atas permintaan audiens, di awal klas dibahas lebih detil dari flash video nya QFD yang semestinya jadi rujukan buat PR hari itu. Bahasan QFD yang juga sudah saya email beberapa hari lalu untuk lebih memperjelas rujukan, spent almost half of class time, though I think its worthfull. Walhasil rencana buat bahas materi kedua mengalami penundaan even jadi tugas baca buat klas minggu depan. Tapi tampaknya jadi kurang optimal pula jika posting materi bacaan baru muncul menjelang klas berikutnya mulai.
But let us look at the bright side, mungkin gara2 telat ini jadi bikin pemirsa lebih fokus nyelesaiin PR QFD minggu ini. Moga-moga klas sabtu mendatang tidak ada alasan lagi penundaan PR QFD.
Aspek Story dari Six Senses (Design, Story, Symphony, Empathy, Play and Meaning) yang ditulis mas Pink mungkin bisa dikorelasikan dengan issue “word of mouth” nya marketing. Dengan cerita, “bikin hidup lebih hidup”, ada faktor emosional yang lebih menyentuh daripada sekedar informasi belaka. Cerita bisa diambil dari experience pelanggan yang disampaikan ke calon pelanggan sehingga bisa lebih memperkuat hasrat untuk mencoba. Industri jajanan / cafe di Bandung tidak terlepas dari word of mouth marketing, yang bahkan local residence pun belum tentu tahu.
Materi Dieter Ch. 5 sebagai pengganti text book yang belum dibeli atau di copy bisa dibaca sebelum klas besok.
Thursday, October 23, 2008
eBook dari Dahan & Hauser
.
Posting kali ini saya coba upload salah satu eBook dari Dahan & Hauser. Materi dari eBook yang ditulis oleh Ely Dahan dan John R. Hauser ini sempat diulas di awal kuliah dengan gambar slide seperti dibawah ini. Gambar ini sebenarnya hasil modifikasi dari proses yang digunakan perusahaan Xerox.

Kalau saya cek sessi kuliah dua tahun lalu, memang sempat juga dibahas meski handout yang mengulas materi itu nampaknya belum dishare. Materi nya cukup “product development”, ada banyak terminologi, istilah, pendekatan dan konsep yang dapat meningkatkan wawasan tentang pengembangan produk. Jadi cukup representatif untuk dijadikan bacaan wajib kuliah ini. eBook ini saya potong sebagian lebih untuk fokus bacaan selain mengurangi beban upload, toh diupload semuanya juga belum dipastikan dibaca semua.
Dari catatan saya, eBook ini hasil download dari situs cipd.mit.edu, namun nampaknya sudah berubah alamat. eBook bisa langsung diunduh disini.

So, have a nice reading... we’ll discuss it next time...
Posting kali ini saya coba upload salah satu eBook dari Dahan & Hauser. Materi dari eBook yang ditulis oleh Ely Dahan dan John R. Hauser ini sempat diulas di awal kuliah dengan gambar slide seperti dibawah ini. Gambar ini sebenarnya hasil modifikasi dari proses yang digunakan perusahaan Xerox.
Kalau saya cek sessi kuliah dua tahun lalu, memang sempat juga dibahas meski handout yang mengulas materi itu nampaknya belum dishare. Materi nya cukup “product development”, ada banyak terminologi, istilah, pendekatan dan konsep yang dapat meningkatkan wawasan tentang pengembangan produk. Jadi cukup representatif untuk dijadikan bacaan wajib kuliah ini. eBook ini saya potong sebagian lebih untuk fokus bacaan selain mengurangi beban upload, toh diupload semuanya juga belum dipastikan dibaca semua.
Dari catatan saya, eBook ini hasil download dari situs cipd.mit.edu, namun nampaknya sudah berubah alamat. eBook bisa langsung diunduh disini.
So, have a nice reading... we’ll discuss it next time...
Subscribe to:
Posts (Atom)
