Saturday, October 30, 2010

Ngantri Samsung Galaxy Tab


Posting ini, bukan berarti hari ini saya mabal ngajar karena mau ngejar Samsung Galaxy Tab. Tapi gak sengaja, sempet mampir juga waktu berada di sekitaran Plaza Senayan, tempat launching tablet pertama dari Samsung dengan basis Android, itu juga baca iklan nya di Koran:

Samsung Galaxy TAB Consumer Launch 1 day ONLY with Special Discount @ Plaza Senayan Mall, Saturday 30 Oct ’10
Special Launching price Rp 5,999,000 only (original Rp 7,000,000) with 0% installment for 12 months any bank.

Tapi, alamak …. Begitu lihat di pelataran Plaza, yang ngantri mulai dari basement tempat parkir, mungkin ada kali 300 orang ngantri. Kalau dihitung-hitung sehari bisa dapat berapa unit tuh?, denger-denger unit yang dijual nggak dibatasin, walaupun ada juga yang bilang terbatas 750 unit, tapi panitia akan buka konter sampe jam 10 malam, wuush.

Ketika ditanya, salah seorang pembeli mulai ngantri sejak jam 08 pagi dan selesai transaksi sekira jam 12’an. Gila bener, bela-bela in 4 jam ngantri. Emang mungkin worth it (bukan worthed) kalau lihat diskon 1 juta plus bisa dicicil 12 bulan tanpa bunga, artinya selama setahun dipotong 500 rebu perak lewat kartu, mungkin bisa nggak kerasa.

Apalagi kalo dibandingkan dengan produk Samsung lainnya, Samsung Galaxy S yang awal bulan lalu dipromokan sekitar 5 juta’an.

Begitu saya coba dan “rasa” kan, emang ini mah bukan gadget seperti smartphone, tapi lebih kerasa laptop eh tablet yang lebih mudah dibawa, meski masih lebih ribet dibanding smart-phone.

Bukan karena pernah mampir ke negaranya, tapi saya saluut buat Samsung yang coba ngejar Apple, setelah iPhone dikejar Samsung Galaxy S, kini iPad dikejar Samsung Galaxy TAB.

3 C Innovation: copy then change (modify) then create your own.
Gimana tugas kemarin?

Friday, October 29, 2010

Achtung! Attention! Perhatian! “Tidak ada kuliah Sabtu 30 Oktober 2010”

Berhubung sore ini mendadak saya harus ke luar kota, kuliah besok Sabtu 30 Oktober 2010, dengan berat hati ditiadakan. Kuliah pengganti dijadwalkan hari Selasa Pagi jam 07:00 ruang masih perlu diklarifikasikan dengan BAAK.

Mohon informasi ini dapat disampaikan kepada partisipan lain.

Monday, October 25, 2010

Task of this week (4): Select the Google Labs Experiments

Sebagai tugas ke-4 (yang ke-3 sudah disampaikan di posting CaaG-5) untuk minggu depan, merupakan tugas individu yang cukup mudah, dengan perincian sebagai berikut:

  1. Pilih satu experiment dari Google Labs yang menurut anda paling menarik.
  2. Lakukan mekanisme booking melalui fitur komentar di klasmaya posting ini. Kalau sekiranya sudah ada, ulangi proses-1.
  3. Lakukan analisa, kaji dan pahami projek / eksperimen tersebut, elaborasi dari segala aspek yang bisa di buat, mulai dari penggunaan, segmen pemakai, keuntungan untuk pengguna, dan alasan pemilihannya.
  4. Siapkan presentasi untuk dipaparkan di depan klas.

Selamat berselancar di laboratorium.

23rd October 2010 Class at a Glance : (6) Mid Term Test

Klas minggu lalu diisi UTS dengan environment yang berbeda dari biasanya. Model ini juga pertama kali diterapkan di offline klas, saya gak tahu, mungkin dari partisipan ada juga yang pernah melewati model UTS seperti itu. Sebenarnya, “suasana” soal UTS melalui screen, instead of paper, hanya karena alasan, belum sempat submit ke institusi untuk perbanyakan soal, sementara dengan soal multiple choice dengan jumlah pertanyaan seperti kemarin memerlukan beberapa lembar soal, di lain pihak saya mencintai planet ini untuk mengurangi konsumsi kertas, walhasil model itu yang dipakai dengan dampak time constraint answering.

Awalnya direncanakan pembahasan soal UTS, namun karena ada beberapa partisipan yang berhalangan hadir, ataupun yang terlambat hadir, daripada saya harus buat soal yang baru dan berbeda, akhirnya rencana itu di tunda. Sebagai informasi dan catatan, susulan UTS akan dilakukan hanya di sessi klas minggu depan, jadi bagi partisipan yang belum mengikuti diharapkan perhatiannya.

Paska UTS, di ulas tugas kelompok yang lagi-lagi tidak semua partisipan memberikan kontribusinya, meski klas kemarin sudah ada peningkatan, dari sebelumnya 1 tim menjadi 2 tim, naik 100%, namun masih jauh dari total minimal 5 kemungkinan tim yang ada. Anyway, resiko ditanggung sendiri, mirip jasa parkir.

Sebelum klas berakhir, sisa waktu dipakai untuk pembahasan beberapa materi artikel, baik yang sudah di submit di klasmaya, maupun yang belum. Contohnya untuk artikel yang me’review buku Daniel Pink berjudul “A Whole New Mind”, yang belum sempat di share, akan “segera” (kayak acara bioskop) di di posting di media ini.

Ulasan Six Senses (Design, Story, Symphony, Empathy, Play and Meaning) sangat relevan dengan materi pengembangan produk, khususnya pada aspek disain. Materi lain yang belum sempat dipaparkan dan sebenarnya diambil dari rekap artikel lain moga-moga dapat disampaikan di kesempatan lain. Untuk handout nya, saya lebih memilih sharing original artikel sebagai sumber tulisan daripada hanya “well done recap”, just to make all of you “love to read.

Thursday, October 21, 2010

Bacaan wajib pra sessi klas 23 Oktober 2010 mendatang.

Klas mendatang, seperti yang telah diingatkan institusi, saya rencanakan sessi UTS. Materinya apa yang telah disampaikan sampai minggu kemarin, plus beberapa material bacaan dari artikel dibawah ini.


Saya lagi pikir-pikir, apa UTS nya yang multiple choice dan UAS nya yang essay atau vice versa. Tapi kita lihat saja nanti.

Have a nice reading.

Tuesday, October 19, 2010

16th October 2009 Class at a Glance : (5) Concept Generation & Evaluation

Terus terang (Philips terang terus) klas minggu lalu saya kecewa. Yang pertama tidak semua pemirsa antusias untuk mengikuti klas secara serius. Saya gak perlu ungkap kan lagi disini, toh kemaren saya sudah sampaikan. Yang kedua, lanjutan dari poin pertama, dari sekian pemirsa hanya 1 (satu) kelompok yang menyampaikan tugas pekerjaan rumah nya, padahal materi sudah di share, contoh simulasi sudah di posting di Klasmaya, tapi lagi-lagi, keseriusan kuliah gak kelihatan di klas. Yang ketiga, ini juga sudah disampaikan kemarin di klas, meskipun buku acuan sudah disampaikan di hari pertama kuliah, namun tidak terlihat upaya untuk mendapatkan acuan tersebut. Yang Keempat, …. Wah banyak juga kalau lagi curhat, jadi kayak SBY ah.

Mungkin materi perkuliahan kurang seru, gak ada greget, terlalu banyak tulisan dan bacaan, atau penyampaian yang masih monoton, satu arah, walhasil gak menarik. Artinya saya perlu instrospeksi diri.

Ok saya sudahi curhat dan keluh kesahnya.

Masuk ke bahasan CaaG, klas kemarin dibahas materi dari buku acuan Dieter bab-5 dengan judul Concept Generation and Evaluation. Isu-isu yang terkait dengan disain konsep antara lain aspek kreativitas dan penyelesaian masalah (mis. Brainstorming). Sementara pada aspek evaluasi dibahas beberapa metode pemilihan konsep (Absolute Criteria, Pugh Selection, Scales & Weighted Decision, dan AHP).

Sisa jam kuliah, dibahas tugas pekerjaan rumah dari salah satu kelompok. Meski paparan tim masih belum sempurna, namun ada upaya untuk menyelesaikan tugas dengan mencari sumber data dan contoh dari luar (padahal contoh dari handout dan simulasi seharusnya sudah cukup mewakili untuk dijadikan template). Awalnya saya berencana untuk mensubmit contoh dari tugas tersebut, tapi saya urungkan niat itu, seandainya ada yang akan mengirimkan susulan tugas.

Sebagai kelanjutan dari tugas bacaan, diberikan quiz yang sangat gampang, sekedar menyebutkan 3 dari 15 CSF yang menurut pendapat sendiri paling dominan.

Sedangkan untuk tugas minggu depan diberikan contoh kasus penggunaan metode evaluasi untuk menentukan bobot dari suatu criteria (dalam hal ini diambil contoh kriteria pemilihan Televis Layar Datar).

Friday, October 15, 2010

Bacaan wajib pra sessi klas 16 Oktober 2010 besok.

Sessi klas mendatang, seperti telah disampaikan di sessi klas sebelumnya juga di sampaikan di posting Klasmaya, mendapat tugas tentang QFD untuk produk telematika. Moga-moga tugas tersebut sudah dapat diselesaikan, karena saya akan tambah tugas baru.

Materi yang ditugaskan untuk dibaca sebenarnya di season perkuliahan sebelumnya merupakan materi klas, tapi melihat konten nya dapat dipelajari dengan membaca, yaa sudah seharusnya partisipan lebih aktif membaca sendiri, daripada sekedar di cekokin dengan penyampaian di klas.
.
Meski masih tentative, untuk melihat pelaksanaan tugas ini mungkin akan saya pakai untuk quiz. So be more serious

Tuesday, October 12, 2010

Tutorial QFD a.k.a HoQ


Setelah cari-cari di Klasmaya, ternyata ulasan simulasi tutorial QFD ada sekira bulan Oktober 2008 dengan judul posting Materi tambahan QFD . Cuman sayang, setelah di coba akses, ternyata tutorial Flash gak muncul di posting tersebut. Selidik punya selidik, ternyata file tutorial yang merefer dari situs Macquarie Graduate School of Management (MGSM) sudah tidak ada lagi di server kampus tersebut.

Saya mencoba menaruh file .SWF di lokasi 4shared ternyata gak bisa langsung akses ke file nya tapi ke html nya. Sehingga tidak memungkinkan akses tutorial langsung dari Klasmaya. Jika ada yang berminat untuk mengunduh file langsung, bisa langsung diakses disini .

Gak puas dengan hanya akses untuk mengunduh, saya coba cari file yang sama lewat Google. Ternyata banyak artikel, jurnal, maupun blog yang merefer langsung ke file dari MGSMtersebut, sementara file origin sudah gak ada. Salah satu hasil pencarian muncul di wikipedia yang membahas House of Quality (HoQ) yang dihalaman akhir menyebutkan link ke situs Webducate yang menunjukkan (kebetulan) file yang sama dengan Flash yang sudah dibahas dalam sessi kemarin (Alhamdulillah). Walhasil saya bisa embeded kan di Klasmaya agar bisa di simulasikan langsung.

Berikut ini dapat kalian pelajari tutorial dibawah ini:


Sunday, October 10, 2010

Task of this week (2): Create Your Own QFD

Seperti yang sudah disampaikan di klas, tugas untuk minggu depan, masih tugas kelompok yang kalian boleh memilih sendiri kelompoknya (maksimal 3, minimal 2), adalah membuat contoh penerapan QFD untuk produk telematika atau digital, mulai dari contoh produk HaPe atau SmartPhone, Televisi, Social Networking, Laptop/Tablet, atau produk apapun yang setara dengan produk telematika.

Tugas disiapkan dalam format QFD (bisa dipilih dari model Dieter, InformIT, atau Flash) dalam bentuk spreadsheet, presentation, atau word processor. Yang penting tugas dapat dipaparkan untuk dibahas bersama pada minggu depan.

Selamat mencari rekan dan ber kolaborasi.

9th October 2010 Class at a Glance : (4) Idea Generation and QFD

Sessi ke empat dari season 2010 ini telah kita bahas materi dari bukunya Sheila Mello tentang Market Driven Product Definition, bahasan Quality Function Deployment (QFD) dari Dieter ditambah artikel InformIT dan materi pembelajaran dengan format Flash yang mengulas penerapan QFD.

Materi yang diambil dari Bab-1 buku Customer Centric Product Definition tulisan Mello mengulas pentingnya proses pendefinisian produk yang harus dimulai sejak awal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, mendekatkan gap konsumen dan penyedia, termasuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang tidak ter’nyatakan atau tidak terlihat (laten) . Meski demikian produk juga harus membuat pelanggan delight (senang) dan kompetitif.

Bahasan juga mengulas kasus pengembangan produk Ford yang cukup melegenda yaitu Edsel dan Mustang. Antara produk berbasis internal driven meski inovatif dibandingkan dengan kebutuhan pelanggan itu sendiri. Yang menarik pernyataan “The Company doesn’t always know best, and the Customer is not always right” mensiratkan perusahaan harus menyeimbangkan antara kebutuhan pelanggan dan inovasi perusahaan yang bisa bikin surprise pelanggan.

Evolusi strategi pengembangan produk yang di dorong oleh pasar (market driven) dimulai sejak tahun 60’an yang mengarah hanya pada aspek financial yang selanjutnya di tahun 70-80 an mulai beralih ke aspek kualitas pada era TQM. Mulai awal tahun 90’an perusahaan mulai memperhatikan aspek pasar dan mendekatkan pada kebutuhan pelanggan. Meski buku Mello terbitan 2002, namun beliau belum mengulas trend di awal tahun 2000’an sebagai lanjutan dari evolusi tersebut. Hasil diskusi di klas, paling tidak ada 2 issues yang bisa jadi konsideran, antara lain issue lingkungan dengan Green Program nya yang dicuatkan oleh Reski(?) dan issue Kolaborasi sebagai pengembangan dari memahami kebutuhan pelanggan dengan mengikutsertakan pelanggan sebagaimana konsep Lead User.

Serupa dengan Mello, Bab-2 Dieter membahas pula aspek problem definition dan identifikasinya melalui survey, wawancara, atau FGD (Focus Group Discussion). Mekanisme QFD diulas dengan langkah-langkah proses penyusunan House of Quality dengan contoh kasus penyimpan compact disc.

Penerapan QFD yang lain, diulas dari artikel InformIT dengan sedikit improvisasi melalui Use Case untuk menambah wawasan terminologi QFD. Aspek ini mencoba menerjemahkan business driver ke kebutuhan teknis suatu produk. Business Driver melalui segmen pelanggan prioritas, mengarah pada penggunaan produk yang paling dominan, yang akhirnya menentukan spesifikasi suatu produk dari aspek kualitas dan komponen produk.

Terakhir diulas proses pemanfaatan tools QFD dari simulasi Flash (saya lupa mengambil dari situs apa di Internet). Materinya cukup interaktif dengan beberapa contoh penerapan dan model-model yang bisa di ikuti dan diimplementasikan.

Seingat saya, file Flash ini sudah pernah saya upload di Klasmaya, hanya saja saya harus cari lagi posting mana tepatnya.

Annyonghi kyeseyo (Goodbye in Korean)

Sekilas info : Benchmark SKTel

Minggu lalu, Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi SK Telecom untuk keperluan benchmark, khususnya untuk pengelolaan kinerja perusahaan. Bersama dengan rekan-rekan di department Human Capital PT Telkom, kita berkesempatan melihat bagaimana issue employee performance dapat selaras dengan corporate performance.

Beberapa hal tidak jauh berbeda dengan apa yang di Indonesia lakukan, perbedaan mendasar justru terlihat dari treatment perusahaan terhadap karyawan karena perbedaan antara perusahaan holding yang murni swasta, dengan perusahaan half state owned and half public owned company.



Oleh-oleh nya mungkin foto “nampang” di depan logo SK Telecom di lobby kantor pusat. Tulisan dengan aksara Korea Han (Hangeul) seingat saya (meski saya coba cari di Internet belum ketemu untuk memvalidasi) adalah tagline perusahaan yang bermakna “do everything as you think”. Arti yang cukup dalam dan memiliki akhiran yang sama jika digunakan dalam bahasa Inggris seperti pantun.


Sayang, satu acara mengunjungi TIUM/TU-M (? mungkin show case perusahaan) terlewat untuk diikuti, meski sudah dipersiapkan oleh tuan rumah, Moga-moga saja ada kesempatan di lain waktu.

Sunday, October 03, 2010

2nd October 2010 Class at a Glance : (3) New Product Development & Design Process

Klas sessi ketiga diawali dengan bahasan lanjutan dari materi minggu sebelumnya yang menjadi quiz, tentang “Stages and Customer Types” ditambah materi “Expanded PLC” dari Dieter.

Agenda sesungguhnya untuk sessi ketiga ini dibahas New Product Development dan Design Process. Sebagian besar materi mengacu pada buku Dieter pada bab-1. Proses NPD yang secara umum diterapkan di industry dibahas dalam materi ini sedangkan Disain Proses dijelaskan dari aspek definisi, morphology, dan metode yang lebih banyak mengacu dari text book.

Di tengah sessi klas, disisipin paparan tugas / pekerjaan rumah tentang me’resume atau me’recap video clip dari konsep Lead User. Meski tim pertama absen ga ada satupun representatifnya tapi “the show still go on” untuk tim lain. Secara umum, paparan dari recap kuliah Lead User cukup baik, partisipan memahami garis besar bahasan, sayangnya hanya sedikit yang mengulas point-point yang disampaikan dalam clip apalagi grafik atau gambar yang sebenarnya bisa juga disampaikan dalam paparan. Hal kedua yang dapat diperbaiki adalah minimnya “curiosity” untuk mendengarkan materi dari serial clip yang menjadi tugas tim lain sehingga cenderung kurang “ghirah” untuk diskusi. Namun terlepas dari dua hal tersbut, hal penting dari tugas ini adalah ‘experience’ untuk menjadi pendengar dari satu konsep yang boleh disetarakan dengan kuliah dari dosen tamu (internasional).

Kembali ke materi klas, khususnya di bagian Morphology Design, ada beberapa acronym yang perlu kalian cari terminology nya di buku Dieter. Alih-alih diberi tugas membaca bagian dari buku Dieter yang mungkin kurang efektif karena setengah hati, penugasan ini diharapkan bisa lebih menarik dan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu khususnya untuk istilah QFD, PDS, dan DFM. Jawaban minimal kepanjangan dari akronim tersebut, seandainya diulas penjelasan dari buku Dieter, maka bisa juga dipaparkan dalam jawaban untuk menambah poin penilaian. Jika sedikit penjelasan dari text book nya, kalian boleh cari jawaban di internet untuk pemahaman terminology tersebut yang dilengkapi dengan sumber data (alamat situs), ini juga dapat menambah poin. Seperti disampaikan di klas, jawaban pertanyaan bias langsung dikirim ke email (lihat alamat nya di handout pertama). 5 penjawab pertama yang benar mendapat poin tambahan.



Seperti biasa, materi dalam bentuk handout bisa di unduh di sini, hanya di sini , di klasmaya.

Ciao

Sunday, September 26, 2010

Task of this week (1): Recap the video of Lead User

Seperti yang sudah disampaikan dalam pertemuan sebelumnya, untuk tugas minggu ini, cukup mudah, kalian hanya diminta mendengarkan kuliah yang disampaikan oleh Prof. Eric von Hippel dari MIT Sloan (punteun, di klas saya salah menyebutkan dari Harvard) tentang metode Lead User.

Konsep yang disampaikan Prof Hippel adalah pengembangan produk melalui kolaborasi dengan Lead User. Apa itu Lead User, bagaimana metodenya, dan apa yang harus dipersiapkan, kalian bisa dengarkan kuliahnya di situs Lead User. Ada 6 kuliah dengan format video yang mengulas konsep tersebut. Sebagai sharing proses, saya coba membagi tugas menjadi 6 kelompok untuk me’rekap kuliah tersebut untuk selanjutnya di bahas di depan kelas pada minggu depan.


Berikut daftar kelompok dan tugasnya:

1 : Overview of the lead user process
Oleh: Aldi Rinaldi; Bobby Hexanda; Risyad

2 : Launching your lead user study
Oleh: Anas Norhidayat; Benny Natanael; Yunus Arie Wiratama

3 : Interviewing methods for lead user project teams
Oleh: Syafran Eko Putra; Mangapu Tua; Yeremia

4 : Identifying emerging market needs
Oleh: Praptanta Rikintokoadi; Reski Mapriharto

5 : Identifying lead users
Oleh: Robby Komadi; Pirtom Lubis

6 : Developing solution concepts
Oleh: Faisal Syururi; Adrian Reza

Selamat mengunduh, menyimak, menyimpulkan, dan menyiapkan materi paparan.

25th September 2009 Class at a Glance: (2) Terminology of Telematics & Product Life Cycle

Jika dilihat dari sisi pertemuan, sessi ini sebenarnya pertemuan ke-3 setelah pertemuan sebelumnya yang mis-komunikasi. Namun jika melihat dari sisi konten, sessi ini sebenarnya menjadi sessi ke-2.

Setelah sekian lama vacuum (sekira 3 minggu) akibat libur lebaran dan klas yang ke”lewat”, klas dimulai lagi lewat sessi pembahasan pengertian dan terminologi telematika serta materi Product Life Cycle (PLC).

Materi terkait terminology dan definisi, sengaja saya “shrinking” karena issue nya hanya sekedar definisi dan terminology yang kalian bisa baca di rumah. Seperti yang telah saya sampaikan, pengertian telematika atau digital dalam klas kita, akan lebih luas dibandingkan dengan pengertian dari salah satunya definisi yang sekedar mengartikan dalam vehicles telematics,

Pengembangan Produk, sebagai bagian dari pengelolaan produk harus pula melihat secara luas tahapan dari siklus poduk. Sedikitnya dilakukan 3 kali Quiz-like untuk materi PLC, antara lain perbedaan model grafik PLC, korelasi PLC dengan strategi pemasaran serta korelasi antara PLC dengan type pelanggan, aspek industri dan perusahaan (kompetisi, Resiko, dan lainnya).

Model ini meski sudah berumur 45 tahun sejak dicetuskan dalam jurnal HBR oleh Theodore Levitt, namun masih cukup relevan dalam menganalisa pengelolaan produk. Issue aliran pemasukan yang berkelanjutan dan diharapkan stabil menjadi kunci dalam pemilihan dan pengelolaan produk dari investasi berjangka panjang suatu perusahaan. Konsep PLC juga memiliki dampak yang significant pada strategi bisnis dan kinerja perusahaan.

Ada beberapa model penggambaran PLC yang pada dasarnya tidak jauh berbeda, namun perbedaan akibat penekanan pembahasan semata. Sebagai contoh model 4 tahap PLC dan 5 tahap PLC, atau contoh sumbu Sales dan Profit yang sedikit mendiferensiasi model penggambaran PLC.

Seperti biasa, materi pembahasan di sessi ke-2, termasuk didalamnya jawaban Quiz dapat kalian unduh dalam posting ini.

Thursday, September 23, 2010

Perubahan Jadwal Kuliah Sept, 25 2010

Minggu lalu, hari Sabtu tanggal 18 September 2010, saya lagi-lagi “kecele” (kalau ada yang ga tahu artinya bias dicari di google), informasi yang saya terima liburan lebaran tahun ini masuk lagi hari Kamis tanggal 16 September 2010, ternyata tanggal itu adalah mulai masuknya pegawai institusi bukan dimulainya lagi perkuliahan yang ternyata hari Senin tanggal 20 September 2010.

OK, no problem, meski perhitungan saya masih ada kalau ga salah satu sessi yang tertinggal, yang kita harus cari penggantinya. Minggu ini yang seharusnya kembali masuk di hari Sabtu tanggal 25 September 2010, ternyata saya musti ke kota Malang untuk kegiatan dinas.

Hasil pembahasan dengan unit BAAK institusi, disepakati jadwal di geser ke jam 13:00 di hari yang sama di ruang 202 lantai 2. Rencana saya kembali, insya Allah hari Sabtu pagi sudah sampai di Bandung.

Sebagai persiapan, partisipan Klasmaya sessi sekarang, adalah mencoba mencari materi terkait Product Life Cycle yang sebenarnya sudah diulas sedikit di sessi pendahuluan.

Materi bisa di cari saja di Wikipedia atau di cari melalui Google, toh issuenya gak akan jauh dari apa yang akan di bahas besok. Kalau toh ada yang berbeda, kita bisa bahas bersama.

So, see you this Saturday…

Sunday, September 19, 2010

iPad meng’kanibal’ NoteBook?

Awal tahun ini klasmaya mem’posting “launching iPad”, issue saat itu apakah iPad menjadi produk kompetitor dari eBook reader, laptop, atau masuk dalam genre produk baru dengan fitur multimedia nya?.

Saya belum dapat informasi bagaimana iPad mengambil market share dari eBook reader seperti Kindle Amazon, Nook B&N, atau Reader Sony. Tapi data dari riset Morgan Stanley yang di lansir situs Fast Company , tampaknya menunjukkan iPad di pertengahan tahun ini menggerus penjualan NoteBook, khususnya di US.


Meski data tersebut bisa dipengaruhi juga dari dampak ekonomi, atau lambatnya produk kompetitor lain untuk muncul sebagai produk pembanding, ataupun data yang kurang lengkap terkait informasi lonjakan di paruh kedua tahun lalu, atau boleh jadi penjualan notebook mulai berkurang akibat beralih ke piranti smartphone, namun data pertumbuhan dari hasil riset tersebut menunjukkan pertama kalinya angka growth negative di bulan Agustus 2010.

Data penjualan 3 juta unit iPad dengan harga 5 ratus dollar per unitnya sudah cukup membuktikan pengalihan pembelian laptop ke model tablet, dalam hal ini diwakili oleh iPad.

Pertengahan bulan ini Apple juga merelease ulang produk AppleTV, namun saya cari video clipnya di YouTube belum ketemu yang representative, boleh di komen kalau ada yang nemu. Komentar juga saya tunggu untuk data pengaruh iPad ke pasar eBook Reader.

Monday, September 06, 2010

Class at a Glance, September 04, 2010 : Miscommunication

Salah pengertian mungkin menjadi thema CAAG edisi kali ini. Bermula dari pembahasan di sessi sebelumnya tentang kemungkinan penggantian ke hari kerja dan disepakati Kamis pagi jam 0700, hari ini saya masih masuk di hari Sabtu dengan hanya dua partisipan, itupun tidak berniat untuk masuk klas. Tidak ada yang bisa disalahkan, toh ini masih bulan puasa.

Mungkin saya masih bisa berdalih, issue pembahasan penggantian hari belum dibahas dengan BAAK dan lagi Kamis kemarin saya juga ngga hadir, seharusnya kalau kemarin tidak ada dan tidak ada pengumuman tentang perubahan jadwal maka masih tetap seperti semula.

Tapi saya yakin partipan pun punya dalih yang lebih komprehensif dengan seribu scenario dan alasan. Yaa sudah saja…..

Jadi posting kali ini … untuk menghindari kejadian serupa, saya sampaikan dalam forum terhormat ini, bahwa berhubung satu dan lain hal, perubahan jadwal belum dapat dilaksanakan, dan jadwal tetap seperti biasa di hari Sabtu jam 0800, demikian disampaikan.

Tuesday, August 31, 2010

Welcome abroad and Class at a Glance August 31, 2101

Selamat datang pemirsa SK-425 dan EL-419 tahun ajaran 2010. Di pertemuan pertama ini sebagai klas pengganti dari hari Sabtu kemarin, sayabertemu kembali beberapa partisipan yang sebelumnya pernah mengambil subject lain yang biasa saya bawakan. Sehingga media klasmaya seharusnya bukan menjadi hal yang baru lagi.

Tujuan dari media ini adalah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar dan mengajar melalui komunikasi dan kolaborasi untuk model belajar mengajar a'la virtual. Tanpa perlu menyebutkan institusi pendidikan formalnya, kecuali beberapa kode-kode yang hanya pemirsa atau formal audiens yang tahu, KlasMaya bukan media eksklusif, sehingga selain anggota tetap dari "brick 'n mortar class" kami juga menerima penggembira dan pemirsa lain.

Klas di hari pertama, digeser ke hari Selasa 0700, karena Sabtu lalu saya ada appoinment dengan seorang dokter di Jakarta. Sessi hari itu lebih banyak melihat materi kuliah in a big picture even beyond specific course objective.


Seperti biasa Klasmaya menyediakan handsout yang bisa langsung diunduh disini.

Monday, July 12, 2010

Menunda konsolidasi Flexsia

Setelah beberapa bulan lalu sempat mencuat kepermukaan, issue konsolidasi FWA Telkom-BTEL nampaknya mulai mereda. Apakah ini sinyal bakalan pergantian Direksi? boleh jadi, tapi issue ini jadi semakin membuka pemahaman adanya konsolidasi politik dan bisnis yang menekan perusahaan plat merah.

Posting kali ini diambil dari artikel Koran-Jakarta dengan judul “Strategi Bisnis : Konsolidasi Flexi dengan BTEL Tidak Mendesak” hari Jumat, 09 Juli 2010.

Berikut cuplikannya.


Telkom siap menghentikan sementara pembahasan konsolidasi unit usaha FWA, Flexi dengan BTEL. Telkom akan tetap fokus membesarkan Flexi, sedangkan soal konsolidasi adalah masalah diskusi bisnis yang bisa dilakukan kapan saja.

Sebelumnya, Menteri BUMN meminta Telkom menunda sementara rencana merger layanan Flexi dengan BTEL hingga manajemen baru Telkom terbentuk. Mustafa beralasan bahwa manajemen baru yang akan terbentuk belum tentu punya strategi yang sama dengan manajemen saat ini.

Beberapa pengamat keuangan menyebutkan Telkom sebaiknya fokus mengembangkan Flexi karena konsolidasi dengan BTEL tidak ada untungnya, bahkan Telkom akan menanggung utang BTEL. Bakrie dalam mencari modal itu biasanya melakukan Repo (gadai saham), seandainya pembelian terjadi, berarti semua beban akan ditanggung Telkom. Tidak ada hal mendesak bagi Telkom untuk mengonsolidasikan Flexi karena pangsa pasar telepon tetap masih dikuasai, dan Telkomsel yang mengusung teknologi GSM tetap berjaya. Manajemen dan pemegang saham Telkom agar berhati- hati dalam mengambil aksi korporasi karena bisa saja ada somasi akibat masyarakat dirugikan.

Analis Sekuritas, juga mengomentari bahwa TelkomFlexi tidak menderita kerugian apa pun dengan adanya penundaan rencana konsolidasi bisnis tersebut. Karena secara infrastruktur, jumlah pelanggan, maupun teknologi, TelkomFlexi lebih unggul dibandingkan BTEL. Namun potensi BTEL untuk mendongkrak pendapatan menjadi terhambat dengan tertundanya rencana konsolidasi bisnis tersebut.

Thursday, June 24, 2010

Indonesia is about to explode !!!

Artikel ini diambil dari totaltele.com tanggal 24 Juni 2010 dengan judul "Google eyes Indonesia for expansion", tapi judul disini saya ambil saja ekspresinya Sauquet, biar lebih bombastis..... kan ada explode nya. Berikut cuplikannya:

Internet company executive describes Indonesia as 'the right place for us'.

Google Inc. said Thursday that Internet use in Indonesia was expanding at a fast pace and was the leading emerging economy in terms of growth.

"Users are growing very, very fast. Indonesia is about to explode," Google Asia Business Development director Emmanuel Sauquet said of Southeast Asia's biggest economy.

"It has very diverse and very active online communities. It's the right place for us to come now," he said. "Compared to other emerging countries, Indonesia is the fastest growing country."

Google is collaborating with a local wireless broadband Internet company Bakrie Connectivity, whose new modem will come with Google Chrome web browser as a standard feature.

Indonesia's population of more than 230 million people and low market penetration have made the Indonesia attractive for Internet companies.

The country has about 40 million Internet users, while it is also ranked third with the most registered Facebook users, after the U.S. and U.K., with more than 22 million users.

A study by Yahoo! in Southeast Asia found that Indonesia is the largest and fastest growing online market in Southeast Asia. It marked a growth of 48% in 2010 of online usage compared to 22% last year.

Yahoo! Inc. recently bought local social networking website Koprol.