Saturday, April 02, 2011

The Most Popular Presentation

Setelah hampir diselesaikan seluruh tugas presentasi, dari 16 partisipan awal, hanya sekira 12 yang melanjutkan program Intel, tibalah saatnya membacakan hasil pilihan paparan terbaik versi audiens.

Dari 12 kandidat yang masuk dalam daftar pilihan, ternyata 10 audiens hari ini hanya memilih 8 peserta. Ke sepuluh audiens memilih dua pilihan yang mewakili terbaik (the best) dan kedua terbaik (runner-up), dengan masing-masing akan diberi nilai 2 dan 1. Alternatif lain dihitung dengan bobot yang sama.

Urutan tertinggi ternyata di peroleh oleh Pantas dengan judul Listrik NirKabel yang dipepet cukup tipis oleh Renaldi di Wibro, tertinggal dari perhitungan jumlah yang memilih (count without weight). Di Urutan ketiga ada Toar dengan Cloud nya dan Andrian dengan Wimax, masing-masing memiliki nilai yang sama.

Boleh jadi the Most Favorite tidak berarti the best one, tapi ini menunjukkan ukuran dari komunitas, the people power.

Berikut adalah hasil dari polling tersebut:



Wednesday, March 30, 2011

25th of March 2011 Class at a Glance (7): 3rd Technology Perspectives & Z-Dodd (1,2,3,5)


CaaG ke-7 seharusnya sudah mulai kembali ke jadwal materi, namun karena masih ada beberapa yang belum menyampaikan materi presentasi, maka sessi klas diawali dengan paparan tugas.

Paparan dimulai oleh Suma dengan thema Konvergensi, judulnya mirip dengan materi dari Ferly, namun dari awal Suma sudah menyebutkan bahwa materinya lebih ke Konvergensi Teknologi (walaupun saya sedikit melihat perbedaanya). Issue yang ditampilkan seingat saya (perlu segera di share filenya) adalah terkait dengan penggerak konvergensi, kebutuhan pasar, aspek teknologi dan hal-hal yang terkait dengan regulasi.

Paparan kedua disampaikan oleh Bernard dengan judul Broadband Access. Materi nya cukup kental dengan teknologi khususnya yang berhiubungan dengan XDSL dan Cable. Materinya cukup komprehensif diambil dari (kalo ga salah) beberapa sumber, dan karena lengkap sampai ga ada yang nanya.

Masih ada satu kandidat yang belum menyampaikan materi presentasi, moga-moga dapat segera diselesaikan, padahal deadline nya seharusnya sudah habis. Bagi yang sudah menyampaikan paparan, dimohon segera mengirimkan naskah nya untuk dapat di share disini. Beberapa point dari materi paparan mungkin bisa jadi soal di Quiz atau UAS.

Sisa dari sessi minggu lalu disampaikan pembahasan materi dari text book nya Z.Dodd. Diawali dari bab-1 sebagai pendahuluan yang mengulas mulai dari cakupan terminologi, protocol, arsitektur, sinyal analog & digital dan beberapa solusi untuk mengurangi kongesti.

Berbeda dengan presentasi dari Bab-1 nya Z. Dodd, materi presentasi berikutnya, masih dari text-book yang sama diambil dari resume bab- 2, 3 dan 5 hasil tugas bedah buku klas sebelumnya. Sehingga ada baiknya untuk memperdalam materi, pemirsa dapat membaca langsung pada buku referensi. Materi meliputi Sistem Telepon (PBX, Centrex, dan Key System), Penjualan Telepon dan Pengkabelan.


Resume dari bab-3 dibahas topik Network Service Provider & Local Competition yang mengulas faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan industri telekomunikasi, antara lain Globalisasi Ekonomi, Peraturan Pemerintah (term Divestitur muncul disini), serta Perkembangan Teknologi (khususnya CaTV, FO, dan Wireless). Pada kompetisi lokal disebutkan strategi memasuki pasar panggilan lokal antara lain melalui Resale, CableTV, dan Wireless.

Topik Public Network (Ref . bab-5 : Z. Dodd) membahas perbedaan antara layanan terhubung dan layanan dedicated (jalur privat)serta bahasan lain terkait dengan topologi jalur dedicated.

Untuk handout, saya hanya akan share materi kedua (Bab 2.3. dan 5) yang diambil dari resume tugas (so beware with the quality). Materi bab-1 karena saya sudah posting bab-1 dari buku asli nya, tidak perlu di share disini.

Jadi bagaimana dengan minggu depan ? ( bebas tugas kah ?)

Friday, March 25, 2011

Perkiraan Jumlah Connected Gadget di Indonesia

Berita yang dilansir koran Bisnis Indonesia dengan judul “1,7 Miliar Perangkat Di RI Akan Terkoneksi Pada 2020” tanggal 16 March 2011 minggu lalu cukup menarik saya posting disini, karena hampir bersamaan saya juga membaca artikel dari situs Total Tele di tanggal yang sama dengan judul “Google sees 15bn connected devices in next five to eight years”

Perkiraan yang disampaikan Erricson Indonesia mengacu pada angka perkiraan 50 miliar perangkat di tingkat global yang saling terhubung dari 8 miliar populasi manusia dunia sesuai proyeksi PBB. Sehingga dengan proporsi sederhana dari angka perkiraan jumlah penduduk di Indonesia sebesar 270 juta, diperkirakan ada sekira angka 1,7 milyar tadi. Asumsi ini menyiratkan perangkat di Indonesia akan berkontribusi sesuai dengan proporsi populasi negara kita terhadap dunia. Boleh setuju boleh tidak, terserah, namanya juga asumsi analis.

Sementara di artikel kedua, Google memprediksi 15 milyar di 5-8 tahun kedepan. Kalau asumsi Google di tahun 2020 dianggap menjadi 17bn devices, artinya kita (dalam hal ini Republik Indonesia) seperti yang diperkirakan Erricson Indonesa berkontribusi sekirta 10% dari global piranti terhubung internet. Angkanya jauh berbeda dengan analisa pertama diatas.

Mungkin saya ada yang salah baca, melihat perkiraan yang cukup berbeda antara PBB dengan Google. Tapi saya belum lihat bedanya, kecuali angka tadi.

Issue lain di artikel pertama menyebutkan tahapan pemanfaatan Internet :
1. Network Consumer Electronics,
2. Network Industry,
3. Network Society.
dengan landasan mobility, broadband dan cloud.

Sementara di artikel kedua mengulas perkiraan di masa depan.terkait issue peralihan dari konten pre-programmed ke consumer-designed. Kalau saya boleh edit statementnya : “The next generation are not going to accept a pre-programmed notion of being told what they should see at what point in time, but they will design what they want to watch by themselves”.

Wednesday, March 23, 2011

18th of March 2011 Class at a Glance (6): UTS & 2nd Technology Perspectives

CaaG ke-6 masih membahas lanjutan dari tugas paparan aspek teknologi. Sessi diawali dengan UTS yang hampir semua present kecuali 1 partisipan absent. Saya belum bisa mengulas hasil UTS disini, pertama karena memang belum sempat dibuka, kedua agar fair dengan partisipan yang belum mengikuti UTS.

Paparan dimulai oleh Rolty yang mengambil thema IPTV. Materi yang disampaikan mulai dari aspek teknis (karena dokumen presentasi belum saya terima, jadi lupa-lupa juga) terkait konfigurasi, head end, streaming, maupun konsepsi DigitalTV, WebTV, IPTV, dan InternetTV. Penyajian materi juga menampilkan pemanfaatan seperti Distance Learning. Audiens banyak yang menanyakan perbedaan dengan produk atau bisnis model yang lain khususnya proses streaming.

Paparan kedua disajikan oleh Ryan dengan judul GSM. Materi mencakup kanal phisik dan kanal logic, dan bahasan hopping (issue lain kita tunggu dari submit materinya). Mungkin karena teknologi ini sudah cukup familiar di telinga audiens, hanya ada satu pertanyaan saja yang terkait Duplex Distance 80 MHz.

Pantas menyajikan presentasi berikutnya dengan judul Listrik Nirkabel. Thema ini mungkin masih cukup relevan terkait dengan issue wireless di telekomunikasi yang masih ada kendala di sumber energi yang masih harus menggunakan kabel. Beberapa aspek teknis yang menggambarkan penggunaan gelombang mikro dan induksi langsung, termasuk istilah koersivitas dipaparkan oleh pembicara. Beberapa pertanyaan menunjukkan curiousity dari audiens khususnya yang terkait dengan implementasi dan aspek risiko.

Paparan keempat disajikan oleh Ferly dengan judul Konvergensi. Bayangan saya yang akan ditampilkan adalah konvergensi teknologi melalui IP misalnya, ternyata perkiraan awal saya meleset karena yang paparkan adalah konvergensi industri. Konvergensi yang menggabungkan beberapa industru khususnya di media dan internet dibahas diakhir sessi sehingga tidak banyak pertanyaan untuk mempercepat waktu pulang.

Sejauh ini sudah 9 pemapar menampilkan tugas presentasinya, namun saya baru melihat satu partisipan saja yang sudah mengirimkan file/dokumen nya untuk di share. Bagaimana dengan sessi minggu ini, masih ada sekira 4-5 partisipan yang belum menyajikan paparannya. Minggu depan kita akan bahas juga materi dari buku acuan Anabel Z, Dodd yang beberapa bab sudah di share di sini. Untuk persiapan yaa baca-baca saja bukunya.

Tuesday, March 22, 2011

Technopreneur or Digitalpreneur ?

Berita di situs Antara tanggal 19 Maret 2011 “Mahasiswa Dianjurkan Jadi Technopreneur” cukup menarik untuk diposting disini terkait dengan Industri Telematika. Disebutkan dalam berita tersebut Menkominfo menganjurkan mahasiswa untuk menjadi “technopreneur”, wiraswasta berwawasan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang memadai.

Beberapa praktisi bisnis menyebutkan istilah Digitalpreneur menggantikan Technopreneur di telematika. Issue Digital menjadi lebih fokus dibandingkan Techno yang cenderung mengulas teknologi secara umum.

Kembali ke berita diatas, menteri juga menyebutkan bahwa mahasiswa harus piawai dalam berkreasi dan menciptakan sesuatu yang bernilai tambah guna menghasilkan sumber pendapatan dan juga konstruktif bagi masyarakat. TIK sudah menjadi bagian penting pada pengembangan sektor industri.

Nah, hal ini sudah seharusnya menjadi pandangan ke depan dari mahasiswa, khususnya partisipan Klasmaya. Mungkin kalau beberapa perusahaan start-up di US mulai dikerjakan di garasi, disini bisa mulai dari tempat kost. Hanya saja kalau di sana sudah begitu akrab dengan VC (Venture Capital) bagaimana dengan disini? Ada beberapa inisiatif dari industry untuk menggerakkan roda bisnis digital, meski secara langsung dari perbankan kurang terdengar. Kalau ada yang sudah nonton film “Social Network” yang menceritakan awal mula bisnis Facebook dengan segala intrik-intriknya, bisa jadi menambah wawasan bagaimana lingkungan dan situasi buat bikin bisnis dari sebuah ide yang juga kontroversial.

Wednesday, March 16, 2011

Technology Impact



Ingat gambar di atas? Gambar ini biasanya mencoba memperlihatkan perkembangan teknologi terhadap evolusi manusia. Menarik untuk dilihat, ternyata evolusi manusia kembali bungkuk seperti ancestor nya, bahkan muncul pernyataan “Somewhere, something went terribly wrong”.

Sekarang mungkin ilustrasinya perlu dilanjutkan, manusia sudah tidak lagi bungkuk, duduk ditempat dengan PC nya, tapi dengan gadget sekarang, sudah bisa kembali lari sambil mengakses informasi.

Teknologi memang merubah manusia, seperti halnya perkiraan mahluk cerdas dari planet lain yang dibayangkan bertubuh kecil dengan kepala besar akibat semakin kecil menggunakan kekuatan tubuh namun lebih banyak menggunakan otak untuk berpikir, mirip si Paul. Bisa mungkin seperti itu, bisa juga nggak persis seperti itu.


<a href="http://video.uk.msn.com/?mkt=en-gb&amp;vid=1b36d664-8609-4637-9dbb-892bd6918703&amp;from=en-gb&amp;fg=dest" target="_new" title="Exclusive: Paul - Trailer">Video: Exclusive: Paul - Trailer</a>

Tuesday, March 15, 2011

11th of March 2011 Class at a Glance (5): Technology Perspectives

Alhamdulillah, setelah beberapa sessi sempat tertunda karena ”kisruh”, akhirnya sessi ke 5 terlaksana juga. Untuk mengingatkan, sessi sebelumnya dilaksanakan tanggal 19 Februari, jadi sekira 3 minggu sessi kita libur.

Seperti yang telah di rencanakan sebelumnya, sessi kali ini akan membahas aspek teknologi yang terkait dengan industri telematika. Bahasan di ambil dari tugas paparan per individu. Issue ”kisruh” nampaknya menjadi blessing in disguise buat kalian, partisipan, untuk lebih memperbaiki tugas dari durasi yang cukup panjang. Sehingga seharusnya materi paparan dan penyajian seharusnya lebih dari perkiraan sebelumnya.

Sayangnya sampai saat ini belum ada yang menyampaikan materi yang di paparkan sessi sebelumnya. Sehingga posting kali ini belum bisa me’share materi.

Paparan dimulai oleh the one and only lady in class, Shienna, yang mengulas Pager dan Seluler. Materi yang diambil dari (kalau tidak salah) text book nya Anabell Z Dodd, disampaikan oleh Shienna mulai dari Paging Satu Arah, Dua Arah sampai teknologi seluler. Sampai akhir paparan belum ada yang mengajukan pertanyaan, mungkin karena paparan pertama, dan belum panas, atau karena disebutkan pemapar sebagai teknologi ”jadhul”. Namun sebenarnya I am a bit curious to implement that technology for simple and should be cheaper texting (sms). Considering texting business still popular and create significant revenue stream.

Paparan kedua disampaikan Andrian dengan judul Wimax 802.16 d/e. Teknologi ini dari awal menjadi primadona untuk akses pita lebar tanpa kabel. Issue tekait, frekuensi, LoS, Nomadic dan Mobile diulas dalam paparan tersebut. Lebih lengkap bisa diakses langsung dari materi yang moga-moga bisa segera di kirim. Satu hal yang menarik, Andrian selain menyajikan materi dari aspek teknologi namun menyiapkan pula topik Wimax dari non teknis nya. Sehingga pada saat ada pertanyaan di luar aspek teknologi masih bisa dijawab dari berita di media.

Paparan ketiga disampaikan Renaldy dengan topik WiBro. Teknologi yang masuk dalam keluarga Wimax ini diklaim dikembangkan Korea Selatan dari teknologi HPI. Issue terkait kecepatan atau pergerakan CPE yang menjadi kelebihan WiBro dibanding akses pita lebar tanpa kabel yang lain disampaikan dalam peparan tersebut. Kita tunggu submit materi untuk dapat di share di sini.


Paparan keempat disajikan oleh Diaz yang mengupas beberapa teknologi seluler khususnya HSPA, HSDPA, dan HSUPA. HSDPA yang mengingatkan kita akan ADSL memperlihatkan kecenderungan pengguna yang spesifik sehingga teknik ini lebih mengoptimalkan kanal download nya. Sementara HSUPA meski belum menunjukkan komposisi memperlihatkan hal sebaliknya (atau minimal tidak terlalu mengecilkan upload stream nya).

Paparan terakhir di sessi hari ke lima, disampaikan Toar dengan topik Cloud. Meski topik ini menurut hemat kami sebenarnya bukan murni teknologi, tapi lebih ke arah business model, namun dari awal saya sudah berikan sebagai alternatif, mengingat perkembangannya yang pesat dan sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Issue pengelolaan/service termasuk QoS dan investasi menjadi tujuan dari tawaran Cloud ini. Saya hanya mengingatkan issue IaaS, PaaS dan SaaS yang biasanya menjadi generic theme di Cloud ini, sehingga apa yang di taruh di awan ngga hanya Data/File semata.

Bagaimana dengan 2/3 kandidat pemapar yang lain? Kita tunggu minggu depan paska UTS.

Thursday, March 10, 2011

No more “Kisruh”, We hope so

Dari konfirmasi ke BAAK di institusi, saya dapat penjelasan bahwa penggantian jadwal di sepakati hari Jum’at pukul 16:00 – 18:00. Posting salah satu partisipan (Age?) juga menyebutkan jadwal yang sama di sisi lain (Adrian) menyebutkan Kamis, sehingga saya pikir masih usulan perseorangan, namun dari klarifikasi institusi, jadwal yang diusulkan tersebut sudah mewakili seluruh partisipan.

So …. See you this Friday, don’t forget to prepare your homework for Technology Review. Remember, this is an individual task.

Next week we’ll do the UTS.

ciao

Monday, March 07, 2011

Sharing eBook: Chapter 1 & 3 of Anabel Z, Dodd reference

Masih ingat nama Anabel Z. Dodd?. Kalau melirik lagi ke formal reference di EL-102 nama ini muncul sebagai penulis salah buku acuan. Buku terjemahannya pun sudah tersedia di perpustakaan, moga-moga ada sebagian dari partisipan yang pernah meminjam atau minimal membolak balik untuk scanning & skimming di perpustakaan.

Kalau belum pernah lihat, posting kali ini mencoba menyediakan bab-1 dan bab-3 dari buku acuan tersebut. Isi dari konten lebih banyak dari aspek teknologi meski cenderung teknologi incumbent telco yang mulai obsolete, meski demikian cukup untuk memberikan pembahasan awal sebelum paparan yang menjadi tugas mendatang.

Konsekuensinya, pada saat materi ini sudah di posting di sini, maka pemirsa punya kewajiban untuk membacanya. Minimal buat persiapan, siapa tahu muncul quiz seperti beberapa minggu lalu dari artikel yang di posting.
Lagi-lagi selamat membaca..

Downturn Industry ? Case of Indosat 2010

Posting kali ini akan diulas artikel dari detik.com yang saya kutip dibawah ini.

Apakah berita ini menunjukkan kecenderungan untuk menurun dari industri telekomunikasi di Indonesia?.

Pelanggan Indosat naik 34,3% ke 44,3 juta, meski anehnya hanya diikuti kenaikan tipis Pendapatan sebesar 5,2% menjadi Rp 19,796 triliun. Apa terlalu banyak kasih gratisan ? sehingga semakin menghempaskan ARPU? atau itu sekedar kenaikan pelanggan "Bodhong"?

Performansi EBITDA naik sebesar 9,7% (lebih tinggi dari kenaikan pendapatan) menjadi Rp 9,625 triliun. Ini mungkin sedikit menunjukkan kinerja efisiensi operasional, yang saya denger dari pegawainya mulai berketat ria dari perusahaan asing nan pelit. Sedang marjin EBITDA hanya naik 2%, perhitungan dari rasio EBITDA terhadap Revenue akibat naik 9.7% terhadap naik 5.2% dari masing-masing nominal terhadap tahun sebelumnya.

Issue pertumbuhan pendapatan seluler yang diberitakan mulai turun dibawah dua digit ternyata tidak terbukti oleh Indosat dengan pencapaian 12,1%. Sayangnya non seluler turun 16,7%. Mungkin ini adalah pendapatan Fixed Line, namun seandainya angka itu merepresentasikan pendapatan Data & Internet, harus menjadi perhatian serius, pada saat telco yang lain mulai bergerak meningkatkan pendatapan tersebut untuk me'recover pendapatan legacy nya.

Lalu bagaimana dengan Net Income yang anjlok 56.8% ? Angka penurunan yang cukup significant buat shareholder baru. Namun kalau kita baca lebih lanjut nampaknya Indosat mengorbankan Laba untuk pembayaran dan restrukturisasi hutang. Buat pemegang saham, masih ada keuntungan kenaikan harga saham sebesar 14,28% ke Rp 5.400 sejak akhir 2009 hingga akhir 2010.

Apakah ini Downturn ?


Laba Indosat Tergerus 56,8% ke Rp 647,2 Miliar

Jakarta. Laba PT Indosat Tbk (ISAT) tergerus 56,8% menjadi Rp 647,2 miliar di tahun 2010, dari sebelumnya Rp 1,498 triliun. Anjloknya laba ini diakibatkan menurunnya laba atas kurs, meningkatnya jumlah beban pendanaan, dan peningkatan beban penyusutan dan amortisasi.

Atas anjloknya laba bersih itu, laba bersih per saham dasar pun mengalami penurunan sebesar 56,8% di 2010 menjadi Rp 119,1 per lembar dari tahun sebelumnya Rp 275,7 per lembar.

Pendapatan perseroan di 2010 hanya naik tipis 5,2% menjadi Rp 19,796 triliun dari tahun sebelumnya Rp 18,824 triliun. "Indosat memperoleh pertumbuhan pendapatan konsolidasi 5,2% yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan seluler yang kuat sebesar Rp 12,1% meskipun non seluler turun 16,7%," kata Direktur Utama Indosat Harry Sasongko dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (2/3/2011).

Pelanggan seluler perseroan pun naik 34,3% dari 33 juta menjadi 44,3 juta. Perseroan juga mencatat kenaikan EBITDA sebesar 9,7% dari Rp 8,774 triliun di 2009 menjadi Rp 9,625 triliun. Sementara marjin EBITDA perseroan naik 2%.

Jumlah utang ISAT di 2010 juga berkurang 5,5% dari Rp 25,474 triliun di 2009 menjadi Rp 24,063 triliun. Indosat mempercepat pembayaran atas fasilitas kredit BCA senilai Rp 1,3 triliun, fasilitas kredit DBS yang totalnya Rp 400 miliar dan kredit Bank Mandiri dengan total Rp 900 miliar.

Selain itu, utang tersebut juga turun karena pelunasan obligasi valuta asing (valas) yang jatuh tempo 2010 sebesar US$ 234 juta, pelunasan awal obligasi US$ 109 juta yang akan jatuh tempo 2012 serta pembayaran obligasi Rp 640 miliar yang jatuh tempo 2010 lalu.

Seiring dengan kinerja di 2010 itu, harga saham perseroan sejak akhir 2009 hingga akhir 2010 lalu sudah naik 14,28% dari Rp 4.725 menjadi Rp 5.400 per lembar. Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.10 waktu JATS, saham ISAT berada di posisi Rp 5.050 per lembar, turun Rp 50 (0,98%) dari penutupan kemarin. Sahamnya diperdagangkan 11 kali dengan volume 300 lot senilai 757,2 juta. (ang/dnl)

Thursday, March 03, 2011

Polling mengatasi ke”Kisruh”an

Sampai hari ini saya masih belum dapat jawaban dari institusi tentang perubahan jadwal EL-102. Mungkin data BAAK belum lengkap untuk menetapkan jadwal baru. Saya sudah menyampaikan kemungkinan yang bisa adalah setiap hari selain Senin dan Kamis jam 07:00 – 09:00. Atau boleh juga setiap hari selain Selasa dan Jum’at jam 16:00 – 18:00.

Sambil menunggu saya coba lakukan polling ke partisipan, jadwal mana yang memungkinkan untuk seluruh partisipan. Polling dilakukan melalui komentar di posting ini.

Kami persilakan.

Tuesday, March 01, 2011

Kekisruhan Klas Offline 1 Maret 2011

Pagi ini saya masih sempet lihat tayangan TV tentang kekisruhan PSSI. Ternyata ga Cuma PSSI, jadwal kuliah EL-102 juga sempet diwarnai kekisruhan. Bermula dari informasi partisipan terkait jadwal Sabtu 07-09 yang overlap dengan CRC, saya mengajukan pergeseran jadwal ke Selasa 07-09 ke BAAK.

Senin sore saya coba klarifikasi tentang jadwal delay tersebut, namun pengelola sudah pulang, dan tidak ada yang mengetahui pasti tentang perubahan jadwal. Pagi ini saya sudah berada di kampus 20 menit sebelum jadwal (07:00), namun begitu saya cek program melalui computer di pojok absensi, tidak ada jadwal EL-102 di hari ini jam 07:00. Kontak melalui seluler langsung ke pengelola perubahan jadwal tidak diangkat. Info tambahan dari salah satu partisipan yang kebetulan berada di kampus menyebutkan ada program lain di jadwal yang sama, walhasil saya mengambil kesimpulan bahwa jadwal ini tidak ada.

Kurang koordinasi? Boleh jadi, komunikasi lemah, bisa juga, mungkin “kisruh” terlalu keras. Tapi akibatnya, beberapa partisipan mungkin sudah berupaya datang hari Sabtu lalu, termasuk saya sudah berusaha pagi ini tanpa hasil. Introspeksinya mungkin saya kurang memanfaatkan KlasMaya untuk media komunikasi di minggu ini.

OK kita tunggu berita selanjutnya. Jangan lupa tugas paparan aspek teknologi.

Wednesday, February 23, 2011

Task of this week: week-4 February 2011

Maaf kelupaan belum disampaikan di edisi CaaG kemarin, kalau tugas minggu ini adalah memaparkan materi industry telematika dari aspek atau perspektif teknologi.

Judul boleh milih terserah, bisa terkait wireless/celluller, broadband wireless access, atau broadband access saja, cloud, convergence, atau apapun judul teknologi di industry telematika. Materi terserah dari mana, buku, ebook, internet, apapun, yang penting tulisan dalam bentuk materi presentasi (untuk menghindari penyebutan merek powerpoint).

Sessi pertemuan mendatang, saya hanya akan mendengarkan paparan dari partisipan untuk dibahas bersama.

ciao

19th of February 2010 Class at a Glance (4) : 5 Forces Porter (5FP)

Sessi ke empat sesuai rencana diulas tentang bahasan tool untuk menganalisa industry yang sampai saat ini framework ”5 Forces” nya Porter masih mendominasi pilihan.

Berbeda dari biasanya, pembahasan kali ini dominan dilakukan melalui diskusi. Separuh waktu dibahas bersama melalui tanya jawab, penjelasan dan beberapa contoh kasus. Model diskusi ini beralasan, karena materi 5FP, meski berbeda dengan yang disampaikan kemudian dalam paparan handout, sudah pernah di share dalam posting share eBook analisa industy. Secara umum meskipun saya masih meragukan shared material tersebut dibaca, namun diskusi yang terjadi berjalan cukup baik, atau malah seru jika predikat itu tidak terlalu berlebihan.

Seperempat sessi selanjutnya dipaparkan materi handout yang mengulas determinant dan faktor-faktor yang berhubungan dengan analisa industri. Sisa seperempat terakhir secara bersama-sama dilakukan simulasi analisa indutri untuk segmen BWA (Broadband Wireless Access) khususnya dalam melakukan proses assessment.

Sayangnya saya belum buka hasil assessment yang dilakukan, sehingga evaluasi hasil assessment belum bisa dibeberkan disini saat ini.

Tuesday, February 22, 2011

12th of February 2010 Class at a Glance (3) : "A New Telecommunication World"

Sessi minggu ke tiga dibahas materi yang telah di share sebelumnya (Sharing eBook: Vanston) berupa artikel dengan judul ”a new telecommunication world”.

Cerita dari artikel tersebut sebenarnya mengulas perkembangan industri telekomunikasi yang meski menyebutkan ”world” namun cenderung membahas lingkup US. Sebagian dari artikel menyajikan data-data berupa grafik/chart untuk membantu menjelaskan fakta di lapangan maupun projeksi kedepan terkait perubahan di segmen industri narrowband (POTS) yang menurun akibat segmen industri lain seperti cable, seluler, atau VoIP.

Karena materinya sudah disubmit sebelumnya, alih-alih dijelaskan dalam model broadcasting, diputuskan sessi ini dimulai dengan Quiz tentang materi artikel. Walhasil yang sebelumnya belum mengunduh dokumen/artikel tersebut, atau sudah mengunduh namun belum membaca, ataupun sudah membaca namun belum ngngeuh/dhong/paham perlu bolak balik baca (lagi) artikel nya. Karena ga semua bawa materi Quiz dilakukan dalam kelompok meski jawaban disampaikan masing-masing.

Setengah sessi sisanya dilakukan pembahasan, yang menurut saya, lebih efektif karena toh partisipan sudah memaksakan diri buat membaca untuk menjawab soal-soal dalam Quiz. Andai saja baca maksanya dilakukan sebelumnya di rumah/kost mungkin ga jauh beda tanpa harus Quiz. Tapi kondisi ini menguntungkan saya juga tanpa harus satu sessi penuh bercuap-cuap.

Frankly speaking, saya sedikit ragu, karena CaaG kali ini telat hampir 10 hari, bahasan sessi ke tiga ada lagi yang lain gak yaa?

Khusus posting CaaG kali ini gak pake submitting handout, karena materi handout nya juga isinya sama dengan artikel nya, jadi baca langsung saja.

Sunday, February 13, 2011

Posting IPTV di KlasMaya

Salah satu bahasan dari eBook nya Vanston tentang IP Video khususnya IPTV sudah beberapa kali diulas di KlasMaya. Berikut beberapa posting tersebut:

Web + TV = WebTV; IP + TV = IPTV (June 11, 2010)

Nonton TV di Internet (April 18, 2010)

Layanan "Triple Play" Telkom (April 08, 2010)

Peluang Telco dari IPTV (February 22, 2009)


Sharing eBook: Industry Analysis

Setelah eBook nya Vanston, dokumen yang akan di bagi (sshare) pada posting kali ini adalah salah satu bab yang mengulas Industry Analisis dengan judul “Industry Analysis: The Fundamental”. Saya lupa bab ini bagian dari buku apa, saya cari-cari “clue” nya belum ketemu.

Meski bukan sharing satu buku penuh (toh kalian malah senang karena ga usah baca terlalu banyak), namun bagian ini yang memang kita perlukan untuk menambah materi rujukan untuk bacaan pra sessi-4 dari rencana dan jadwal EL-102 tentang Porter’s 5 Forces. Mungkin buku referensi dari Competitive Advantage nya Porter juga belum ada yang baca. Tapi kemarin salah satu rekan kalian, nemu versi lengkap dari bukunya Porter, yang moga-moga sudah bisa dishare.

Seperti biasa, biasakan membaca sebelum sessi pertemuan.

Friday, February 11, 2011

7th of February 2010 Class at a Glance (2b): Indonesia Infocomm Issues from Headline News.

Bagian kedua dibahas issue-issue sector telematika yang berkembang di Indonesia. Materi diambil dari cuplikan dan klipping judul headline Koran diawal tahun ini termasuk awal tahun di 3 periode sebelumnya. Ada beberapa kejadian (event) dan runtutan peristiwa di periode tersebut yang bisa menjadi cerita dengan kesimpulan dan opininya. Kandidat “catatan/kajian” yang bisa menjadi PeeR (bukan Pikiran Rakyat) minggu ini antara lain:


1. Perseteruan RIM dengan Pemerintah Indonesia

2. Penggelaran WiMax di Indonesia

3. Merger/Akuisisi Flexi&Esia

4. Perang Tarif di industry seluler

Kajian mengacu dari berita dan analisa di media yang selanjutnya di rangkum dalam bentuk narasi disertai kesimpulan serta pendapat bebas. Sekiranya ada ide atau judul lain dari daftar diatas masih dimungkinkan, sepanjang masih terkait dan dapat dipertanggung jawabkan.

Masih berhubungan dengan PeeR, dari bahasan sebelumnya yang mengulas Business Process, jelaskan perbedaan yang signifikan dari pengertian Business Process dengan Business Model,

Untuk tugas yang telah di submit dalam bentuk hard copy, dimohon untuk dapat mengirimkan dokumen dalam bentuk soft copy melalui email.

Terakhir, PR saya hari ini adalah menjelaskan salah satu topic berita dengan thema Moratorium Jasa Internet sebagai berikut :

Moratorium atau penghentian sementara pemberian izin penyelenggara jasa Internet (PJl) dan penyelenggara interkoneksi Internet (NAP) berpeluang menumbuhkan industri usaha Internet daerah.


7th of February 2010 Class at a Glance (2a) : Further Introduction of Indonesian Telecommunication DeRegulation, Market, and others.

Klas minggu kedua sesuai kesepakatan di undur tanggal 5 Februari 2010. Bahasan awal di sessi kedua masih membahas materi pendahuluan khususnya ditekankan pada aspek regulasi, market, bahasan awal Business Process, Product Development serta konsep Peningkatan Value.

DeRegulasi di Indonesia telah memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap penetrasi. Pasar monopoli yang berubah terbuka memberi dampak yang menguntungkan pelanggan selain pertumbuhan ekonomi. Trend regulasi seperti unified license, number portability, cost based interconnection, dan yang lainnya diulas untuk memberikan gambaran bagaimana deregulasi cenderung berpihak dalam new entrants.

Bahasan market (pasar) dalam hal ini mengacu pada pasar saham disampaikan bagaimana porsi industri telematika yang me’lantai’ di bursa Indonesia cukup memberikan kontribusi yang signifikan. Segment segmen industri infrastruktur yang termasuk didalamnya sektor telekomunikasi memberikan porsi hampir seperempat market kapitalisasi bursa Indonesia, sedikit dibawah industri perbankan di tahun 2008. Bagaimana dengan kondisi di tahun 2010 ? akan dibahas dalam sessi PR mendatang.

Friday, February 04, 2011

And so does Infocomm Industry (or not ?)

Utilize Klasmaya Features and Email Address Request for Klasmaya Improvement.


Meski fitur Mail2Blog sebenarnya sudah tersedia lama diblogger, fasilitas itu baru saja saya manfaatkan untuk posting Klasmaya. Fitur ini bisa sangat membantu pada saat ada informasi yang harus segera disampaikan, sementara akses internet untuk menjelajah melalui browser terbatas. Niatan untuk memanfaatkan fitur ini dari dulu baru terlaksana sekarang, padahal pemanfaatannya bisa meningkatkan produktivitas posting Klasmaya termasuk mempercepat prosesnya.

Fitur lain yang baru disadari sudah tersedia adalah info statistic. Fitur ini menurut hemat saya relative baru, karena sebelumnya pernah dicari tool semacam itu tidak ada di blogger.com. Akhirnya dipergunakan fasilitas situs lain semacam web-stat.com yang pernah dimanfaatkan untuk evaluasi (contoh posting Traffik Klasmaya)

Agar lebih memastikan (ensure) bahwa setiap posting tulisan Klasmaya dapat segera sampai ke partisipan, saya akan coba manfaatkan tools Email Notifications. Jadi daripada bolak balik ngecheck blog, notifikasi posting baru, bisa langsung disampaikan melalui email (ada yang punya info untuk link ke Free SMS ?).

Untuk itu, diperlukan peran serta partisipan untuk menginfokan email address nya yang dapat disampaikan melalui fitur comment pada posting ini.

So please comment (I mean tell us your email) directly ......

Thursday, February 03, 2011

Further Test

This is the correction posting test to checked wether any unintended messages is not included.

Testing

This is test posting to ensure submit blog by email
Sent from my BlackBerry® smartphone.

Class 5th February 2011 will be Delayed

Mohon maaf, berhubung ada keperluan keluarga, klas hari Sabtu besok ditiadakan. Sementara saya akan coba menghubungi BAAK Institusi untuk menggantikannya pada hari Senin tanggal 7 Februari 2011 pukul 16:00.

Untuk kepastiannya akan saya info kan lebih lanjut melalui media ini, atau BAAK akan memberikan Formal Announcement.

Demikian disampaikan, mohon info ini dapat disampaikan ke pihak-pihak yang terkait dan berkepentingan.

Monday, January 31, 2011

Sharing eBook: Vanston

Posting CaaG kemarin nampaknya tertinggal materi handout yang seharusnya sudah bisa kalian unduh disini, namun karena saya baru pindah rumah dan belum terpasang Speedy, FlexiNet saya masih cukup lemot untuk meng’unggah file yang sebenarnya hanya 586 KB.

Tadi siang, seharian, saya ternyata ga sempat memproses nya di kantor, karena beberapa rapat yang me’lena kan urusan selain kerja.

Posting kali ini saya coba share saja satu eBook dari Lawrence K. Vanston, Ph.D. dengan judul “A New Telecommunications World”, sebagai pengganti text book dan persiapan materi selanjutnya. Moga-moga link address nya masih valid.

Selamat membaca

Sunday, January 30, 2011

29th of January Class at a Glance: Introduction

Sessi minggu ini merupakan sessi perdana dari season EL-102 tahun 2011. Sebagai sessi awal, dibahas materi pendahuluan yang mengulas perkenalan, text book yang disarankan, dan media klasmaya yang diposisikan menjadi media alternative untuk klas. Selain itu disampaikan juga aspek lingkup yang membahas segmen industri mulai dari Fixed Wireline Access, Cellular, dan Fixed Wireless Access; Pay TV; Internet / Broadband Access; ASP (Cloud Computing); Content Provider; dll. Contoh beberapa pemain di industri telematika juga dipaparkan untuk lebih memahami lingkup industry. Sayang slide “player” ini belum diupdate sejak dua tahun lalu, padahal saat ini mungkin ada beberapa perusahaan yang bisa dikategorikan sebagai pemain baru di industry telematika.

Issue-issue seputar terminologi dan case sedikit dibahas untuk membuka pandangan dan wawasan seputar industri telematika / Infocomm / ICT. Beberapa bahasan menjadi materi PR saat belum terjawab dalam pembahasan dan diskusi di klas.

Sessi Pendahuluan membahas juga perkenalan awal dari 5 Forces Porter dan Analisa Portfolio sebagai tools untuk memahami industri dan wawasan strategi bisnis. Selain itu aspek lain yang terkait seperti populasi, ICT demand, serta pertumbuhan pasar diulas sebagai awal perkenalan terhadap market di industry telematika. Lagi-lagi persoalan update menjadi sedikit ganjalan dalam presentasi, namun hikmahnya persoalan ini bisa menjadi ide untuk menjadikannya sebagai PeeR di minggu depan.

Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, materi presentasi bisa diunduh disini.

Sebagai PeeR minggu depan, seperti yang sudah disampaikan pada pertemuan lalu dan sedikit di sentil disini adalah sebagai berikut:

1. ASP => Cloud Computing, jadi PeeR yang di anulir karena terjawab di menit-menit akhir sessi kuliah kemarin
2. Sebutkan Limited Resource yang menjadi issue khas perusahaan telekomunikasi.
3. Update Pelanggan Internet di Indonesia yang kalian bisa dapatkan di situs APJII atau media berita.
4. Tambahan yang belum di bahas di klas kemarin, Update slide “Player” yang kalian bisa bebas tambahkan dalam bentuk kumpulan logo perusahaan yang menurut kalian bermain di industry telematika.

Welcome Aboard EL-102@2011 participants

Selamat bergabung di Klasmaya, satu-satunya situs resmi yang menjadi media (niatnya) kolaborasi, untuk para pemirsa EL-102 semester genap tahun 2011.

Sebagai pendatang baru, yang perlu kalian siapkan adalah :
1. Menempatkan situs ini dalam menú favorite browser anda, minimal di semester ini, atau
2. Tempatkan link alamat ini di jurnal blog / facebook kalian agar mudah dan terjangkau untuk monitoring, terakhir
3. Jadikan kebiasaan untuk menengok blog ini untuk persiapan kuliah atau update informasi terkait materi perkuliahan.

Agar niat kolaborasi media ini bisa efektif, diharapkan peran serta dan kontribusi di media ini dari pemirsa melalui komentar. Untuk peran dan kontribusi lebih dari sekedar komentar, dapat disalurkan pada blog lain yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Sekali lagi selamat bergabung dan berkontribusi.

Tuesday, December 28, 2010

Gadget for simplify your “new” task

Persis di awal tahun ini, Klasmaya menampilkan launching iPad yang selanjutnya di susul 9 bulan kemudian dengan posting yang terkait tablet mengkanibal notebook.

Baru-baru ini saya nonton sendirian (bukan nobar) paparan dari Patrick Chappatte seorang kartunist di TED Talks. Video yang berdurasi 13 menit lebih ini, salah satunya menyitir produk iPad dari Apple, khususnya issue utility yang “niatnya” menyederhanakan pekerjaan rutin (atau penulisannya mungkin seperti ini : niatnya “menyederhanakan” pekerjaan rutin).

Mungkin issue nya bisa berkembang dengan analogi pemanfaatan SmartPhone yang niatnya membantu pengguna dengan ke’cerdik’annya, namun dengan fitur yang ada malah membelenggu pengguna dengan “tugas-tugas” baru terkait social media.

Posting ini tidak meng’embedded video clipnya tapi saya share kartun iPad tadi.

Monday, December 27, 2010

UAS Review (NPD 2010)

Tabik …..
Selamat bertemu lagi ….

Pikir-pikir, lama juga ga’ update blog ini, padahal beberapa issue belum selesai di ulas disini. Kali ini saya akan coba bahas nilai UAS dari NPD season 2010.

Dari 15 partisipan, hanya 13 yang melaksanakan UAS sesuai jadwal. 1 orang (saya tidak perlu menyebutkan namanya) berha
langan entah kenapa, namun berhasil meyakinkan BAAK dan saya untuk mengikuti uAS susulan. Sementara 1 orang lainnya, seperti biasa nampaknya merubah keputusan untuk mengikuti NPD season ini.

Awalnya setelah proses penyelesaian penilaian, saya mencoba untuk membahas dalam blog ini, termasuk mengembalikan hasil penilaian ke institusi, namun beberapa detik setelah amplop coklat mendarat di BAAK desk, baru saya ingat ada yang mengajukan susulan. Kalau saja saya mempersiapkan secondary question buat soal UAS mungkin ga’ jadi masalah, meski beberapa hal sebaiknya di tunda juga.

Dari hasil penilaian tersebut dapat kita lihat hasil seperti berikut:

Kalau dilihat dari angka real nya, angka tertinggi hanya dicapai pada angka 90.25. Namun untuk nilai yang akan di submit, dilakukan proses penyesuaian dengan nilai tertinggi menjadi 97.5. Dari proses penyesuaian tersebut, jika dibuat proporsi dengan nilai tengah di angka 70, separuh dari partisipan berada di posisi dengan nilai di atas 70, dan separuh sisanya dengan nilai dibawah 70, jadi cukup berimbang.

Kalau ditilik dari analogi distribusi normal (dengan range kuartil di angka 50, 70, dan 90), 7% populasi mendapat nilai dibawah 50, 43% populasi mendapat nilai di antara 50-70, 43% populasi mendapat nilai di antara 70-90, dan 7% mendapat nilai di atas 90%. Jadi benar-benar simetris, bak pinang dibelah dua.

Bagaimana dengan hasil akhir ?
Kita lihat perhitungan selanjutnya ….

Monday, December 06, 2010

4th December 2010 Class at a Glance : Review Overall Subject + Gartner model

Klas hari Sabtu lalu awalnya di niatin buat ngebahas tugas terakhir berupa projek. Namun di awal klas belum ada satupun yang menyatakan siap untuk paparan di depan klas. Sehingga konten klas beralih ke pembahasan bebas dari keseluruhan materi.

Pembahasan kisi-kisi soal UAS juga di ulas sebagai fokus persiapan. Soal dan jawaban UTS juga sebagian disampaikan. Satu materi yang terkait dengan pengembangan produk, disampaikan materi Gartner Magic Quadrant, yang rasanya belum ada yang menyajikannya dalam buku referensi.

Yang menarik, pada saat dibahas pembahasan pra UAS tentang AHP dan berlanjut ke Financial metric berupa soal NPV (catt, handout sudah di submit di CaaG Business Case Financial Metrics) untuk dikerjakan di klas, mulai bermunculan satu demi satu penyajian tugas projek, mulai dari Yunus, Yeremia, Praptanta, Risyad, Reski dan Robby. Sementara kegiatan klas offline sudah mendekati batas akhir.

Satu hal yang bisa saya komentari dari tugas projek tersebut …”Sayang”… (saya belum ketemu kata yang lebih tepat untuk maksud komentar itu). Sayang dalam artian, leubar dalam bahasa sunda atau eman dalam bahasa jawa. Sayang dalam artian kecewa karena pembahasan tugas projek ini seharusnya mendapat porsi yang lebih besar dari pada sekedar pembahasan seperti kemarin. Menyesal karena pembahasan projek Google malah lebih lama padahal materi itu sebenarnya hanya sebagai pancingan dan pendahuluan.

Sekilas, beberapa projek ada yang sudah sesuai dengan rencana dan situasi projek dimana partisipan mengembangkan ide dengan asumsi di lingkungan riset Google dalam arti memanfaatkan resources semua solusi eksisting.

Meski demikian, dari klasifikasi projek yang sesuai tersebut, beberapa masih kurang menunjukkan ide yang tajam, segar dan belum memperlihatkan breaktrough innovation. Di sisi lain, pembahasan seperti ini seharusnya lebih dipersiapkan dalam pembahasan yang lebih serius dan semi formal. Issue business model dan aspek manfaat bagi calon pengguna juga perlu menjadi catatan dalam pengembangan produk.

Seharusnya projek seperti ini ditempatkan dalam pertengahan kuliah, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, sehingga ada spare waktu untuk pendalaman dan pembahasan, alih-alih terlalu bertele-tele dalam pembahasan materi textual wajib. Keadaan ini harus menjadi pelajaran untuk tahun berikutnya. Insya Allah..

27th November 2010 Class at a Glance : (9) Managing a Dispersed Process (Quiz and Class)

Beberapa minggu sebelumnya, posting Materi eBook sebelum kuliah menyajikan tulisan dari Dahan & Hauser sebagai materi pembahasan sekaligus Quiz untuk lebih meningkatkan gairah baca buku referensi. Posting kali ini mohon maaf terlambat dari tenggat yang seharusnya, akibat alasan klise busy, maklum akhir tahun biasanya banyak kerjaan untuk persiapan awal tahun.

Saya coba ingat-ingat lagi untuk mengisi posting CaaG kali ini. Tapi yang jelas, praktek kali ini sebenarnya sudah di uji coba di tahun sebelumnya, tidak lain akibat kurang bergairahnya partisipan membaca text book. Meski sekarang sudah beralih ke digital book, paling tidak artikel di media digital, namun seharusnya tidak mengurangi bacaan yang rada serius, instead of hanya sekedar membaca tweet information yang belum mendalam atau hanya kulit konten dari judul besarnya.

Topik yang dibahas meliputi Tradeoffs dalam pengembangan produk, End to End Product Development framework yang diambil dari model Xerox, Kano Model, The Mind of the Market, dan Benefit Chains. Sengaja saya tidak menyediakan materi handout nya, untuk lebih mengacu ke sumber informasi nya.

Meski saya belum evaluasi hasil quiznya, tapi dari komentar selagi quiz, dapat disimpulkan beragam kondisi yang menunjukkan kesiapan dan tugas membaca materi. Paling tidak quiz ini juga dapat menambah perolehan nilai untuk total nilai.

Friday, November 26, 2010

Tugas akhir NPD 2010

Tidak terasa jadwal offline klas sudah tinggal beberapa kali sessi lagi (berapa yaa?). Daripada terlewatkan, posting kali ini disampaikan tugas akhir dari klas NPD (New Product Development) 2010, yang Alhamdulillah untuk kali ini sekaligus dua tugas. Bukan apa-apa, melihat beberapa nilai terakhir, terutama UTS, masih banyak yang harus diperbaiki. Mudah-mudahan tambahan tugas ini bisa me ‘recover nilai-nilai yang masih under average or even under minimum standard.

Tugas pertama sebenarnya sudah disampaikan di klas minggu lalu. Tugas ini merupakan tugas lanjutan dari tugas sebelumnya yang terkait dengan kajian dari projek dan riset Google (GoogleLab). Jika sebelumnya lebih banyak memberikan analisa, evaluasi dan usulan pengembangan melalui OFI (Opportunity For Improvement), tugas kali ini adalah mencoba membuat projek sendiri dengan asumsi di lingkungan Lab nya Google (GooglePlex).

Kalau partisipan baca posting sebelumnya (Recap), saya cenderung mengarahkan tugas akhir yang pertama ini merupakan kelompok ketiga, baik untuk lingkungan desktop maupun gadget. Artinya gagasan dan ide untuk proposal projek bisa memanfaatkan konten yang tersedia untuk kepentingan yang lebih tepat sasaran, mengelola konten lebih optimal atau bahkan menumbuhkan konten baru.

Tugas di tulis dalam bentuk proposal dengan menampilkan objektif atau sasaran dari produk atau solusi yang di tawarkan, focus segmen pengguna apa, dan bagaimana solusi dapat dijelaskan (how it works). Proposal juga dilampirkan simulasi (dapat berbentuk materi presentation yang interaktif, atau animasi dari flash, program java atau format lain yang sederhana. Yang penting adalah bagaimana simulasi dapat menjelaskan step-by-step dari kerja suatu gagasan.

Tugas kedua lebih enteng, partisipan hanya diminta menuliskan pendapat, pandangan, bisa juga konsep atau gagasan dalam subjek Pengembangan Produk Telematika. Dari sekian materi yang disampaikan dalam handout, artikel dan tulisan, selayaknya partisipan memiliki cara pandang yang spesifik dan boleh jadi unique, fresh, dan orisinil, namun bukan berarti “ngasal”. Minimal tulisan dalam 600 kata yang ditulis dalam text editor dalam bentuk file/softcopy.

Selamat berkreasi…..

Thursday, November 25, 2010

Recap assignment of Google LabsExperiments Evaluation

Posting kali ini akan mengetengahkan hasil dari tugas kalau ga salah ke-4 tentang mengevaluasi dan mengkaji project dan experiment dari GoogleLab.

Dari beberapa paparan tugas tersebut, paling tidak ada 3 kelompok project yang digagas tim riset dan pengembangan produk Google, khususnya projek yang dipilih partisipan. Kelompok pertama “relatively” merupakan project core dari Google, sebut saja produk search engine. Pengembangan search engine untuk gambar melalui Goggles yang dikaji oleh Pirtom menjadi contoh pertama untuk kelompok ini. Project GoogleMaps (kajian Adrian Reza) yang awalnya saya kira sudah bukan lagi “project” GoogleLab, kalau boleh di kelompokkan juga dalam kelompok ini. Informasi peta, meski bukan core business, menjadi konten yang dikelola langsung oleh Google. Setelah GoogleMap dan Google Earth, project SkyMap (kajian Faisal Syururi) menjadi alternative untuk mulai melihat ke atas, mengamati langit dan bintang melalui layar computer. Saya pernah baca, Google juga sudah memberikan informasi peta permukaan laut.

Kelompok kedua berhubungan dengan strategi Google di pasar seluler melalui Android operating system. Project serupa App Inventor for Android yang dikaji Praptanta maupun evaluasi BreadCrumb oleh Risyad merupakan strategi Google untuk mempermudah pengguna membangun aplikasi kecil di gadget selulernya yang pada akhirnya mempopulerkan Android OS dan juntrungannya menambah market share produk google.

Kelompok ketiga berhubungan dengan projek yang memanfaatkan konten eksisting Google atau pengelolaan dari konten yang tersedia di Internet. Kelompok ini diwakili oleh projek semacam Google Reader Play (kajian Benny Natanael), FastFlip (kajian Aldi Rinaldi), Google Follow Finder (kajian Yeremia), GoogleTrends (kajian Reski Mapriharto), termasuk mungkin Google Transit (kajian Mangapu).

Termasuk dalam kelompok ketiga ini adalah projek atau aplikasi berbasis Android seperti Open Spot Android (kajian Syafran), Finance4Android (kajian Yunus), Google Shopper (kajian Robby Komadi) yang menggabungkan mesin pencari gambar dengan informasi dari situs penjualan online.

Ulasan lengkap bisa dibaca dari paparan yang di share (link) dalam posting ini (kalau sudah tersedia).

Monday, November 22, 2010

20th November 2010 Class at a Glance : (8) Business Case Financial Metrics

Materi business case menjadi sangat relevan pada saat pengembangan produk dikaitkan dengan usaha/bisnis/pengembangan bisnis seperti di awal kuliah kita telah bahas (beyond product development). Salah satu bagian dari buku acuan Dieter juga menyajikan topik ini dengan judul Economic Decision Making. Karena asusmsi partisipan biasanya tidak curious untuk cari buku acuan, di posting kali ini saya sediakan saja cuplikan dari bab 13 yang bisa di unduh disini:

Meski sedikit berbeda dari model penyajian di referensi Dieter, materi yang saya cuplik dari pelatihan spesifik business case moga-moga bisa lebih simple dan mudah dipahami dengan tools antara lain NCF, CCF, PB, BEP, ROI, NPV, IRR (akronim ini seharusnya bukan hal yang asing lagi sekarang). Analisa untuk menilai suatu bisnis dan mengambil keputusan dari beberapa alternative proposal projek juga mencakup aspek “time value of money” dari discount rate. Selain perhitungan dalam spreadsheet,disampaikan pula perhitungan manual.

Wednesday, November 17, 2010

Materi eBook sebelum kuliah

Sesuai yang direncanakan di klas sebelumnya, kuliah minggu depan akan membahas materi dari salah satu eBook dari Dahan & Hauser. Materi ini sempat diulas di awal kuliah. Artikel dengan judul “Product Development - Managing a Dispersed Process” cukup relevan dengan mata kuliah kita, ada beberapa terminologi, istilah, pendekatan dan konsep yang dapat memperluas wawasan tentang pengembangan produk. Jadi cukup representatif untuk dijadikan bacaan wajib kuliah ini.


Biar agak sedikit stretching the goal, klas depan saya beri quiz dulu dari materi ini sebelum dibahas di klas, sehingga diharapkan partisipan dapat mempelajari, minimal membaca materi sebelumnya.

Wednesday, November 10, 2010

30th October 2010 Class at a Glance : (7) Marketing

Sebagai klas pengganti, kuliah 30 Okt 2010 lalu hanya diikuti oleh beberapa “gelintir” partisipan kemungkinan karena bentrok dengan kuliah lain atau ada kegiatan lain yang tidak bisa dipungkiri untuk dihindari.

Sebagai awal klas, sambil menunggu hadirnya partisipan lain, dibahas materi Marketing sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan produk. Ulasan pemasaran dimulai dari aspek perkembangan ekonomi baru akibat pengaruh revolusi digital. Aspek ini dapat merubah atau paling tidak merevisi praktik pemasaran sehingga memberikan benefit baru bagi konsumer maupun perusahaan.

Topik Marketing sebenarnya sangat luas, untuk mata kuliah pengembangan produk, bahasan marketing cukup diulas beberapa hal mendasar antara lain target market, segmentasi, demand, channel, relationship marketing, dan enhancing value.

Di bagian kedua sessi kuliah satu arah, meski kita juga sudah coba melakukan diskusi, dibahas tugas tentang review Google Labs. Di posting berikutnya, moga-moga saya bisa sampaikan materi dari tugas untuk di share.

Seperti biasa, handout dapat kalian unduh disini, termasuk materi lain yang belum sempat disampaikan, paling tidak bisa di baca untuk dipahami.

Tuesday, November 09, 2010

Reading Material for This Week : A Whole New Mind

Sebenarnya materi bacaan ini seharusnya sudah di posting beberapa minggu lalu, namun mungkin karena kelupaan atau material nya tercecer, jadi baru bisa di posting hari ini.

Bacaan nya berupa artikel, jadi partisipan ga usah berkerut dahi karena musti baca terlalu panjang. Artikel ini mengulas buku dengan judul “A Whole New Mind” yang di tulis oleh Daniel H. Pink. Jadi alih-alih kalian musti baca buku aslinya, ulasan atau review dari bukunya Pink ini moga-moga sudah mencukupi.

Kontennya sebenarnya sudah di bahas di sessi kuliah beberapa waktu lalu, ingat kan yang ada six-senses dengan otak kanan, moga-moga ada yang nempel, kalaupun nggak, artikel ini bisa jadi pelengkap pemahaman dari penyampaian di kelas yang mungkin masih membingungkan.

Happy reading…

Sunday, November 07, 2010

For all participant of Klasmaya 2010 2nd half year season


Mohon komentar untuk usulan pengganti Offline (real) Class...

Kalo work day saya bisa mulai jam 07:00, tinggal hari apa yang dominan bisa semua. Mohon di komentarin kira-kira hari apa yang bagus sesuai penanggalan china (feng shui) atau jawa (weton).

Kita masih ada satu tugas, untuk sebagian partisipan yang belum memaparkan projek Google.
Berikutnya ada tugas lain terkait "Create your own project" atau sekedar "Customise to enhance the existing one"

Thursday, November 04, 2010

Another Attention: “Tidak ada kuliah Sabtu 6 November 2010”

Berhubung sejak hari Rabu kemarin saya sudah berada di Batam (for business), dan hari ini (Kamis) baru nyebrang ke SING (for pleasure), dengan berat hati, lagi-lagi, kuliah besok Sabtu 6 November 2010, ditiadakan (for sure).


Kuliah pengganti belum dijadwalkan karena belum dikonfirmasikan ke BAAK.

Mohon informasi ini dapat disampaikan kepada partisipan lain.

Saturday, October 30, 2010

Ngantri Samsung Galaxy Tab


Posting ini, bukan berarti hari ini saya mabal ngajar karena mau ngejar Samsung Galaxy Tab. Tapi gak sengaja, sempet mampir juga waktu berada di sekitaran Plaza Senayan, tempat launching tablet pertama dari Samsung dengan basis Android, itu juga baca iklan nya di Koran:

Samsung Galaxy TAB Consumer Launch 1 day ONLY with Special Discount @ Plaza Senayan Mall, Saturday 30 Oct ’10
Special Launching price Rp 5,999,000 only (original Rp 7,000,000) with 0% installment for 12 months any bank.

Tapi, alamak …. Begitu lihat di pelataran Plaza, yang ngantri mulai dari basement tempat parkir, mungkin ada kali 300 orang ngantri. Kalau dihitung-hitung sehari bisa dapat berapa unit tuh?, denger-denger unit yang dijual nggak dibatasin, walaupun ada juga yang bilang terbatas 750 unit, tapi panitia akan buka konter sampe jam 10 malam, wuush.

Ketika ditanya, salah seorang pembeli mulai ngantri sejak jam 08 pagi dan selesai transaksi sekira jam 12’an. Gila bener, bela-bela in 4 jam ngantri. Emang mungkin worth it (bukan worthed) kalau lihat diskon 1 juta plus bisa dicicil 12 bulan tanpa bunga, artinya selama setahun dipotong 500 rebu perak lewat kartu, mungkin bisa nggak kerasa.

Apalagi kalo dibandingkan dengan produk Samsung lainnya, Samsung Galaxy S yang awal bulan lalu dipromokan sekitar 5 juta’an.

Begitu saya coba dan “rasa” kan, emang ini mah bukan gadget seperti smartphone, tapi lebih kerasa laptop eh tablet yang lebih mudah dibawa, meski masih lebih ribet dibanding smart-phone.

Bukan karena pernah mampir ke negaranya, tapi saya saluut buat Samsung yang coba ngejar Apple, setelah iPhone dikejar Samsung Galaxy S, kini iPad dikejar Samsung Galaxy TAB.

3 C Innovation: copy then change (modify) then create your own.
Gimana tugas kemarin?

Friday, October 29, 2010

Achtung! Attention! Perhatian! “Tidak ada kuliah Sabtu 30 Oktober 2010”

Berhubung sore ini mendadak saya harus ke luar kota, kuliah besok Sabtu 30 Oktober 2010, dengan berat hati ditiadakan. Kuliah pengganti dijadwalkan hari Selasa Pagi jam 07:00 ruang masih perlu diklarifikasikan dengan BAAK.

Mohon informasi ini dapat disampaikan kepada partisipan lain.

Monday, October 25, 2010

Task of this week (4): Select the Google Labs Experiments

Sebagai tugas ke-4 (yang ke-3 sudah disampaikan di posting CaaG-5) untuk minggu depan, merupakan tugas individu yang cukup mudah, dengan perincian sebagai berikut:

  1. Pilih satu experiment dari Google Labs yang menurut anda paling menarik.
  2. Lakukan mekanisme booking melalui fitur komentar di klasmaya posting ini. Kalau sekiranya sudah ada, ulangi proses-1.
  3. Lakukan analisa, kaji dan pahami projek / eksperimen tersebut, elaborasi dari segala aspek yang bisa di buat, mulai dari penggunaan, segmen pemakai, keuntungan untuk pengguna, dan alasan pemilihannya.
  4. Siapkan presentasi untuk dipaparkan di depan klas.

Selamat berselancar di laboratorium.

23rd October 2010 Class at a Glance : (6) Mid Term Test

Klas minggu lalu diisi UTS dengan environment yang berbeda dari biasanya. Model ini juga pertama kali diterapkan di offline klas, saya gak tahu, mungkin dari partisipan ada juga yang pernah melewati model UTS seperti itu. Sebenarnya, “suasana” soal UTS melalui screen, instead of paper, hanya karena alasan, belum sempat submit ke institusi untuk perbanyakan soal, sementara dengan soal multiple choice dengan jumlah pertanyaan seperti kemarin memerlukan beberapa lembar soal, di lain pihak saya mencintai planet ini untuk mengurangi konsumsi kertas, walhasil model itu yang dipakai dengan dampak time constraint answering.

Awalnya direncanakan pembahasan soal UTS, namun karena ada beberapa partisipan yang berhalangan hadir, ataupun yang terlambat hadir, daripada saya harus buat soal yang baru dan berbeda, akhirnya rencana itu di tunda. Sebagai informasi dan catatan, susulan UTS akan dilakukan hanya di sessi klas minggu depan, jadi bagi partisipan yang belum mengikuti diharapkan perhatiannya.

Paska UTS, di ulas tugas kelompok yang lagi-lagi tidak semua partisipan memberikan kontribusinya, meski klas kemarin sudah ada peningkatan, dari sebelumnya 1 tim menjadi 2 tim, naik 100%, namun masih jauh dari total minimal 5 kemungkinan tim yang ada. Anyway, resiko ditanggung sendiri, mirip jasa parkir.

Sebelum klas berakhir, sisa waktu dipakai untuk pembahasan beberapa materi artikel, baik yang sudah di submit di klasmaya, maupun yang belum. Contohnya untuk artikel yang me’review buku Daniel Pink berjudul “A Whole New Mind”, yang belum sempat di share, akan “segera” (kayak acara bioskop) di di posting di media ini.

Ulasan Six Senses (Design, Story, Symphony, Empathy, Play and Meaning) sangat relevan dengan materi pengembangan produk, khususnya pada aspek disain. Materi lain yang belum sempat dipaparkan dan sebenarnya diambil dari rekap artikel lain moga-moga dapat disampaikan di kesempatan lain. Untuk handout nya, saya lebih memilih sharing original artikel sebagai sumber tulisan daripada hanya “well done recap”, just to make all of you “love to read.

Thursday, October 21, 2010

Bacaan wajib pra sessi klas 23 Oktober 2010 mendatang.

Klas mendatang, seperti yang telah diingatkan institusi, saya rencanakan sessi UTS. Materinya apa yang telah disampaikan sampai minggu kemarin, plus beberapa material bacaan dari artikel dibawah ini.


Saya lagi pikir-pikir, apa UTS nya yang multiple choice dan UAS nya yang essay atau vice versa. Tapi kita lihat saja nanti.

Have a nice reading.

Tuesday, October 19, 2010

16th October 2009 Class at a Glance : (5) Concept Generation & Evaluation

Terus terang (Philips terang terus) klas minggu lalu saya kecewa. Yang pertama tidak semua pemirsa antusias untuk mengikuti klas secara serius. Saya gak perlu ungkap kan lagi disini, toh kemaren saya sudah sampaikan. Yang kedua, lanjutan dari poin pertama, dari sekian pemirsa hanya 1 (satu) kelompok yang menyampaikan tugas pekerjaan rumah nya, padahal materi sudah di share, contoh simulasi sudah di posting di Klasmaya, tapi lagi-lagi, keseriusan kuliah gak kelihatan di klas. Yang ketiga, ini juga sudah disampaikan kemarin di klas, meskipun buku acuan sudah disampaikan di hari pertama kuliah, namun tidak terlihat upaya untuk mendapatkan acuan tersebut. Yang Keempat, …. Wah banyak juga kalau lagi curhat, jadi kayak SBY ah.

Mungkin materi perkuliahan kurang seru, gak ada greget, terlalu banyak tulisan dan bacaan, atau penyampaian yang masih monoton, satu arah, walhasil gak menarik. Artinya saya perlu instrospeksi diri.

Ok saya sudahi curhat dan keluh kesahnya.

Masuk ke bahasan CaaG, klas kemarin dibahas materi dari buku acuan Dieter bab-5 dengan judul Concept Generation and Evaluation. Isu-isu yang terkait dengan disain konsep antara lain aspek kreativitas dan penyelesaian masalah (mis. Brainstorming). Sementara pada aspek evaluasi dibahas beberapa metode pemilihan konsep (Absolute Criteria, Pugh Selection, Scales & Weighted Decision, dan AHP).

Sisa jam kuliah, dibahas tugas pekerjaan rumah dari salah satu kelompok. Meski paparan tim masih belum sempurna, namun ada upaya untuk menyelesaikan tugas dengan mencari sumber data dan contoh dari luar (padahal contoh dari handout dan simulasi seharusnya sudah cukup mewakili untuk dijadikan template). Awalnya saya berencana untuk mensubmit contoh dari tugas tersebut, tapi saya urungkan niat itu, seandainya ada yang akan mengirimkan susulan tugas.

Sebagai kelanjutan dari tugas bacaan, diberikan quiz yang sangat gampang, sekedar menyebutkan 3 dari 15 CSF yang menurut pendapat sendiri paling dominan.

Sedangkan untuk tugas minggu depan diberikan contoh kasus penggunaan metode evaluasi untuk menentukan bobot dari suatu criteria (dalam hal ini diambil contoh kriteria pemilihan Televis Layar Datar).

Friday, October 15, 2010

Bacaan wajib pra sessi klas 16 Oktober 2010 besok.

Sessi klas mendatang, seperti telah disampaikan di sessi klas sebelumnya juga di sampaikan di posting Klasmaya, mendapat tugas tentang QFD untuk produk telematika. Moga-moga tugas tersebut sudah dapat diselesaikan, karena saya akan tambah tugas baru.

Materi yang ditugaskan untuk dibaca sebenarnya di season perkuliahan sebelumnya merupakan materi klas, tapi melihat konten nya dapat dipelajari dengan membaca, yaa sudah seharusnya partisipan lebih aktif membaca sendiri, daripada sekedar di cekokin dengan penyampaian di klas.
.
Meski masih tentative, untuk melihat pelaksanaan tugas ini mungkin akan saya pakai untuk quiz. So be more serious

Tuesday, October 12, 2010

Tutorial QFD a.k.a HoQ


Setelah cari-cari di Klasmaya, ternyata ulasan simulasi tutorial QFD ada sekira bulan Oktober 2008 dengan judul posting Materi tambahan QFD . Cuman sayang, setelah di coba akses, ternyata tutorial Flash gak muncul di posting tersebut. Selidik punya selidik, ternyata file tutorial yang merefer dari situs Macquarie Graduate School of Management (MGSM) sudah tidak ada lagi di server kampus tersebut.

Saya mencoba menaruh file .SWF di lokasi 4shared ternyata gak bisa langsung akses ke file nya tapi ke html nya. Sehingga tidak memungkinkan akses tutorial langsung dari Klasmaya. Jika ada yang berminat untuk mengunduh file langsung, bisa langsung diakses disini .

Gak puas dengan hanya akses untuk mengunduh, saya coba cari file yang sama lewat Google. Ternyata banyak artikel, jurnal, maupun blog yang merefer langsung ke file dari MGSMtersebut, sementara file origin sudah gak ada. Salah satu hasil pencarian muncul di wikipedia yang membahas House of Quality (HoQ) yang dihalaman akhir menyebutkan link ke situs Webducate yang menunjukkan (kebetulan) file yang sama dengan Flash yang sudah dibahas dalam sessi kemarin (Alhamdulillah). Walhasil saya bisa embeded kan di Klasmaya agar bisa di simulasikan langsung.

Berikut ini dapat kalian pelajari tutorial dibawah ini:


Sunday, October 10, 2010

Task of this week (2): Create Your Own QFD

Seperti yang sudah disampaikan di klas, tugas untuk minggu depan, masih tugas kelompok yang kalian boleh memilih sendiri kelompoknya (maksimal 3, minimal 2), adalah membuat contoh penerapan QFD untuk produk telematika atau digital, mulai dari contoh produk HaPe atau SmartPhone, Televisi, Social Networking, Laptop/Tablet, atau produk apapun yang setara dengan produk telematika.

Tugas disiapkan dalam format QFD (bisa dipilih dari model Dieter, InformIT, atau Flash) dalam bentuk spreadsheet, presentation, atau word processor. Yang penting tugas dapat dipaparkan untuk dibahas bersama pada minggu depan.

Selamat mencari rekan dan ber kolaborasi.

9th October 2010 Class at a Glance : (4) Idea Generation and QFD

Sessi ke empat dari season 2010 ini telah kita bahas materi dari bukunya Sheila Mello tentang Market Driven Product Definition, bahasan Quality Function Deployment (QFD) dari Dieter ditambah artikel InformIT dan materi pembelajaran dengan format Flash yang mengulas penerapan QFD.

Materi yang diambil dari Bab-1 buku Customer Centric Product Definition tulisan Mello mengulas pentingnya proses pendefinisian produk yang harus dimulai sejak awal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, mendekatkan gap konsumen dan penyedia, termasuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang tidak ter’nyatakan atau tidak terlihat (laten) . Meski demikian produk juga harus membuat pelanggan delight (senang) dan kompetitif.

Bahasan juga mengulas kasus pengembangan produk Ford yang cukup melegenda yaitu Edsel dan Mustang. Antara produk berbasis internal driven meski inovatif dibandingkan dengan kebutuhan pelanggan itu sendiri. Yang menarik pernyataan “The Company doesn’t always know best, and the Customer is not always right” mensiratkan perusahaan harus menyeimbangkan antara kebutuhan pelanggan dan inovasi perusahaan yang bisa bikin surprise pelanggan.

Evolusi strategi pengembangan produk yang di dorong oleh pasar (market driven) dimulai sejak tahun 60’an yang mengarah hanya pada aspek financial yang selanjutnya di tahun 70-80 an mulai beralih ke aspek kualitas pada era TQM. Mulai awal tahun 90’an perusahaan mulai memperhatikan aspek pasar dan mendekatkan pada kebutuhan pelanggan. Meski buku Mello terbitan 2002, namun beliau belum mengulas trend di awal tahun 2000’an sebagai lanjutan dari evolusi tersebut. Hasil diskusi di klas, paling tidak ada 2 issues yang bisa jadi konsideran, antara lain issue lingkungan dengan Green Program nya yang dicuatkan oleh Reski(?) dan issue Kolaborasi sebagai pengembangan dari memahami kebutuhan pelanggan dengan mengikutsertakan pelanggan sebagaimana konsep Lead User.

Serupa dengan Mello, Bab-2 Dieter membahas pula aspek problem definition dan identifikasinya melalui survey, wawancara, atau FGD (Focus Group Discussion). Mekanisme QFD diulas dengan langkah-langkah proses penyusunan House of Quality dengan contoh kasus penyimpan compact disc.

Penerapan QFD yang lain, diulas dari artikel InformIT dengan sedikit improvisasi melalui Use Case untuk menambah wawasan terminologi QFD. Aspek ini mencoba menerjemahkan business driver ke kebutuhan teknis suatu produk. Business Driver melalui segmen pelanggan prioritas, mengarah pada penggunaan produk yang paling dominan, yang akhirnya menentukan spesifikasi suatu produk dari aspek kualitas dan komponen produk.

Terakhir diulas proses pemanfaatan tools QFD dari simulasi Flash (saya lupa mengambil dari situs apa di Internet). Materinya cukup interaktif dengan beberapa contoh penerapan dan model-model yang bisa di ikuti dan diimplementasikan.

Seingat saya, file Flash ini sudah pernah saya upload di Klasmaya, hanya saja saya harus cari lagi posting mana tepatnya.

Annyonghi kyeseyo (Goodbye in Korean)

Sekilas info : Benchmark SKTel

Minggu lalu, Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi SK Telecom untuk keperluan benchmark, khususnya untuk pengelolaan kinerja perusahaan. Bersama dengan rekan-rekan di department Human Capital PT Telkom, kita berkesempatan melihat bagaimana issue employee performance dapat selaras dengan corporate performance.

Beberapa hal tidak jauh berbeda dengan apa yang di Indonesia lakukan, perbedaan mendasar justru terlihat dari treatment perusahaan terhadap karyawan karena perbedaan antara perusahaan holding yang murni swasta, dengan perusahaan half state owned and half public owned company.



Oleh-oleh nya mungkin foto “nampang” di depan logo SK Telecom di lobby kantor pusat. Tulisan dengan aksara Korea Han (Hangeul) seingat saya (meski saya coba cari di Internet belum ketemu untuk memvalidasi) adalah tagline perusahaan yang bermakna “do everything as you think”. Arti yang cukup dalam dan memiliki akhiran yang sama jika digunakan dalam bahasa Inggris seperti pantun.


Sayang, satu acara mengunjungi TIUM/TU-M (? mungkin show case perusahaan) terlewat untuk diikuti, meski sudah dipersiapkan oleh tuan rumah, Moga-moga saja ada kesempatan di lain waktu.

Sunday, October 03, 2010

2nd October 2010 Class at a Glance : (3) New Product Development & Design Process

Klas sessi ketiga diawali dengan bahasan lanjutan dari materi minggu sebelumnya yang menjadi quiz, tentang “Stages and Customer Types” ditambah materi “Expanded PLC” dari Dieter.

Agenda sesungguhnya untuk sessi ketiga ini dibahas New Product Development dan Design Process. Sebagian besar materi mengacu pada buku Dieter pada bab-1. Proses NPD yang secara umum diterapkan di industry dibahas dalam materi ini sedangkan Disain Proses dijelaskan dari aspek definisi, morphology, dan metode yang lebih banyak mengacu dari text book.

Di tengah sessi klas, disisipin paparan tugas / pekerjaan rumah tentang me’resume atau me’recap video clip dari konsep Lead User. Meski tim pertama absen ga ada satupun representatifnya tapi “the show still go on” untuk tim lain. Secara umum, paparan dari recap kuliah Lead User cukup baik, partisipan memahami garis besar bahasan, sayangnya hanya sedikit yang mengulas point-point yang disampaikan dalam clip apalagi grafik atau gambar yang sebenarnya bisa juga disampaikan dalam paparan. Hal kedua yang dapat diperbaiki adalah minimnya “curiosity” untuk mendengarkan materi dari serial clip yang menjadi tugas tim lain sehingga cenderung kurang “ghirah” untuk diskusi. Namun terlepas dari dua hal tersbut, hal penting dari tugas ini adalah ‘experience’ untuk menjadi pendengar dari satu konsep yang boleh disetarakan dengan kuliah dari dosen tamu (internasional).

Kembali ke materi klas, khususnya di bagian Morphology Design, ada beberapa acronym yang perlu kalian cari terminology nya di buku Dieter. Alih-alih diberi tugas membaca bagian dari buku Dieter yang mungkin kurang efektif karena setengah hati, penugasan ini diharapkan bisa lebih menarik dan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu khususnya untuk istilah QFD, PDS, dan DFM. Jawaban minimal kepanjangan dari akronim tersebut, seandainya diulas penjelasan dari buku Dieter, maka bisa juga dipaparkan dalam jawaban untuk menambah poin penilaian. Jika sedikit penjelasan dari text book nya, kalian boleh cari jawaban di internet untuk pemahaman terminology tersebut yang dilengkapi dengan sumber data (alamat situs), ini juga dapat menambah poin. Seperti disampaikan di klas, jawaban pertanyaan bias langsung dikirim ke email (lihat alamat nya di handout pertama). 5 penjawab pertama yang benar mendapat poin tambahan.



Seperti biasa, materi dalam bentuk handout bisa di unduh di sini, hanya di sini , di klasmaya.

Ciao