Friday, May 20, 2011

Evolusi Multiply

Link artikel dr situs the marketter mengulas evolusi atau mungkin transformasi menjadi social commerce.

Agar dapat lebih berkembang, atau bahkan bertahan, perusahan terkadang merubah portfolio bisnisnya. Perubahan bisnis tersebut memaksa perusahaan bertransformasi, dari mulai organisasi, bisnis proses, sampai budaya perusahaan.
Mengapa multiply berubah? bisa menjadi diskusi yang menarik. Sebelum diskusi bisa dimulai dengan artikel ini.Evolusi Multiply Menjadi Social Commerce | New Wave Marketing - Marketeers
Published with Blogger-droid v1.6.8

Netflix to bandwith

Netflix, the largest single consumer of bandwidth on the internet in North America.

Currently, Real-Time Entertainment applications consume 49.2% of peak aggregate traffic, up from 29.5% in 2009 – a 60% increase.

It also reports on net traffic from other regions, noting social networking outpaces YouTube traffic in Latin America, while European subscribers use twice as much data as North Americans.
Study finds Netflix is the largest source of internet traffic in North America -- Engadget
Published with Blogger-droid v1.6.8

Sunday, May 08, 2011

First Spam

VIVAnews
Published with Blogger-droid v1.6.8

Overall Review of 2011 EL-102 Season’s Class


Surprisingly, I just realized that we have ended this season. Bener-bener ga kerasa, ternyata waktu telah mendekati akhir dari semester ini. Kaget juga karena sebenarnya masih ada beberapa materi tambahan yang belum disampaikan padahal cukup bagus untuk bahasan industry telematika.

Mungkin karena beberapa kali kita kehikangan klas karena pergantian jadwal (ini bisa dikategorikan switching cost) dan ada beberapa pergantian sessi yang kelewat atau bentrok dengan kuliah lain atau mungkin pula bentrok dengan acara lain bahkan bentrok dengan “hoream” (mohon yang belum memahani istilah ini bisa di cari di Wikipedia sunda).

Issue lain seperti Long Tail, Digital & Future Lifestyle, serta rencana pembahasan Bussiness Model sebagai materi baru tahun ini ternyata meleset.

Selain itu tugas analisa industry untuk search engine, web browser, game console, atau social networking belum terealisir untuk disampaikan.

Dari sisi media Klasmaya, tidak banyak pemirsa yang berkontribusi aktif dalam diskusi melalui komentar. Specific blog sebagai media kontribusi dalam menyampaikan issue-issue dalam industry telematika juga akhirnya tidak terealisir. Dari hitung-hitungan kinerja, terjadi penurunan kuantitas materi dibanding season sebelumnya, mudah-mudahan tidak berpengaruh terhadap kualitas dari materi yang telah disampaikan.

Masih dari Klasmaya, jumlah posting relative masih dibawah tahun sebelumnya (lihat grafik dibawah), data ini memperkuat penurunan performansi di tahun ini.

Namun demikian, materi yang telah disampaikan, sudah memenuhi minimal bahasan yang menjadi materi ujian akhir minggu ini. Hasil UAS ? saya belum ambil, seharusnya tidak banyak yang terkejut karena beberapa soal pernah dibahas sebelumnya. Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan.

Tabik

Evolusi Ponsel.

Artikel dibawah ini mengulas evolusi ponsel, sejak perang dunia sampai saat ini,melalui gambar dan catatan kecil.

Seingat saya, pertama kali berhubungan dengan ponsel adalah versi StarTAC dari Motorolla, yang dilanjut dengan Nokia seri candy button.

VIVAnews
Published with Blogger-droid v1.6.8

Still Growth in Indonesian celuller industry Q1-2011

Issue pertumbuhan dirasa masih optimist di segmen GSM yang didominasi industri seluler. Tapi bagaimana dengan fixed wireless?, meski nampaknya regulasi yang cenderung mulai tidak membedakan seluler dan fwa membawa dampak membaurnya kedua industri tersebut.

Regulasi masih menjadi key driver dari pergerakan di industri ini.

Two digit growth, bisa bertahan sampai kapan?

VIVAnews
Published with Blogger-droid v1.6.8

Sunday, May 01, 2011

30th April 2011 Class at a Glance: Valuation Model


CaaG sessi ini membahas model valuasi bisnis internet khususnya jejaring sosial, mengacu pada artikel oleh Michael Arrington yang ditulis di techcrunch.com dan beberapa artikel di situs lain yang terkait. Artkel utama sebagai rujukan bahasan telah disampaikan di posting sebelumnya.

Seperti biasa bahasan dengan materi rujukan yang disampaikan sebelumnya, diberikan quiz Pre-Class. Dari pandangan sekilas, beberapa sudah menjawab dengan sesuai meski masih secara umum, namun banyak pula yang menyampaikan dengan terlalu melebar, tidak sesuai dengan bahasan dalam artikel tersebut.

Bahasan model valuasi dimulai dengan beberapa berita tentang transaksi penjualan beberapa perusahaan di sekitar tahun 2005 sampai akhir 2007, antara lain LinkedIn, Bebo, khususnya MySpace dan Facebook yang diulas lebih detil. Aspek beriklan di internet menjadi issue utama sasaran corporate action tersebut.

Selanjutnya mengacu pada data Comscore diulas data unique visitor untuk situs berbasis social network tersebut. Bahasan ini pada dasarnya mencoba mengevaluasi nilai perusahaan dari data pengunjung dengan nilai spending market membelanjakan iklannya di internet.Dari evaluasi tersebut diperoleh point value untuk membandingkan stu situs dengan situs lain dikaitkan dengan valuasi dari transaksi pembelian yang telah terjadi.

Sebagai lanjutan dari bahasan model valuasi internet business, specially social networking, berikut disampaikan data yang bisa dijadikan latihan perhitungan, sebagai berikut :

Dari angka traffik dibawah ini, hitung total value point dari ketiga situs jejaring sosial.

Jika Tabok.com dibeli 20% saham oleh investor sebesar 500 juta, berapa perkiraan nilai (valuasi) dari kedua situs lainnya.

Ga seru kalau latihan hitungan nggak dicek, jadi sebaiknya hasil perhitungan bisa disampaikan melalui email (alias jadi PR).

Kalau Michael Arrington menggunakan data Unique Visitor, kira-kira ada masukan parameter lain yang lebih cocok ? Coba saja diusulkan lewat komentar disini.

Thursday, April 28, 2011

Stop Press : No Class on this Friday

Sehubungan hari ini (Kamis) sampai Jum’at besok, saya ada acara di Batam, meski Jum’at sore jam 18:00 saya sudah landing di bandara Bandung, tapi kayaknya ga efektif jika mulai dari jam segitu.

Saya sudah koordinasi dengan BAAK untuk diganti di Sabtu Pagi jam 07:00 seperti biasa. So be there or be behind.

26th April 2011 Class at a Glance: Hurraayy It’s a Mabal Day

Selasa itu, setelah dapat konfirmasi dari BAAK Institusi kalau pengganti jadwal kuliah yang sebelumnya, adalah sore hari yang sama, segera saya siapkan materi untuk dibahas. Sebenarnya pukul 15:00 saya juga dapat appointment di jam 16:30 buat tele conference tapi “frankly speaking, I try to avoid that meeting” so let makes this as an excuse.

Sebenarnya bukan persiapan karena materi yang akan dibahas adalah rencana materi sebelumnya, tapi saya persiapkan kalau-kalau pemirsa nya ga banyak hadir (intuisi) saya musti ganti topic yang sebenarnya bisa dibaca.

Sekira Jam 15:52 sudah di lokasi, sampai pukul 16:00 sampai 20 menit menunggu, akhirnya saya ambil kesimpulan hari ini tidak ada kelas. Jadi kalau pemirsa bisa mabal, saya juga bisa mabal….Bisa pulang awal

Wednesday, April 27, 2011

Industri Digital Nasional

Saya setuju bangsa Indonesia bangsa berbudaya (tp memangnya bangsa mana yang tidak), kreatif (apalagi kalo kepepet & ada kesempatan) sehingga bisa memajukan industri digital.

TEMPO Interaktif : Industri Digital Nasional Punya Masa Depan Cerah

Hayuu kita ganti "Ipin&Upin" & "Bola Kampoong". Jangan cuman ngeruumpi pake produk asing sj. Mana lagi KasKus, DisDus yang lain.

Potensi populasi terbesar ke 4? bisa mendorong konten Shinta&Jojo, Briptu Norman, termasuk Ariel jadi hot issue.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Tuesday, April 26, 2011

100 jt pelanggan Telkomsel

Dekki Krismasasono (@DQXm) has shared a Tweet with you:

"DQXm: Terbesar di regional ? Meski sedikit meleset dr target awal di 2010 RT @kompasdotcom: Telkomsel Tembus 100 Jt Pelanggan http://t.co/lFSetwq""
--http://twitter.com/DQXm/status/62912111789084672
Published with Blogger-droid v1.6.8

23rd April 2011 Class at a Glance: Gartner’s Magic Quadrant

1
Sessi kuliah hari Sabtu lalu, sebagai kuliah pengganti dari hari Jum’at yang libur, awalnya direncanakan membahas Valuasi bisnis Internet. Tapi karena pemirsa saat itu hanya dihadiri oleh precisely 5 peoples dan kebanyakan belum membaca artikel yang disubmit sebelumnya, maka dengan berat hati materi tersebut digeser ke sessi berikutnya.

Materi Gartner’s Magic Quadrants akhirnya dipilih untuk dibahas dalam klas minim pemirsa tersebut. Materi ini cukup relevan dengan bahasan Industri Telematika, khususnya dalam melihat positioning produk dan jasa diantara competitor dalam industry.

Model Magic Quadrants dari Gartner digambarkan dalam matrix dua dimensi dari sumbu “ability to execute” dan “completeness of vision” sehingga dapat membedakan antara kuadran Challenger, Niche Player, Visionaries, dan Leaders.

Secara periodic Gartner menyajikan analisanya untuk memberikan informasi produk yang dikaitkan dengan strategi perusahaan untuk pembeli khususnya korporat. Sebagai contoh dalam posting kali ini disertakan salah satu laporan Gartner.

Tweet mode on Blog

Beberapa posting terakhir, saya generate dari salah satu aplikasi berbasis android di seluler untuk meng’update blogger. Saya melihat ada korelasi antara layar dengan panjang konten posting di blog. Kecenderungan ngeTweet atau update status di FaceBook yang cumin beberapa baris dan huruf, akhirnya kebawa juga ke postingan blog.

Postingan terakhir itu juga hanya mengacu dari beberapa tulisan di situs internet dengan sedikit komentar. Pertanyaannya apakah mode ngeTweet seperti itu juga akhirnya mempersingkat kehidupan sehari-hari kita, sedikit basa basi, to the point conversation, shallow opinion, atau sekedar cetusan-cetusan yang berharap dapat komentar.

Kecenderungan pemakaian Voice untuk komunikasi mulai beralih ke Texting yang informal (?) dan tanpa ba-bu basa basi yang sekarang mulai dirasa beralih lagi ke IM (Instant Messaging) dengan motor penggerak dari BlackBerry.

Akhirnya apa yang didapat dari Telco sebagai revenue stream? disaat layanan semakin ‘marginal’ dan sulit membuat differensiasi.

Posting ini disubmit dari Laptop.

Sunday, April 24, 2011

Tweeter case

Masih membingungkan, Tweeter akan beli TweetDeck, user-interface / client, sebelum diakuisisi UberMedia yang juga client Tweeter.

UberMedia adalah salah satu pengembang client Tweeter melalui layanan Uber Tweeter. Berapa menyebutkan (termasuk istri saya) bahwa interfacenya lebih baik dibanding bawaan Tweeternya. Rumor menyebutkan bahwa UberMedia akan bangun sistem yang sama seperti Tweeter (bahkan katanya akan menggunakan customer base Tweeter).

Situasi mulai berbeda saat TweetDeck salah client app untuk platform PC dengan 13?% pangsa user input, dilirik UberMedia,sehingga memaksa Tweeter beli.

Cukup aneh juga, user interface ternyata punya daya jual juga.

Again it's a matter of Design.

Twitter Offering $50 Million To Buy TweetDeck
Published with Blogger-droid v1.6.8

Bisnis New Wave di Telco.

Ekspansi portfolio bisnis di telco yg di drive dr konvergensi teknologi dan regulasi melahirkan bisnis baru untuk mengantisipasi turunnya bisnis Legacy.

ANTARA News -
Published with Blogger-droid v1.6.8

Back to the Future eh Copper

Ternyata legacy infrastructure ga usah buru-buru di lego (rombeng) meski mulai kalah sama wireless tapi masih bisa di rejuvanate The future of fiber is copper | Telecom Asia
Published with Blogger-droid v1.6.8

Wednesday, April 20, 2011

Preparation for next session: Measuring Value of Internet Business

Saya baru diingatkan kalau kita masih ada satu sessi yang belum dilaksanakan, ini akibat pergantian jadwal yang dulu. Belum juga menentukan penggantinya, ternyata besok Jum’at juga libur, jadi minggu ini akan ada dua sessi yang akan kita laksanakan. Penetapan hari dan jadwalnya akan disampaikan setelah konfirmasi dengan BAAK institusi.

Topik yang akan dibahas saya ambil dari salah satu artikel dari situs techcrunch.com yang berjudul Modeling The Real Market Value Of Social Networks yang membahas data tahun 2008 dan selanjutnya diupdate di tahun 2009 di artikel berikutnya. Beberapa link terkait juga sebaiknya dibaca, terutama yang bertalian dengan transaksi akuisisi atau penjualan porsi saham.

Happy analyzing ….

15th April 2011 Class at a Glance: MoT

Posting CaaG minggu ini saya nggak akan ngulas lagi bahasan dari materi Tarik M. Khalil (Management of Technology) karena sudah diulas pre-class pada posting sebelumnya.

Sebagai gantinya, dibahas salah satu materi dari bahasan kemarin tentang value perusahaan yang bisa berlipat-lipat dibanding Book Value dari sistem akuntansinya akibat persepsi investor terkait teknologi dan masa depan perusahaan.

Tabel dibawah ini mungkin sudah kadaluarsa, sekira 2-3 tahun yang lalu. Sebagai PR, kalian diminta mengupdate data terkini dari table tersebut. Informasi bisa menggunakan situs internet apa saja (sebutkan sumbernya), sebagai referensi data table dibawah ini saya dapat dari YahooFinance.


Thursday, April 14, 2011

Preparation for next session

Minggu lalu telah kita bahas sebagian materi regulasi di Indonesia, mulai dari UU sampai Kepmen. Diakhir session, kita juga telah uji coba dan evaluasi aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar melalui quiz. Dari penilaian quiz minggu lalu, masih banyak yang menjawab belum sempurna, entah karena nggak memahami apa yang disampaikan di klas, atau mungkin pertanyaannya “a bit complicated”.

Untuk me’recover penilaian quiz tersebut, ada satu peluang melalui quiz paska menerima material. Posting CaaG minggu lalu, telah disampaikan beberapa dokumen yang terkait yang bisa menjadi referensi to recover result of previous quiz. Jadi mohon disiapkan materi yang telah dishare tersebut untuk pembahasan atau quiz ulang.

Minggu ini juga kita akan bahas materi dari Tarik M. Khalil dengan judul Management of Technology (lihat Course Plan). Materi antara lain meliputi :
  • Issue Teknologi dilihat dari sisi pengetahuan maupun bisnis.
  • Klasifikasi teknologi.
  • Aspek Management melalui pendekatan sistem closed loop sejak dari perencanaan, pelaksanaan & koordinasi dan evaluasi.
  • TLC (Technology Life Cycle) dengan model S-Curve.
  • Interaksi dengan market dan kaitannya dengan PLC (Product Life Cycle).
  • Business Strategy (Strategic Management Process; Mission, Vision and Objectives; Methods sebagai tool)
  • Technology Strategy (Core Competency; Integration Evaluation).
Mohon sebelum di bahas di kelas, bisa di baca materi tersebut dari buku referensi baik milik sendiri atau pinjam di perpustakaan.

C U

Sunday, April 10, 2011

8th April 2011 Class at a Glance (9): Regulation Day


Sesuai rencana, klas diisi materi regulasi yang beberapa materi terkait jauh-jauh hari sebelumnya sudah diunggah untuk sharing. Sayangnya saya kelupaan untuk membagi beberapa dokumen tentang KepMen yang seharusnya turut diunggah. Posting kali ini, disampaikan beberapa dokumen yang terlewat tadi.

Klas diawali dengan quiz pra pembahasan. Quiz sederhana tentang pendapat dan apa yang dapat disampaikan terkait regulasi di Indonesia mengacu pada dokumen yang di submit sebelumnya. Pada dasarnya pertanyaan ini untuk melihat sejauh mana kesiapan partisipan dalam mempersiapkan materi permbahasan.

Selanjutnya klas mulai di diisi dengan pembahasan UU No 3 / 1989 dan UU No 36 / 1999 tentang Telekomunikasi sesuai posting Sharing eDoc: Indonesian Infocomm Regulation, termasuk PP yang menjelaskan masing-masing UU tersebut.Aspek-aspek perkembangan teknologi dan globalisasi serta kebijakan pemerintah yang mulai membuka investor di indutri ini menjadi driver perubahan UU Telekomunikasi.

Dilanjut dengan pembahasan beberapa KepMen khususnya tentang penyelenggaraan telekomunikasi sebagai tindak lanjut dan teknis penjelasan dari UU telekomunikasi, antara lain:
Materi ini bisa di unduh langsung dari situs Dirjen Postel.

Sebagai catatan, materi di klas digunakan resume untuk mempermudah bahasan, namun materi tersebut tidak turut dishare dalam posting kali ini, agar partisipan dapat melakukannya rekap sendiri.

Sessi berikutnya, sebelum klas diakhiri, dilakukan Quiz paska pembahasan. Quiz berupa 15 soal multiple choice, minimal untuk mengamati sejauh mana pemahaman dari bahasan yang sudah diberikan.

Terakhir, saya hanya mengingatkan saja untuk PeeR minggu depan, terkait beberapa pertanyaan UTS yang belum optimal jawabannya, sehingga untuk perbaikan, soal-soal berikut dijadikan PR:
- Economie of Scale
- Number Portability
- Penyebab turunnya wireline menurut Vanston.

Bagaimana dengan minggu depan ?... Dari Course Plan seharusnya sudah masuk ke Valuasi Internet Bisnis, tapi ada satiu materi baru yang mungkin bisa ditambahkan pada season InTel kali ini, we’ll see.

Saturday, April 09, 2011

The Real Telematics Product and also Business

Kalau kita merujuk definisi Telematika yang spesifik ke gabungsn IT dan Vehicles (mathos) berita ini mencerminkan produk dan juga bisnis telematika. Tapi komunitas kita masih memposisikan telematika dengan infocomm dan konvergendi IT+Telekomunikasi+Media.

http://tekno.kompas.com/read/2011/04/07/09150392/Cloud.Computing.Microsoft.Masuk.ke.Mobil.Toyota

Posted by Android.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Wednesday, April 06, 2011

Privasi di Email, Killer App yang jadi Loss Leader


Ada satu janji saya pada saat klas offline tanggal 1 April 2011 (bisa dibaca edisi CaaG di Klasmaya), terkait issue privasi di bagian bahasan Internet. Satu contoh seperti yang pernah di sampaikan di klas, adalah membuka informasi yang boleh jadi cukup privat pada saat kita mengunduh dan menginstall aplikasi Freemium. Contoh lain saya yang sebutkan adalah email di portal gratisan yang kemudian dibaca untuk kepentingan bisnis. Terlepas dari kepentingan bisnis, politik, keamanan negara, informasi privat semakin mudah di akses oleh institusi non formal.

Cerita kasus email diatas, saya janjikan akan diposting dalam Klasmaya kita. Berikut sumber aslinya dari www.businessinsider.com dengan judul ”Google Is Studying Your Gmail Inbox So It Can Show You Better Ads” terbitan 29 Maret 2011.

Sistem baru yang dipasang Google ini mampu memperkirakan issue/topic apa yang menarik menurut pemilik alamat email berdasarkan konten email yang dibaca dan dikirim termasuk email yang tidak dibaca atau dikategorikan spam. Informasi tersebut menjadi relevan untuk bisnis iklan Google.

Meski ber iklan melalui email sudah diterapkan cukup lama, nampaknya bisnis lewat email belum menjadi produk yang menguntungkan (The Problem With Email: It's Not A Money Maker) .

Email menjadi produk yang diistilahkan Loss Leader, biasanya diberi diskon tinggi agar mengundang pembeli dan diharapkan membeli produk lain yang punya margin lebih besar.

Dari awal, email sudah disebut sebagai Killer App, namun sayang juga kalau akhirnya hanya sekedar Loss Leader. Tapi mungkin wajar, karena Loss Leader biasanya diambil dari produk yang popular seperti Killer App.

Monday, April 04, 2011

Sharing eDoc: Indonesian Infocomm Regulation.


Untuk klas minggu ini, sesuai rencana yang disampaikan minggu lalu, kita akan bahas regulasi telekomunikasi di Indonesia, yang diambil dari situs Dirjen Pos dan Telekomunikasi, khususnya untuk UU No 3 / 1989 dan UU No 36 / 1999 tentang Telekomunikasi. Sebagai pelengkap, disampaikan pula PP (Peraturan Pemerintah) No 8 / 1993 dan PP No 52/2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi untuk menambah pemahaman kedua UU ini.

Seperti biasa, untuk materi yang disampaikan pra-klas diharapkan dibaca sebelumnya agar mempermudah pemahaman selain persiapan seandainya ada quiz.

1st of April 2011 Class at a Glance (8): Z-Dodd (6-10), Circuit & Packet


CaaG minggu lalu adalah menuntaskan bahasan wajib dari acuan Anabell Z. Dodd. Lanjutan dari bahasan sebelumnya, khususnya untuk cuplikan bab 6 sampai dengan 10.

Materi “Layanan Jaringan Terspesialisasi” dari Bab 6, meski ada beberapa layanan lain yang termuat di buku, namun fokus bahasan hanya pada layanan ATM, SONET dan DSL..

Selanjutnya dibahas “MODEM dan Peralatan Akses” yang sesuai dengan judul membahas aspek terkait modulator demodulator dan beberapa DCE lainnya seperti NT1s; CSU / DSU; Modem PCMCIA, Modem kabel, dan Set-top boxes.

Bab Internet dibahas dari mulai sejarah Internet, layanan Internet, WWW, HTML, Hosting (ada yang ingat Co-Location?), Privasi, sampai alamat internet. Ada beberapa bagian yang hilang tidak diulas, seperti Intranet & Extranet, atau markup language lain, jadi sebaiknya pemirsa baca buku asli (atau terjemahannya) untuk lebih melengkapi cerita.

Thema Konvergensi, dalam hal ini didorong oleh kemampuan jaringan untuk memuat semua jenis lalu lintas (suara, data, dan video) sebagai sebuah paket, melalui Advance Router, DSP, Optical & Programmed Switch, Compression & Protocol, DWDM.

Terakhir dibahas Layanan Wireless mulai dari teknologi analog AMPS sampai berbasis digital seperti D-AMPS, GSM, CDMA, PCS, SMR, dan CDPD. Selain itu turut diulas pula pula spectrum allocation, 2G-3G Transition, Paging dan Satellite Service.


Sessi kedua dari klas minggu lalu, di bahas aspek teknologi dengan thema” platform Jaringan” khususnya di industri telekomunikasi dengan cakupan Circuit Switched dan Packet Switched. Jaringan berbasis circuit switched diwakili oleh PSTN dan STBS, dengan mengulas antara lain struktur jaringan, hirarki sentral, dan prinsip dasar mekanisme komunikasi. Sementara pada jaringan berbasis packet switched yang diwakili oleh jaringan IP melalui LAN, WAN, dan Global Internet, dibahas tahapan pengiriman informasi dan ulasan mengenai connection oriented berbasis jaringan IP.

Saturday, April 02, 2011

The Most Popular Presentation

Setelah hampir diselesaikan seluruh tugas presentasi, dari 16 partisipan awal, hanya sekira 12 yang melanjutkan program Intel, tibalah saatnya membacakan hasil pilihan paparan terbaik versi audiens.

Dari 12 kandidat yang masuk dalam daftar pilihan, ternyata 10 audiens hari ini hanya memilih 8 peserta. Ke sepuluh audiens memilih dua pilihan yang mewakili terbaik (the best) dan kedua terbaik (runner-up), dengan masing-masing akan diberi nilai 2 dan 1. Alternatif lain dihitung dengan bobot yang sama.

Urutan tertinggi ternyata di peroleh oleh Pantas dengan judul Listrik NirKabel yang dipepet cukup tipis oleh Renaldi di Wibro, tertinggal dari perhitungan jumlah yang memilih (count without weight). Di Urutan ketiga ada Toar dengan Cloud nya dan Andrian dengan Wimax, masing-masing memiliki nilai yang sama.

Boleh jadi the Most Favorite tidak berarti the best one, tapi ini menunjukkan ukuran dari komunitas, the people power.

Berikut adalah hasil dari polling tersebut:



Wednesday, March 30, 2011

25th of March 2011 Class at a Glance (7): 3rd Technology Perspectives & Z-Dodd (1,2,3,5)


CaaG ke-7 seharusnya sudah mulai kembali ke jadwal materi, namun karena masih ada beberapa yang belum menyampaikan materi presentasi, maka sessi klas diawali dengan paparan tugas.

Paparan dimulai oleh Suma dengan thema Konvergensi, judulnya mirip dengan materi dari Ferly, namun dari awal Suma sudah menyebutkan bahwa materinya lebih ke Konvergensi Teknologi (walaupun saya sedikit melihat perbedaanya). Issue yang ditampilkan seingat saya (perlu segera di share filenya) adalah terkait dengan penggerak konvergensi, kebutuhan pasar, aspek teknologi dan hal-hal yang terkait dengan regulasi.

Paparan kedua disampaikan oleh Bernard dengan judul Broadband Access. Materi nya cukup kental dengan teknologi khususnya yang berhiubungan dengan XDSL dan Cable. Materinya cukup komprehensif diambil dari (kalo ga salah) beberapa sumber, dan karena lengkap sampai ga ada yang nanya.

Masih ada satu kandidat yang belum menyampaikan materi presentasi, moga-moga dapat segera diselesaikan, padahal deadline nya seharusnya sudah habis. Bagi yang sudah menyampaikan paparan, dimohon segera mengirimkan naskah nya untuk dapat di share disini. Beberapa point dari materi paparan mungkin bisa jadi soal di Quiz atau UAS.

Sisa dari sessi minggu lalu disampaikan pembahasan materi dari text book nya Z.Dodd. Diawali dari bab-1 sebagai pendahuluan yang mengulas mulai dari cakupan terminologi, protocol, arsitektur, sinyal analog & digital dan beberapa solusi untuk mengurangi kongesti.

Berbeda dengan presentasi dari Bab-1 nya Z. Dodd, materi presentasi berikutnya, masih dari text-book yang sama diambil dari resume bab- 2, 3 dan 5 hasil tugas bedah buku klas sebelumnya. Sehingga ada baiknya untuk memperdalam materi, pemirsa dapat membaca langsung pada buku referensi. Materi meliputi Sistem Telepon (PBX, Centrex, dan Key System), Penjualan Telepon dan Pengkabelan.


Resume dari bab-3 dibahas topik Network Service Provider & Local Competition yang mengulas faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan industri telekomunikasi, antara lain Globalisasi Ekonomi, Peraturan Pemerintah (term Divestitur muncul disini), serta Perkembangan Teknologi (khususnya CaTV, FO, dan Wireless). Pada kompetisi lokal disebutkan strategi memasuki pasar panggilan lokal antara lain melalui Resale, CableTV, dan Wireless.

Topik Public Network (Ref . bab-5 : Z. Dodd) membahas perbedaan antara layanan terhubung dan layanan dedicated (jalur privat)serta bahasan lain terkait dengan topologi jalur dedicated.

Untuk handout, saya hanya akan share materi kedua (Bab 2.3. dan 5) yang diambil dari resume tugas (so beware with the quality). Materi bab-1 karena saya sudah posting bab-1 dari buku asli nya, tidak perlu di share disini.

Jadi bagaimana dengan minggu depan ? ( bebas tugas kah ?)

Friday, March 25, 2011

Perkiraan Jumlah Connected Gadget di Indonesia

Berita yang dilansir koran Bisnis Indonesia dengan judul “1,7 Miliar Perangkat Di RI Akan Terkoneksi Pada 2020” tanggal 16 March 2011 minggu lalu cukup menarik saya posting disini, karena hampir bersamaan saya juga membaca artikel dari situs Total Tele di tanggal yang sama dengan judul “Google sees 15bn connected devices in next five to eight years”

Perkiraan yang disampaikan Erricson Indonesia mengacu pada angka perkiraan 50 miliar perangkat di tingkat global yang saling terhubung dari 8 miliar populasi manusia dunia sesuai proyeksi PBB. Sehingga dengan proporsi sederhana dari angka perkiraan jumlah penduduk di Indonesia sebesar 270 juta, diperkirakan ada sekira angka 1,7 milyar tadi. Asumsi ini menyiratkan perangkat di Indonesia akan berkontribusi sesuai dengan proporsi populasi negara kita terhadap dunia. Boleh setuju boleh tidak, terserah, namanya juga asumsi analis.

Sementara di artikel kedua, Google memprediksi 15 milyar di 5-8 tahun kedepan. Kalau asumsi Google di tahun 2020 dianggap menjadi 17bn devices, artinya kita (dalam hal ini Republik Indonesia) seperti yang diperkirakan Erricson Indonesa berkontribusi sekirta 10% dari global piranti terhubung internet. Angkanya jauh berbeda dengan analisa pertama diatas.

Mungkin saya ada yang salah baca, melihat perkiraan yang cukup berbeda antara PBB dengan Google. Tapi saya belum lihat bedanya, kecuali angka tadi.

Issue lain di artikel pertama menyebutkan tahapan pemanfaatan Internet :
1. Network Consumer Electronics,
2. Network Industry,
3. Network Society.
dengan landasan mobility, broadband dan cloud.

Sementara di artikel kedua mengulas perkiraan di masa depan.terkait issue peralihan dari konten pre-programmed ke consumer-designed. Kalau saya boleh edit statementnya : “The next generation are not going to accept a pre-programmed notion of being told what they should see at what point in time, but they will design what they want to watch by themselves”.

Wednesday, March 23, 2011

18th of March 2011 Class at a Glance (6): UTS & 2nd Technology Perspectives

CaaG ke-6 masih membahas lanjutan dari tugas paparan aspek teknologi. Sessi diawali dengan UTS yang hampir semua present kecuali 1 partisipan absent. Saya belum bisa mengulas hasil UTS disini, pertama karena memang belum sempat dibuka, kedua agar fair dengan partisipan yang belum mengikuti UTS.

Paparan dimulai oleh Rolty yang mengambil thema IPTV. Materi yang disampaikan mulai dari aspek teknis (karena dokumen presentasi belum saya terima, jadi lupa-lupa juga) terkait konfigurasi, head end, streaming, maupun konsepsi DigitalTV, WebTV, IPTV, dan InternetTV. Penyajian materi juga menampilkan pemanfaatan seperti Distance Learning. Audiens banyak yang menanyakan perbedaan dengan produk atau bisnis model yang lain khususnya proses streaming.

Paparan kedua disajikan oleh Ryan dengan judul GSM. Materi mencakup kanal phisik dan kanal logic, dan bahasan hopping (issue lain kita tunggu dari submit materinya). Mungkin karena teknologi ini sudah cukup familiar di telinga audiens, hanya ada satu pertanyaan saja yang terkait Duplex Distance 80 MHz.

Pantas menyajikan presentasi berikutnya dengan judul Listrik Nirkabel. Thema ini mungkin masih cukup relevan terkait dengan issue wireless di telekomunikasi yang masih ada kendala di sumber energi yang masih harus menggunakan kabel. Beberapa aspek teknis yang menggambarkan penggunaan gelombang mikro dan induksi langsung, termasuk istilah koersivitas dipaparkan oleh pembicara. Beberapa pertanyaan menunjukkan curiousity dari audiens khususnya yang terkait dengan implementasi dan aspek risiko.

Paparan keempat disajikan oleh Ferly dengan judul Konvergensi. Bayangan saya yang akan ditampilkan adalah konvergensi teknologi melalui IP misalnya, ternyata perkiraan awal saya meleset karena yang paparkan adalah konvergensi industri. Konvergensi yang menggabungkan beberapa industru khususnya di media dan internet dibahas diakhir sessi sehingga tidak banyak pertanyaan untuk mempercepat waktu pulang.

Sejauh ini sudah 9 pemapar menampilkan tugas presentasinya, namun saya baru melihat satu partisipan saja yang sudah mengirimkan file/dokumen nya untuk di share. Bagaimana dengan sessi minggu ini, masih ada sekira 4-5 partisipan yang belum menyajikan paparannya. Minggu depan kita akan bahas juga materi dari buku acuan Anabel Z, Dodd yang beberapa bab sudah di share di sini. Untuk persiapan yaa baca-baca saja bukunya.

Tuesday, March 22, 2011

Technopreneur or Digitalpreneur ?

Berita di situs Antara tanggal 19 Maret 2011 “Mahasiswa Dianjurkan Jadi Technopreneur” cukup menarik untuk diposting disini terkait dengan Industri Telematika. Disebutkan dalam berita tersebut Menkominfo menganjurkan mahasiswa untuk menjadi “technopreneur”, wiraswasta berwawasan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang memadai.

Beberapa praktisi bisnis menyebutkan istilah Digitalpreneur menggantikan Technopreneur di telematika. Issue Digital menjadi lebih fokus dibandingkan Techno yang cenderung mengulas teknologi secara umum.

Kembali ke berita diatas, menteri juga menyebutkan bahwa mahasiswa harus piawai dalam berkreasi dan menciptakan sesuatu yang bernilai tambah guna menghasilkan sumber pendapatan dan juga konstruktif bagi masyarakat. TIK sudah menjadi bagian penting pada pengembangan sektor industri.

Nah, hal ini sudah seharusnya menjadi pandangan ke depan dari mahasiswa, khususnya partisipan Klasmaya. Mungkin kalau beberapa perusahaan start-up di US mulai dikerjakan di garasi, disini bisa mulai dari tempat kost. Hanya saja kalau di sana sudah begitu akrab dengan VC (Venture Capital) bagaimana dengan disini? Ada beberapa inisiatif dari industry untuk menggerakkan roda bisnis digital, meski secara langsung dari perbankan kurang terdengar. Kalau ada yang sudah nonton film “Social Network” yang menceritakan awal mula bisnis Facebook dengan segala intrik-intriknya, bisa jadi menambah wawasan bagaimana lingkungan dan situasi buat bikin bisnis dari sebuah ide yang juga kontroversial.

Wednesday, March 16, 2011

Technology Impact



Ingat gambar di atas? Gambar ini biasanya mencoba memperlihatkan perkembangan teknologi terhadap evolusi manusia. Menarik untuk dilihat, ternyata evolusi manusia kembali bungkuk seperti ancestor nya, bahkan muncul pernyataan “Somewhere, something went terribly wrong”.

Sekarang mungkin ilustrasinya perlu dilanjutkan, manusia sudah tidak lagi bungkuk, duduk ditempat dengan PC nya, tapi dengan gadget sekarang, sudah bisa kembali lari sambil mengakses informasi.

Teknologi memang merubah manusia, seperti halnya perkiraan mahluk cerdas dari planet lain yang dibayangkan bertubuh kecil dengan kepala besar akibat semakin kecil menggunakan kekuatan tubuh namun lebih banyak menggunakan otak untuk berpikir, mirip si Paul. Bisa mungkin seperti itu, bisa juga nggak persis seperti itu.


<a href="http://video.uk.msn.com/?mkt=en-gb&amp;vid=1b36d664-8609-4637-9dbb-892bd6918703&amp;from=en-gb&amp;fg=dest" target="_new" title="Exclusive: Paul - Trailer">Video: Exclusive: Paul - Trailer</a>

Tuesday, March 15, 2011

11th of March 2011 Class at a Glance (5): Technology Perspectives

Alhamdulillah, setelah beberapa sessi sempat tertunda karena ”kisruh”, akhirnya sessi ke 5 terlaksana juga. Untuk mengingatkan, sessi sebelumnya dilaksanakan tanggal 19 Februari, jadi sekira 3 minggu sessi kita libur.

Seperti yang telah di rencanakan sebelumnya, sessi kali ini akan membahas aspek teknologi yang terkait dengan industri telematika. Bahasan di ambil dari tugas paparan per individu. Issue ”kisruh” nampaknya menjadi blessing in disguise buat kalian, partisipan, untuk lebih memperbaiki tugas dari durasi yang cukup panjang. Sehingga seharusnya materi paparan dan penyajian seharusnya lebih dari perkiraan sebelumnya.

Sayangnya sampai saat ini belum ada yang menyampaikan materi yang di paparkan sessi sebelumnya. Sehingga posting kali ini belum bisa me’share materi.

Paparan dimulai oleh the one and only lady in class, Shienna, yang mengulas Pager dan Seluler. Materi yang diambil dari (kalau tidak salah) text book nya Anabell Z Dodd, disampaikan oleh Shienna mulai dari Paging Satu Arah, Dua Arah sampai teknologi seluler. Sampai akhir paparan belum ada yang mengajukan pertanyaan, mungkin karena paparan pertama, dan belum panas, atau karena disebutkan pemapar sebagai teknologi ”jadhul”. Namun sebenarnya I am a bit curious to implement that technology for simple and should be cheaper texting (sms). Considering texting business still popular and create significant revenue stream.

Paparan kedua disampaikan Andrian dengan judul Wimax 802.16 d/e. Teknologi ini dari awal menjadi primadona untuk akses pita lebar tanpa kabel. Issue tekait, frekuensi, LoS, Nomadic dan Mobile diulas dalam paparan tersebut. Lebih lengkap bisa diakses langsung dari materi yang moga-moga bisa segera di kirim. Satu hal yang menarik, Andrian selain menyajikan materi dari aspek teknologi namun menyiapkan pula topik Wimax dari non teknis nya. Sehingga pada saat ada pertanyaan di luar aspek teknologi masih bisa dijawab dari berita di media.

Paparan ketiga disampaikan Renaldy dengan topik WiBro. Teknologi yang masuk dalam keluarga Wimax ini diklaim dikembangkan Korea Selatan dari teknologi HPI. Issue terkait kecepatan atau pergerakan CPE yang menjadi kelebihan WiBro dibanding akses pita lebar tanpa kabel yang lain disampaikan dalam peparan tersebut. Kita tunggu submit materi untuk dapat di share di sini.


Paparan keempat disajikan oleh Diaz yang mengupas beberapa teknologi seluler khususnya HSPA, HSDPA, dan HSUPA. HSDPA yang mengingatkan kita akan ADSL memperlihatkan kecenderungan pengguna yang spesifik sehingga teknik ini lebih mengoptimalkan kanal download nya. Sementara HSUPA meski belum menunjukkan komposisi memperlihatkan hal sebaliknya (atau minimal tidak terlalu mengecilkan upload stream nya).

Paparan terakhir di sessi hari ke lima, disampaikan Toar dengan topik Cloud. Meski topik ini menurut hemat kami sebenarnya bukan murni teknologi, tapi lebih ke arah business model, namun dari awal saya sudah berikan sebagai alternatif, mengingat perkembangannya yang pesat dan sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Issue pengelolaan/service termasuk QoS dan investasi menjadi tujuan dari tawaran Cloud ini. Saya hanya mengingatkan issue IaaS, PaaS dan SaaS yang biasanya menjadi generic theme di Cloud ini, sehingga apa yang di taruh di awan ngga hanya Data/File semata.

Bagaimana dengan 2/3 kandidat pemapar yang lain? Kita tunggu minggu depan paska UTS.

Thursday, March 10, 2011

No more “Kisruh”, We hope so

Dari konfirmasi ke BAAK di institusi, saya dapat penjelasan bahwa penggantian jadwal di sepakati hari Jum’at pukul 16:00 – 18:00. Posting salah satu partisipan (Age?) juga menyebutkan jadwal yang sama di sisi lain (Adrian) menyebutkan Kamis, sehingga saya pikir masih usulan perseorangan, namun dari klarifikasi institusi, jadwal yang diusulkan tersebut sudah mewakili seluruh partisipan.

So …. See you this Friday, don’t forget to prepare your homework for Technology Review. Remember, this is an individual task.

Next week we’ll do the UTS.

ciao

Monday, March 07, 2011

Sharing eBook: Chapter 1 & 3 of Anabel Z, Dodd reference

Masih ingat nama Anabel Z. Dodd?. Kalau melirik lagi ke formal reference di EL-102 nama ini muncul sebagai penulis salah buku acuan. Buku terjemahannya pun sudah tersedia di perpustakaan, moga-moga ada sebagian dari partisipan yang pernah meminjam atau minimal membolak balik untuk scanning & skimming di perpustakaan.

Kalau belum pernah lihat, posting kali ini mencoba menyediakan bab-1 dan bab-3 dari buku acuan tersebut. Isi dari konten lebih banyak dari aspek teknologi meski cenderung teknologi incumbent telco yang mulai obsolete, meski demikian cukup untuk memberikan pembahasan awal sebelum paparan yang menjadi tugas mendatang.

Konsekuensinya, pada saat materi ini sudah di posting di sini, maka pemirsa punya kewajiban untuk membacanya. Minimal buat persiapan, siapa tahu muncul quiz seperti beberapa minggu lalu dari artikel yang di posting.
Lagi-lagi selamat membaca..

Downturn Industry ? Case of Indosat 2010

Posting kali ini akan diulas artikel dari detik.com yang saya kutip dibawah ini.

Apakah berita ini menunjukkan kecenderungan untuk menurun dari industri telekomunikasi di Indonesia?.

Pelanggan Indosat naik 34,3% ke 44,3 juta, meski anehnya hanya diikuti kenaikan tipis Pendapatan sebesar 5,2% menjadi Rp 19,796 triliun. Apa terlalu banyak kasih gratisan ? sehingga semakin menghempaskan ARPU? atau itu sekedar kenaikan pelanggan "Bodhong"?

Performansi EBITDA naik sebesar 9,7% (lebih tinggi dari kenaikan pendapatan) menjadi Rp 9,625 triliun. Ini mungkin sedikit menunjukkan kinerja efisiensi operasional, yang saya denger dari pegawainya mulai berketat ria dari perusahaan asing nan pelit. Sedang marjin EBITDA hanya naik 2%, perhitungan dari rasio EBITDA terhadap Revenue akibat naik 9.7% terhadap naik 5.2% dari masing-masing nominal terhadap tahun sebelumnya.

Issue pertumbuhan pendapatan seluler yang diberitakan mulai turun dibawah dua digit ternyata tidak terbukti oleh Indosat dengan pencapaian 12,1%. Sayangnya non seluler turun 16,7%. Mungkin ini adalah pendapatan Fixed Line, namun seandainya angka itu merepresentasikan pendapatan Data & Internet, harus menjadi perhatian serius, pada saat telco yang lain mulai bergerak meningkatkan pendatapan tersebut untuk me'recover pendapatan legacy nya.

Lalu bagaimana dengan Net Income yang anjlok 56.8% ? Angka penurunan yang cukup significant buat shareholder baru. Namun kalau kita baca lebih lanjut nampaknya Indosat mengorbankan Laba untuk pembayaran dan restrukturisasi hutang. Buat pemegang saham, masih ada keuntungan kenaikan harga saham sebesar 14,28% ke Rp 5.400 sejak akhir 2009 hingga akhir 2010.

Apakah ini Downturn ?


Laba Indosat Tergerus 56,8% ke Rp 647,2 Miliar

Jakarta. Laba PT Indosat Tbk (ISAT) tergerus 56,8% menjadi Rp 647,2 miliar di tahun 2010, dari sebelumnya Rp 1,498 triliun. Anjloknya laba ini diakibatkan menurunnya laba atas kurs, meningkatnya jumlah beban pendanaan, dan peningkatan beban penyusutan dan amortisasi.

Atas anjloknya laba bersih itu, laba bersih per saham dasar pun mengalami penurunan sebesar 56,8% di 2010 menjadi Rp 119,1 per lembar dari tahun sebelumnya Rp 275,7 per lembar.

Pendapatan perseroan di 2010 hanya naik tipis 5,2% menjadi Rp 19,796 triliun dari tahun sebelumnya Rp 18,824 triliun. "Indosat memperoleh pertumbuhan pendapatan konsolidasi 5,2% yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan seluler yang kuat sebesar Rp 12,1% meskipun non seluler turun 16,7%," kata Direktur Utama Indosat Harry Sasongko dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (2/3/2011).

Pelanggan seluler perseroan pun naik 34,3% dari 33 juta menjadi 44,3 juta. Perseroan juga mencatat kenaikan EBITDA sebesar 9,7% dari Rp 8,774 triliun di 2009 menjadi Rp 9,625 triliun. Sementara marjin EBITDA perseroan naik 2%.

Jumlah utang ISAT di 2010 juga berkurang 5,5% dari Rp 25,474 triliun di 2009 menjadi Rp 24,063 triliun. Indosat mempercepat pembayaran atas fasilitas kredit BCA senilai Rp 1,3 triliun, fasilitas kredit DBS yang totalnya Rp 400 miliar dan kredit Bank Mandiri dengan total Rp 900 miliar.

Selain itu, utang tersebut juga turun karena pelunasan obligasi valuta asing (valas) yang jatuh tempo 2010 sebesar US$ 234 juta, pelunasan awal obligasi US$ 109 juta yang akan jatuh tempo 2012 serta pembayaran obligasi Rp 640 miliar yang jatuh tempo 2010 lalu.

Seiring dengan kinerja di 2010 itu, harga saham perseroan sejak akhir 2009 hingga akhir 2010 lalu sudah naik 14,28% dari Rp 4.725 menjadi Rp 5.400 per lembar. Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.10 waktu JATS, saham ISAT berada di posisi Rp 5.050 per lembar, turun Rp 50 (0,98%) dari penutupan kemarin. Sahamnya diperdagangkan 11 kali dengan volume 300 lot senilai 757,2 juta. (ang/dnl)

Thursday, March 03, 2011

Polling mengatasi ke”Kisruh”an

Sampai hari ini saya masih belum dapat jawaban dari institusi tentang perubahan jadwal EL-102. Mungkin data BAAK belum lengkap untuk menetapkan jadwal baru. Saya sudah menyampaikan kemungkinan yang bisa adalah setiap hari selain Senin dan Kamis jam 07:00 – 09:00. Atau boleh juga setiap hari selain Selasa dan Jum’at jam 16:00 – 18:00.

Sambil menunggu saya coba lakukan polling ke partisipan, jadwal mana yang memungkinkan untuk seluruh partisipan. Polling dilakukan melalui komentar di posting ini.

Kami persilakan.

Tuesday, March 01, 2011

Kekisruhan Klas Offline 1 Maret 2011

Pagi ini saya masih sempet lihat tayangan TV tentang kekisruhan PSSI. Ternyata ga Cuma PSSI, jadwal kuliah EL-102 juga sempet diwarnai kekisruhan. Bermula dari informasi partisipan terkait jadwal Sabtu 07-09 yang overlap dengan CRC, saya mengajukan pergeseran jadwal ke Selasa 07-09 ke BAAK.

Senin sore saya coba klarifikasi tentang jadwal delay tersebut, namun pengelola sudah pulang, dan tidak ada yang mengetahui pasti tentang perubahan jadwal. Pagi ini saya sudah berada di kampus 20 menit sebelum jadwal (07:00), namun begitu saya cek program melalui computer di pojok absensi, tidak ada jadwal EL-102 di hari ini jam 07:00. Kontak melalui seluler langsung ke pengelola perubahan jadwal tidak diangkat. Info tambahan dari salah satu partisipan yang kebetulan berada di kampus menyebutkan ada program lain di jadwal yang sama, walhasil saya mengambil kesimpulan bahwa jadwal ini tidak ada.

Kurang koordinasi? Boleh jadi, komunikasi lemah, bisa juga, mungkin “kisruh” terlalu keras. Tapi akibatnya, beberapa partisipan mungkin sudah berupaya datang hari Sabtu lalu, termasuk saya sudah berusaha pagi ini tanpa hasil. Introspeksinya mungkin saya kurang memanfaatkan KlasMaya untuk media komunikasi di minggu ini.

OK kita tunggu berita selanjutnya. Jangan lupa tugas paparan aspek teknologi.

Wednesday, February 23, 2011

Task of this week: week-4 February 2011

Maaf kelupaan belum disampaikan di edisi CaaG kemarin, kalau tugas minggu ini adalah memaparkan materi industry telematika dari aspek atau perspektif teknologi.

Judul boleh milih terserah, bisa terkait wireless/celluller, broadband wireless access, atau broadband access saja, cloud, convergence, atau apapun judul teknologi di industry telematika. Materi terserah dari mana, buku, ebook, internet, apapun, yang penting tulisan dalam bentuk materi presentasi (untuk menghindari penyebutan merek powerpoint).

Sessi pertemuan mendatang, saya hanya akan mendengarkan paparan dari partisipan untuk dibahas bersama.

ciao

19th of February 2010 Class at a Glance (4) : 5 Forces Porter (5FP)

Sessi ke empat sesuai rencana diulas tentang bahasan tool untuk menganalisa industry yang sampai saat ini framework ”5 Forces” nya Porter masih mendominasi pilihan.

Berbeda dari biasanya, pembahasan kali ini dominan dilakukan melalui diskusi. Separuh waktu dibahas bersama melalui tanya jawab, penjelasan dan beberapa contoh kasus. Model diskusi ini beralasan, karena materi 5FP, meski berbeda dengan yang disampaikan kemudian dalam paparan handout, sudah pernah di share dalam posting share eBook analisa industy. Secara umum meskipun saya masih meragukan shared material tersebut dibaca, namun diskusi yang terjadi berjalan cukup baik, atau malah seru jika predikat itu tidak terlalu berlebihan.

Seperempat sessi selanjutnya dipaparkan materi handout yang mengulas determinant dan faktor-faktor yang berhubungan dengan analisa industri. Sisa seperempat terakhir secara bersama-sama dilakukan simulasi analisa indutri untuk segmen BWA (Broadband Wireless Access) khususnya dalam melakukan proses assessment.

Sayangnya saya belum buka hasil assessment yang dilakukan, sehingga evaluasi hasil assessment belum bisa dibeberkan disini saat ini.

Tuesday, February 22, 2011

12th of February 2010 Class at a Glance (3) : "A New Telecommunication World"

Sessi minggu ke tiga dibahas materi yang telah di share sebelumnya (Sharing eBook: Vanston) berupa artikel dengan judul ”a new telecommunication world”.

Cerita dari artikel tersebut sebenarnya mengulas perkembangan industri telekomunikasi yang meski menyebutkan ”world” namun cenderung membahas lingkup US. Sebagian dari artikel menyajikan data-data berupa grafik/chart untuk membantu menjelaskan fakta di lapangan maupun projeksi kedepan terkait perubahan di segmen industri narrowband (POTS) yang menurun akibat segmen industri lain seperti cable, seluler, atau VoIP.

Karena materinya sudah disubmit sebelumnya, alih-alih dijelaskan dalam model broadcasting, diputuskan sessi ini dimulai dengan Quiz tentang materi artikel. Walhasil yang sebelumnya belum mengunduh dokumen/artikel tersebut, atau sudah mengunduh namun belum membaca, ataupun sudah membaca namun belum ngngeuh/dhong/paham perlu bolak balik baca (lagi) artikel nya. Karena ga semua bawa materi Quiz dilakukan dalam kelompok meski jawaban disampaikan masing-masing.

Setengah sessi sisanya dilakukan pembahasan, yang menurut saya, lebih efektif karena toh partisipan sudah memaksakan diri buat membaca untuk menjawab soal-soal dalam Quiz. Andai saja baca maksanya dilakukan sebelumnya di rumah/kost mungkin ga jauh beda tanpa harus Quiz. Tapi kondisi ini menguntungkan saya juga tanpa harus satu sessi penuh bercuap-cuap.

Frankly speaking, saya sedikit ragu, karena CaaG kali ini telat hampir 10 hari, bahasan sessi ke tiga ada lagi yang lain gak yaa?

Khusus posting CaaG kali ini gak pake submitting handout, karena materi handout nya juga isinya sama dengan artikel nya, jadi baca langsung saja.

Sunday, February 13, 2011

Posting IPTV di KlasMaya

Salah satu bahasan dari eBook nya Vanston tentang IP Video khususnya IPTV sudah beberapa kali diulas di KlasMaya. Berikut beberapa posting tersebut:

Web + TV = WebTV; IP + TV = IPTV (June 11, 2010)

Nonton TV di Internet (April 18, 2010)

Layanan "Triple Play" Telkom (April 08, 2010)

Peluang Telco dari IPTV (February 22, 2009)


Sharing eBook: Industry Analysis

Setelah eBook nya Vanston, dokumen yang akan di bagi (sshare) pada posting kali ini adalah salah satu bab yang mengulas Industry Analisis dengan judul “Industry Analysis: The Fundamental”. Saya lupa bab ini bagian dari buku apa, saya cari-cari “clue” nya belum ketemu.

Meski bukan sharing satu buku penuh (toh kalian malah senang karena ga usah baca terlalu banyak), namun bagian ini yang memang kita perlukan untuk menambah materi rujukan untuk bacaan pra sessi-4 dari rencana dan jadwal EL-102 tentang Porter’s 5 Forces. Mungkin buku referensi dari Competitive Advantage nya Porter juga belum ada yang baca. Tapi kemarin salah satu rekan kalian, nemu versi lengkap dari bukunya Porter, yang moga-moga sudah bisa dishare.

Seperti biasa, biasakan membaca sebelum sessi pertemuan.

Friday, February 11, 2011

7th of February 2010 Class at a Glance (2b): Indonesia Infocomm Issues from Headline News.

Bagian kedua dibahas issue-issue sector telematika yang berkembang di Indonesia. Materi diambil dari cuplikan dan klipping judul headline Koran diawal tahun ini termasuk awal tahun di 3 periode sebelumnya. Ada beberapa kejadian (event) dan runtutan peristiwa di periode tersebut yang bisa menjadi cerita dengan kesimpulan dan opininya. Kandidat “catatan/kajian” yang bisa menjadi PeeR (bukan Pikiran Rakyat) minggu ini antara lain:


1. Perseteruan RIM dengan Pemerintah Indonesia

2. Penggelaran WiMax di Indonesia

3. Merger/Akuisisi Flexi&Esia

4. Perang Tarif di industry seluler

Kajian mengacu dari berita dan analisa di media yang selanjutnya di rangkum dalam bentuk narasi disertai kesimpulan serta pendapat bebas. Sekiranya ada ide atau judul lain dari daftar diatas masih dimungkinkan, sepanjang masih terkait dan dapat dipertanggung jawabkan.

Masih berhubungan dengan PeeR, dari bahasan sebelumnya yang mengulas Business Process, jelaskan perbedaan yang signifikan dari pengertian Business Process dengan Business Model,

Untuk tugas yang telah di submit dalam bentuk hard copy, dimohon untuk dapat mengirimkan dokumen dalam bentuk soft copy melalui email.

Terakhir, PR saya hari ini adalah menjelaskan salah satu topic berita dengan thema Moratorium Jasa Internet sebagai berikut :

Moratorium atau penghentian sementara pemberian izin penyelenggara jasa Internet (PJl) dan penyelenggara interkoneksi Internet (NAP) berpeluang menumbuhkan industri usaha Internet daerah.


7th of February 2010 Class at a Glance (2a) : Further Introduction of Indonesian Telecommunication DeRegulation, Market, and others.

Klas minggu kedua sesuai kesepakatan di undur tanggal 5 Februari 2010. Bahasan awal di sessi kedua masih membahas materi pendahuluan khususnya ditekankan pada aspek regulasi, market, bahasan awal Business Process, Product Development serta konsep Peningkatan Value.

DeRegulasi di Indonesia telah memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap penetrasi. Pasar monopoli yang berubah terbuka memberi dampak yang menguntungkan pelanggan selain pertumbuhan ekonomi. Trend regulasi seperti unified license, number portability, cost based interconnection, dan yang lainnya diulas untuk memberikan gambaran bagaimana deregulasi cenderung berpihak dalam new entrants.

Bahasan market (pasar) dalam hal ini mengacu pada pasar saham disampaikan bagaimana porsi industri telematika yang me’lantai’ di bursa Indonesia cukup memberikan kontribusi yang signifikan. Segment segmen industri infrastruktur yang termasuk didalamnya sektor telekomunikasi memberikan porsi hampir seperempat market kapitalisasi bursa Indonesia, sedikit dibawah industri perbankan di tahun 2008. Bagaimana dengan kondisi di tahun 2010 ? akan dibahas dalam sessi PR mendatang.

Friday, February 04, 2011

And so does Infocomm Industry (or not ?)

Utilize Klasmaya Features and Email Address Request for Klasmaya Improvement.


Meski fitur Mail2Blog sebenarnya sudah tersedia lama diblogger, fasilitas itu baru saja saya manfaatkan untuk posting Klasmaya. Fitur ini bisa sangat membantu pada saat ada informasi yang harus segera disampaikan, sementara akses internet untuk menjelajah melalui browser terbatas. Niatan untuk memanfaatkan fitur ini dari dulu baru terlaksana sekarang, padahal pemanfaatannya bisa meningkatkan produktivitas posting Klasmaya termasuk mempercepat prosesnya.

Fitur lain yang baru disadari sudah tersedia adalah info statistic. Fitur ini menurut hemat saya relative baru, karena sebelumnya pernah dicari tool semacam itu tidak ada di blogger.com. Akhirnya dipergunakan fasilitas situs lain semacam web-stat.com yang pernah dimanfaatkan untuk evaluasi (contoh posting Traffik Klasmaya)

Agar lebih memastikan (ensure) bahwa setiap posting tulisan Klasmaya dapat segera sampai ke partisipan, saya akan coba manfaatkan tools Email Notifications. Jadi daripada bolak balik ngecheck blog, notifikasi posting baru, bisa langsung disampaikan melalui email (ada yang punya info untuk link ke Free SMS ?).

Untuk itu, diperlukan peran serta partisipan untuk menginfokan email address nya yang dapat disampaikan melalui fitur comment pada posting ini.

So please comment (I mean tell us your email) directly ......

Thursday, February 03, 2011

Further Test

This is the correction posting test to checked wether any unintended messages is not included.

Testing

This is test posting to ensure submit blog by email
Sent from my BlackBerry® smartphone.

Class 5th February 2011 will be Delayed

Mohon maaf, berhubung ada keperluan keluarga, klas hari Sabtu besok ditiadakan. Sementara saya akan coba menghubungi BAAK Institusi untuk menggantikannya pada hari Senin tanggal 7 Februari 2011 pukul 16:00.

Untuk kepastiannya akan saya info kan lebih lanjut melalui media ini, atau BAAK akan memberikan Formal Announcement.

Demikian disampaikan, mohon info ini dapat disampaikan ke pihak-pihak yang terkait dan berkepentingan.

Monday, January 31, 2011

Sharing eBook: Vanston

Posting CaaG kemarin nampaknya tertinggal materi handout yang seharusnya sudah bisa kalian unduh disini, namun karena saya baru pindah rumah dan belum terpasang Speedy, FlexiNet saya masih cukup lemot untuk meng’unggah file yang sebenarnya hanya 586 KB.

Tadi siang, seharian, saya ternyata ga sempat memproses nya di kantor, karena beberapa rapat yang me’lena kan urusan selain kerja.

Posting kali ini saya coba share saja satu eBook dari Lawrence K. Vanston, Ph.D. dengan judul “A New Telecommunications World”, sebagai pengganti text book dan persiapan materi selanjutnya. Moga-moga link address nya masih valid.

Selamat membaca

Sunday, January 30, 2011

29th of January Class at a Glance: Introduction

Sessi minggu ini merupakan sessi perdana dari season EL-102 tahun 2011. Sebagai sessi awal, dibahas materi pendahuluan yang mengulas perkenalan, text book yang disarankan, dan media klasmaya yang diposisikan menjadi media alternative untuk klas. Selain itu disampaikan juga aspek lingkup yang membahas segmen industri mulai dari Fixed Wireline Access, Cellular, dan Fixed Wireless Access; Pay TV; Internet / Broadband Access; ASP (Cloud Computing); Content Provider; dll. Contoh beberapa pemain di industri telematika juga dipaparkan untuk lebih memahami lingkup industry. Sayang slide “player” ini belum diupdate sejak dua tahun lalu, padahal saat ini mungkin ada beberapa perusahaan yang bisa dikategorikan sebagai pemain baru di industry telematika.

Issue-issue seputar terminologi dan case sedikit dibahas untuk membuka pandangan dan wawasan seputar industri telematika / Infocomm / ICT. Beberapa bahasan menjadi materi PR saat belum terjawab dalam pembahasan dan diskusi di klas.

Sessi Pendahuluan membahas juga perkenalan awal dari 5 Forces Porter dan Analisa Portfolio sebagai tools untuk memahami industri dan wawasan strategi bisnis. Selain itu aspek lain yang terkait seperti populasi, ICT demand, serta pertumbuhan pasar diulas sebagai awal perkenalan terhadap market di industry telematika. Lagi-lagi persoalan update menjadi sedikit ganjalan dalam presentasi, namun hikmahnya persoalan ini bisa menjadi ide untuk menjadikannya sebagai PeeR di minggu depan.

Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, materi presentasi bisa diunduh disini.

Sebagai PeeR minggu depan, seperti yang sudah disampaikan pada pertemuan lalu dan sedikit di sentil disini adalah sebagai berikut:

1. ASP => Cloud Computing, jadi PeeR yang di anulir karena terjawab di menit-menit akhir sessi kuliah kemarin
2. Sebutkan Limited Resource yang menjadi issue khas perusahaan telekomunikasi.
3. Update Pelanggan Internet di Indonesia yang kalian bisa dapatkan di situs APJII atau media berita.
4. Tambahan yang belum di bahas di klas kemarin, Update slide “Player” yang kalian bisa bebas tambahkan dalam bentuk kumpulan logo perusahaan yang menurut kalian bermain di industry telematika.

Welcome Aboard EL-102@2011 participants

Selamat bergabung di Klasmaya, satu-satunya situs resmi yang menjadi media (niatnya) kolaborasi, untuk para pemirsa EL-102 semester genap tahun 2011.

Sebagai pendatang baru, yang perlu kalian siapkan adalah :
1. Menempatkan situs ini dalam menú favorite browser anda, minimal di semester ini, atau
2. Tempatkan link alamat ini di jurnal blog / facebook kalian agar mudah dan terjangkau untuk monitoring, terakhir
3. Jadikan kebiasaan untuk menengok blog ini untuk persiapan kuliah atau update informasi terkait materi perkuliahan.

Agar niat kolaborasi media ini bisa efektif, diharapkan peran serta dan kontribusi di media ini dari pemirsa melalui komentar. Untuk peran dan kontribusi lebih dari sekedar komentar, dapat disalurkan pada blog lain yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Sekali lagi selamat bergabung dan berkontribusi.

Tuesday, December 28, 2010

Gadget for simplify your “new” task

Persis di awal tahun ini, Klasmaya menampilkan launching iPad yang selanjutnya di susul 9 bulan kemudian dengan posting yang terkait tablet mengkanibal notebook.

Baru-baru ini saya nonton sendirian (bukan nobar) paparan dari Patrick Chappatte seorang kartunist di TED Talks. Video yang berdurasi 13 menit lebih ini, salah satunya menyitir produk iPad dari Apple, khususnya issue utility yang “niatnya” menyederhanakan pekerjaan rutin (atau penulisannya mungkin seperti ini : niatnya “menyederhanakan” pekerjaan rutin).

Mungkin issue nya bisa berkembang dengan analogi pemanfaatan SmartPhone yang niatnya membantu pengguna dengan ke’cerdik’annya, namun dengan fitur yang ada malah membelenggu pengguna dengan “tugas-tugas” baru terkait social media.

Posting ini tidak meng’embedded video clipnya tapi saya share kartun iPad tadi.

Monday, December 27, 2010

UAS Review (NPD 2010)

Tabik …..
Selamat bertemu lagi ….

Pikir-pikir, lama juga ga’ update blog ini, padahal beberapa issue belum selesai di ulas disini. Kali ini saya akan coba bahas nilai UAS dari NPD season 2010.

Dari 15 partisipan, hanya 13 yang melaksanakan UAS sesuai jadwal. 1 orang (saya tidak perlu menyebutkan namanya) berha
langan entah kenapa, namun berhasil meyakinkan BAAK dan saya untuk mengikuti uAS susulan. Sementara 1 orang lainnya, seperti biasa nampaknya merubah keputusan untuk mengikuti NPD season ini.

Awalnya setelah proses penyelesaian penilaian, saya mencoba untuk membahas dalam blog ini, termasuk mengembalikan hasil penilaian ke institusi, namun beberapa detik setelah amplop coklat mendarat di BAAK desk, baru saya ingat ada yang mengajukan susulan. Kalau saja saya mempersiapkan secondary question buat soal UAS mungkin ga’ jadi masalah, meski beberapa hal sebaiknya di tunda juga.

Dari hasil penilaian tersebut dapat kita lihat hasil seperti berikut:

Kalau dilihat dari angka real nya, angka tertinggi hanya dicapai pada angka 90.25. Namun untuk nilai yang akan di submit, dilakukan proses penyesuaian dengan nilai tertinggi menjadi 97.5. Dari proses penyesuaian tersebut, jika dibuat proporsi dengan nilai tengah di angka 70, separuh dari partisipan berada di posisi dengan nilai di atas 70, dan separuh sisanya dengan nilai dibawah 70, jadi cukup berimbang.

Kalau ditilik dari analogi distribusi normal (dengan range kuartil di angka 50, 70, dan 90), 7% populasi mendapat nilai dibawah 50, 43% populasi mendapat nilai di antara 50-70, 43% populasi mendapat nilai di antara 70-90, dan 7% mendapat nilai di atas 90%. Jadi benar-benar simetris, bak pinang dibelah dua.

Bagaimana dengan hasil akhir ?
Kita lihat perhitungan selanjutnya ….

Monday, December 06, 2010

4th December 2010 Class at a Glance : Review Overall Subject + Gartner model

Klas hari Sabtu lalu awalnya di niatin buat ngebahas tugas terakhir berupa projek. Namun di awal klas belum ada satupun yang menyatakan siap untuk paparan di depan klas. Sehingga konten klas beralih ke pembahasan bebas dari keseluruhan materi.

Pembahasan kisi-kisi soal UAS juga di ulas sebagai fokus persiapan. Soal dan jawaban UTS juga sebagian disampaikan. Satu materi yang terkait dengan pengembangan produk, disampaikan materi Gartner Magic Quadrant, yang rasanya belum ada yang menyajikannya dalam buku referensi.

Yang menarik, pada saat dibahas pembahasan pra UAS tentang AHP dan berlanjut ke Financial metric berupa soal NPV (catt, handout sudah di submit di CaaG Business Case Financial Metrics) untuk dikerjakan di klas, mulai bermunculan satu demi satu penyajian tugas projek, mulai dari Yunus, Yeremia, Praptanta, Risyad, Reski dan Robby. Sementara kegiatan klas offline sudah mendekati batas akhir.

Satu hal yang bisa saya komentari dari tugas projek tersebut …”Sayang”… (saya belum ketemu kata yang lebih tepat untuk maksud komentar itu). Sayang dalam artian, leubar dalam bahasa sunda atau eman dalam bahasa jawa. Sayang dalam artian kecewa karena pembahasan tugas projek ini seharusnya mendapat porsi yang lebih besar dari pada sekedar pembahasan seperti kemarin. Menyesal karena pembahasan projek Google malah lebih lama padahal materi itu sebenarnya hanya sebagai pancingan dan pendahuluan.

Sekilas, beberapa projek ada yang sudah sesuai dengan rencana dan situasi projek dimana partisipan mengembangkan ide dengan asumsi di lingkungan riset Google dalam arti memanfaatkan resources semua solusi eksisting.

Meski demikian, dari klasifikasi projek yang sesuai tersebut, beberapa masih kurang menunjukkan ide yang tajam, segar dan belum memperlihatkan breaktrough innovation. Di sisi lain, pembahasan seperti ini seharusnya lebih dipersiapkan dalam pembahasan yang lebih serius dan semi formal. Issue business model dan aspek manfaat bagi calon pengguna juga perlu menjadi catatan dalam pengembangan produk.

Seharusnya projek seperti ini ditempatkan dalam pertengahan kuliah, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, sehingga ada spare waktu untuk pendalaman dan pembahasan, alih-alih terlalu bertele-tele dalam pembahasan materi textual wajib. Keadaan ini harus menjadi pelajaran untuk tahun berikutnya. Insya Allah..

27th November 2010 Class at a Glance : (9) Managing a Dispersed Process (Quiz and Class)

Beberapa minggu sebelumnya, posting Materi eBook sebelum kuliah menyajikan tulisan dari Dahan & Hauser sebagai materi pembahasan sekaligus Quiz untuk lebih meningkatkan gairah baca buku referensi. Posting kali ini mohon maaf terlambat dari tenggat yang seharusnya, akibat alasan klise busy, maklum akhir tahun biasanya banyak kerjaan untuk persiapan awal tahun.

Saya coba ingat-ingat lagi untuk mengisi posting CaaG kali ini. Tapi yang jelas, praktek kali ini sebenarnya sudah di uji coba di tahun sebelumnya, tidak lain akibat kurang bergairahnya partisipan membaca text book. Meski sekarang sudah beralih ke digital book, paling tidak artikel di media digital, namun seharusnya tidak mengurangi bacaan yang rada serius, instead of hanya sekedar membaca tweet information yang belum mendalam atau hanya kulit konten dari judul besarnya.

Topik yang dibahas meliputi Tradeoffs dalam pengembangan produk, End to End Product Development framework yang diambil dari model Xerox, Kano Model, The Mind of the Market, dan Benefit Chains. Sengaja saya tidak menyediakan materi handout nya, untuk lebih mengacu ke sumber informasi nya.

Meski saya belum evaluasi hasil quiznya, tapi dari komentar selagi quiz, dapat disimpulkan beragam kondisi yang menunjukkan kesiapan dan tugas membaca materi. Paling tidak quiz ini juga dapat menambah perolehan nilai untuk total nilai.